Si Janda Yang Menggoda

Si Janda Yang Menggoda
saudara angkat


__ADS_3

Wulan menunggu di rumah,saat para Pria pergi ke pemakaman, dan setelah pemakaman dari nenek remaja itu, semua orang pulang.


"mas coba ajak dia ikut kita pulang,karena aku takut dia akan melakukan kriminal lagi setelah kita pergi," bisik Wulan pada suaminya itu.


"tenang sayang, aku sudah meminta japrak untuk mengawasi Gofar ini, jadi kamu jangan khawatir ya," kata juragan Baron.


"baiklah mas,"


Juragan Baron mendekati Gofar yang tengah duduk diam, "le, bapak mau pulang dulu karena istri ku tak baik jika belum pulang sebelum Maghrib,nanti akan ada orang ku, dan tolong jangan melakukan hal yang salah ya, dan jika kamu butuh sesuatu kamu bisa mencariku dan orang ku akan membantumu," kata juragan Baron yang pamit.


"Ita pak, terima kasih," jawab Gofar.


"aku akan sangat senang jika kamu mau menerima tawaran ayah tadi,kalau begitu kami pamit," kata Ryan yang berharap remaja itu memikirkan semuanya lagi.


Wulan pun mendekat dan mengusap kepala remaja itu, "kamu tidak sendiri le, jadi jangan takut ya, kami akan selalu membantu mu,"


"terima kasih Bu," kata Gofar yang merasa di terima oleh keluarga itu.

__ADS_1


Japrak datang dan menemani bocah itu, dan juragan Baron memberikan uang untuk acara tahlilan selama tujuh hari.


Mereka pun pamit, karena Ryan harus istirahat karena besok pagi akan berangkat liburan pukul enam pagi.


setelah sampai di rumah,mereka langsung membereskan semua barang, Ryan di bantu Azizah menata semua snack yang besok akan di bagikan pada teman-temannya.


Setelah selesai, Azizah melihat Wulan yang juga sedang menata makanan, ternyata sudah selesai berkat di bantu juragan Baron.


setelah itu, pak Joko dan pak Tono membantu menata empat kresek merah itu ke mobil L300 milik ayahnya dan besok akan di gunakan untuk mengantarnya ke sekolah.


"mama tolong istirahat, itu kasihan adek bisa lelah kalau mama seperti ini,"


Setelah selesai, wanita itu menelpon orang tuanya Nagar mengajak kedua putrinya itu pulang.


malam itu,semua orang istirahat dengan tenang, dan gangguan untuk keluarga juragan Baron sepertinya menghilang begitu saja.


sedang di rumah Luna, gadis itu sedang membantu ibunya saat jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari.

__ADS_1


Ya mereka sedang membuat ayam krispi dan sambal, dia tak menyangka jika Ryan memesan sangat banyak untuk liburan ini.


terlebih dia merasa senang dan ak akan mengecewakan Ryan karena sudah percaya dengan catering milik ibunya.


bahkan adiknya dan ayahnya juga membantu, dan tak boleh ada yang salah, saat sedang fokus tiba-tiba ponsel Luna berdering.


Ternyata itu Ryan yang ingin bertanya dan ingin memberitahu sesuatu agar tak ada yang bisa menyabotase catering mereka nantinya.


Lina pun semakin kagum dengan Ryan, terlebih pemuda itu sangat memegang teguh agama.


terbukti dia bangun jam tiga dini hari untuk melakukan sholat malam, dan tentu Luna mengikuti semua permintaan dari Ryan.


Dan memastikan tak akan ada yang bisa membuat curang nantinya karena ada sosok Nella yang sebenarnya sangat sulit di tebak.


Pukul lima pagi, Ryan sudah berpamitan dengan Wulan,Bu pawoh dan juga pak Dikin.


Sedang yang mengantarkan juragan Baron sendiri, tapi mereka tak langsung ke sekolah melainkan mengambil catering di rumah Luna

__ADS_1


Ryan pun membayar semua dengan lunas, bahkan memberikan uang lebih toh dia juga memiliki uang saku lebih dari kakek kesayangannya.


__ADS_2