Si Janda Yang Menggoda

Si Janda Yang Menggoda
pernikahan mendadak


__ADS_3

Ya sekarang Andika dan Wati sudah menikah secara agama, dan jika tak ada halangan secepatnya akan di resmikan.


Setelah seperti itu mereka semua orang duduk menyaksikan pernikahan, entah apa yang di pikirkan oleh keluarga istri Seno.


Karena mereka tak percaya Wati yang seorang gadis tak berpendidikan bisa menikahi bos kaya raya.


Juragan Baron yang melihat status dari Andika pun terkejut, karena melihat pernikahan pria itu mendadak.


Tapi dia rasa itu seharusnya, karena kelamaan menduda juga tak baik untuk pria dewasa seperti Andika.


akhirnya Andika menghubungi tukang yang mengurus rumah keluarga Wati terakhir kali.


dan dia kini meminta mereka untuk melanjutkan pembangunan untuk rumah yang lebih layak lagi, dan dia bertanya tentang berapa uang yang di berikan oleh Seno.


Ternyata yang mengejutkan Seno hanya menganggarkan tiga puluh juta, sedangkan uang yang di berikan dari Andika sebanyak lima puluh juta.


Seno pun di panggil oleh pria itu, "ada apa bos," tanya pria itu bingung karena ada tukang yang membangun rumah keluarga Wati juga.


"jelaskan padaku, aku memberimu uang sebanyak lima puluh juta bukan, kenapa tukang ini bilang hanya di beri tiga puluh juta hingga rumah ini di bangun asal-asalan begini, ayolah Seno aku tak mau membuat nama mu jelek, tapi tolong jangan melukai kepercayaan ku yang sudah bertahun-tahun," marah Andika pada pria itu.


"aku memang memberikan uang pada tukang ini sebanyak itu, tapi aku kan bilang pada mu jika kurang apapun kamu bilang pada mertua ku karena dia yang pegang uang, sebab nenek dari Wati takut pegang uang," kata Seno.


"tapi saat aku meminta untuk membeli semen dan plamir, mertua mas seno bilang jika uangnya tidak di kasih, tapi lusanya malah beli motor baru," kata tukang itu yang membuat Seno marah.


Seno tak pernah di khianati seperti ini, itupun oleh keluarganya sendiri, dia langsung mendekati kedua mertuanya yang sedang pamer di depan semua orang.


"ayah ibu, aku tanya, kemana uang dua puluh juta yang di kasih untuk di titipkan untuk membangun rumah ini,jawab!" kata Seno.


"apa sih yang hamu bicarakan, uang apa," tanya ibu mertuanya itu dengan sombong.


"wah hebat sekali, kalian langsung lupa dengan uang dua puluh juta milik Wati yang di pergunakan untuk membangun rumah ini, padahal itu uang dari bos ku, kenapa malah kalian belikan motor baru," marah Seno.

__ADS_1


"tidak, itu tak benar, itu uang dari panen," kata kedua orang itu.


"uang panen, panen apa kalian tak punya sawah apa lupa, dan sekarang jawab jujur atau aku akan menceraikan putrimu," kata Seno yang tak bisa menahannya lagi.


"itu tak mungkin, jangan gila kamu mas," kata wanita itu kaget.


Tapi seno tetaplah Seno, dia tak takut sedikit pun,bahkan dia menantang keluarga istrinya itu.


"alah sng segitu untuk bos ku kecil kan," kata ibu mertua seno.


"anda yang merusak kepercayaan bos ku, dasar tak tau diri bisa-bisanya mengambil hak orang lain, aku tak peduli kembalikan sekarang juga atau aku akan menceraikan istri ku yang kalian sayang ini," kata Seno.


"uangnya habis, lagi pula nenek Mirah juga tak memintanya," jawab ibu mertua seno.


"karena dia takut dengan kalian, cukup aku tak tahan lagi aku hampir mati karena ulah keluarga kalian, jadi mulai sekarang aku menceraikan istriku, dan aku haram menyentuh mu,karena aku terus jadi sapi perah untuk mu, bahkan aku harus hutang dengan bos ku demi memenuhi kebutuhan keluarga mu tang tak tau diri itu,jadi sekarang kembalikan atau aku akan buat laporan polisi karena penggelapan dana dan kekerasan dalam rumah tangga serta pengancaman," marah Seno yang mengejutkan semu warga desa.


ternyata keluarga yang selama ini terkenal baik, nyatanya hanyalah kamuflasenya.


setelah itu Seno pergi,semua warga pun mencibir keluarga istri Seno, dan keluarga wati di larang membantu.


"baiklah pak tukang jika butuh apapun langsung hubungi saya atau istri saya yang akan mengurusnya, karena saya tak suka ada parasit menyedihkan yang menghisap kehidupan orang lain," kata Andika yang mengajak keluarga istrinya itu masuk kedalam rumah.


Mereka pun duduk bersama,setralh tenang Seno pun kembali dan yang malu adalah keluarga gadis itu.


Sebab sekarang tak akan ada lagi yang menghormati mereka, setelah apa yang terjadi.


mereka pun makan siang bersama,Wati juga mengobati luka ydng di derita oleh Andika agar cepat sembuh.


Setelah semua yang terjadi pukul empat sore Andika dan rombongan pamit pulang.


Tak lupa Andika meninggalkan sedikit uang untuk pegangan untuk nenek istrinya.

__ADS_1


Dan saat sampai di rumah, dia kaget karena mereka melihat ada rombongan dari keluarga juragan Baron.


Dia buru-buru langsung membukakan pintu untuk tamu agung ini.


"aku hampir pulang karena kamu tak segera pulang dari rumah istri ku, dan selamat atas pernikahannya," kata juragan Baron.


"terima kasih, dan perkenalkan Wati, perawat putriku yang kini jadi istriku," kata Andika yang membuat juragan Baron tertawa.


"lihat saat jodoh dari tuhan datang, kita tak tau bagaimana ceritanya," kata juragan Baron.


"sudah jangan menganggu pasangan baru ini, maaf ya omongan suamiku memang seperti ini," kata Wulan dengan malu.


"tidak apa-apa mbak, tapi kemana putri-putri kalian tak di ajak?" tanya Wati yang sangat menyukai anak kecil.


"ibu melarangnya karena akan surub jadi kdmi meninggalkannya di rumah untuk di jaga kakek neneknya, lagi pula syok ASI berlimpahnya jadi aman," jawab Wulan.


terlihat Ryan sudah bermain dengan Aina, dan terlihat bocah itu sangat bahagia


bahkan Aina yang jarang suka berkumpul dengan anak laki-laki pun tampak nyaman dengan sosok Ryan ini.


"Aina kalau besar mau gak menikah dengan ku?" tanya Ryan yang membuat juragan Baron tertawa.


"apa?" kaget Andika.


"aduh Ryan kamu jangan berlebihan, kalian ini masih bocah kenapa ngomongnya jauh sekali," kata Wulan terkejut.


"aku tak bohong mama, aku ingin Aina jadi istriku karena dia sangat cantik," kata Ryan dengan polos.


"aduh kamu ini Nurin siapa, ayah ku ini tidak pernah punya pikiran seperti itu," kata juragan Baron.


"apa anda yakin, bukankah dulu yang mencoba melamar ku saat akan lulus SMA seseorang juga bukan, bahkan aku di minta menunggu," kata Wulan yang membuat juragan Baron malu dan memeluk istrinya itu di depan pemilik rumah.

__ADS_1


Sedang Andika dan wati yang melihat pun tak usah bingung, karena sekarang mereka juga sudah sah.


__ADS_2