
Gofar sampai di rumah orang tuanya, ternyata Ryan dan Aina belum sampai karena masih harus menemui dokter kandungan.
Gofar masuk dan tak ada pembicaraan apapun, Bu pawoh yang melihat Gofar pun tiba-tiba mendekati pria itu dan memeluknya.
"yang sabar ya le, semua pasti akan hikmahnya, dan doakan agar Aina dan bayinya baik-baik saja," kata Bu Pawoh.
"tapi kenapa Oma? Bukankah Aina tadi baik-baik saja?" tanya Gofar khawatir.
"aku salah, seharusnya aku tak mengatakan apapun yang buruk tentang Mbak aina...." tangis lirih Raina di dalam kamarnya.
"tenanglah, Aina sedang di bawa ke dokter oleh Ryan, tadi Laila bilang Aina sempat lari dan mendorong hingga dia dan Dewi berguling bersama dan saat warga menolong Dewi, Laila melihat Aina mengusap perutnya seperti menahan kesakitan, semoga semuanya baik ..." lirih juragan baron yang membuat Gofar terduduk lemas sambil bersandar ke tembok.
kenapa semuanya harus berakhir seperti ini, kenapa harus Aina yang menolong Dewi dengan mengorbankan kesehatan dan keselamatannya.
Laila datang bersama Kevin, karena keduanya khawatir pada Aina, Laila kaget saat melihat Gofar duduk di ruang tengah dengan wajah kusut.
Padahal dia mengira jika Gofar akan menetap di rumah Dewi dan menghibur gadis itu.
Gofar kaget saat pintu kamar Raina dan Raisa terbuka dan melihat Raisa panik.
"ada apa dek,"
"mas... Raina muntah karena terlalu sedih dan dia..." kata Raisa yang terpotong karena Gofar masuk kedalam kamar.
Mama Wulan yang mendengar pun panik dan ingin masuk kedalam kamar, dia masuk dan melihat Raina terisak lirih di pelukan Gofar di kamar mandi.
"sudah.... Adek bayinya pasti kuat, kan anaknya mas Ryan dan mbak Aina akan kuat, seperti orang tuanya, jadi Nana gak boleh sedih ya," bisik Gofar.
Raina mengangguk dan mulai tenang, Gofar pun mengendongnya dan menidurkannya di ranjang.
Mama Wulan mengusap kepala Gofar dengan penuh kasih sayang, "maafkan mama ya..."lirihnya.
Gofar mengeleng, semua terjadi bukan karena kesalahan mereka, tiba-tiba Kevin dan semua orang melihat sebuah video yang di kirim pada grup warga desa.
Semua yang melihat video itu seakan tak berkedip karena pemain dalam video itu adalah Dewi.
__ADS_1
Yang sedang beradegan panas, itupun dengan beberapa orang, dan yang membuat hancur adalah wanita itu tampak menikmatinya.
Gofar membanting ponselnya hingga hancur, sedang juragan Baron yang selalu menjaga martabat keluarga bingung.
jika Gofar tetap melanjutkan pernikahan, maka dia akan sangat malu karena Dewi sudah tercemar dan memiliki skandal keburukan seperti ini.
di sisi lain, dia tak mungkin menghancurkan kebahagiaan Gofar yang ingin mempersunting Dewi.
Gofar keluar kamar si kembar dan tak sengaja mendengar ucapan dari kedua orang tua angkatnya.
"ayah tolong jangan seperti ini, ingat darah tinggi mu,"
"aku bingung ma, jika kita melanjutkan pernikahan ini, Gofar memang bahagia, tapi omongan warga yang akan mencaci maki mereka sangat besar, dan nama keluarga yang begitu aku jaga, akan tercoreng, seandainya aku tak memiliki anak yang masih harus ku sekolahkan, aku tak peduli, tapi bagaimana dengan nasib Raina, Raisa dan bima jika nama keluarga kita buruk di desa ini, ya Allah...."lirih pria itu yang tak bisa berpikir lagi.
Gofar tau benar kekhawatiran dari orang tuanya, jadi dia akan sholat istikharah untuk menentukan apa yang harus di lakukan selanjutnya.
Tak lama, Ryan datang bersama Aina, terlihat keduanya tampak cukup serius,Laila dan Kevin langsung bangkit menyapa keduanya.
"bagaimana keadaan kalian," tanya Laila khawatir.
"bagaimana dengan keadaan mu nduk?" tanya mama wulan.
"Alhamdulillah ma, Aina hanya mengalami luka lecet, dan tak ada yang perlu di khawatirkan, bayinya juga sehat dan dokter mengatakan jika bayi kaki sangat kuat, tapi Aina tidak boleh stress dan harus banyak istirahat," kata Ryan.
"maafkan aku.... seharusnya mereka berterima kasih, tapi Aina malah di hina, maaf tidak bisa menjadi kakak yang baik untuk mu Aina," kata Gofar yang membuat semua orang menoleh.
"itu bukan salah mas Gofar, mereka mungkin khawatir dan panik melihat kondisi Dewi,"kata Aina.
"tapi tindakan mu bisa melukai mu dek,"kesal Ryan tiba-tiba.
"aku hanya ingin menolong wanita yang di cintai oleh mas Gofar,aku berserah dan meminta kekuatan pada sang pencipta," kata Aina yang tersenyum seperti biasa.
Gofar pun mendapat pelukan dari mama Wulan, dan juragan Baron juga mengusap punggungnya.
"sekarang tinggal pilihan mu le, apapun itu, insyaallah kami akan mendukung mu, tak peduli omongan orang ya," kata pria itu lagi.
__ADS_1
Mendengar itu, mungkin jika Gofar tak mendengarkan percakapan kedua orang tuanya mungkin dia akan senang dan menikahi Dewi.
Tapi semua harus di pikirkan secara matang, tentang semuanya tak hanya satu hal.
akhirnya mereka pun makan malam bersama, dengan memesan sate milik tetangga dekat Rumah.
Gofar juga tampak perlahan sedikit tenang dan akan menemui keluarga Dewi besok pagi
Sedang di desa heboh karena video dewasa yang tersebar, bahkan banyak pria yang tak menyangka gadis yang terkenal jutek dan sulit di dekati itu.
Bisa seliari itu saat di video, bahkan semua warga pun menggunjingnya.
"walah ayu ayu kok murahan, ancen te***** Lo***, lihatlah bagaimana dia minta terus ya, ha-ha-ha." tawa seorang pemuda yang sedang menyaksikan video itu bersama teman-temannya.
"iya ya... Kalau sampai nih ya cak Gofar melanjutkan pernikahan, kasihan banget, masak iya dapat bekas, bahkan tak ada yang tersisa,"ejek yang lain.
"Halah, kalau seandainya kalian di kasih gratis kan mau," saut yang lain.
"ya mau, wong gratisan, tapi kalau di suruh nikah mah ogah, orang masih banyak gadis perawan," kata yang lain.
Mereka pun menertawakan musibah orang lain, di tempat lain seorang pria tersenyum menang, dia sudah menghancurkan Dewi dan tak akan ada yang tau jika itu mereka.
Di tambah tak mungkin keluarga terhormat dan kaya itu masih mau punya menantu kotor dan murahan.
Saat pukul dua dini hari pagi, Ryan keluar untuk menunaikan sholat malam di mushola yang ada di rumah.
Dia kaget melihat gofar, yang sedang berdoa meminta petunjuk dari sang Maha Pencipta.
Pria itu terisak lirih memohon petunjuk, Ryan tak ingin mengganggu jadi dia memilih sholat di bagian cukup belakang.
Saat selesai, Gofar ternyata sedang berdzikir dan Ryan memilih membaca Al-quran dan besok dia akan mengunjungi masjid, untuk memberikan sumbangan karena kondisi istri dan anaknya baik-baik saja.
Keesokan harinya, keluarga Dewi tak ada yang berani keluar rumah.
Mereka malu karena setelah Dewi di temukan,malah dengan kondisi yang begitu buruk di tambah video juga.
__ADS_1
semakin tak bisa menunjukkan wajah lagi karena putri mereka benar-benar sudah mencoreng nama baik keluarganya.