
Setelah menunggu semua pesanannya di bersihkan, dan setelah membayar semua total harga unggas yang di beli.
Setelah memasukkan semuanya dalam box besar yang tadi di bawa, mereka pun melanjutkan belanja.
"tinggal beli apa pak?" tanya juragan Baron yang memang tak pernah belanja seperti ini.
"tinggal beli pesanan ibu mu, kita ke toko langganan kami," kata pria itu yang tampaknya sering berbelanja bersama ibu mertuanya.
"halo bos," sapa pak Dikin pada pemilik toko yang ternyata orang China itu.
"halo pak Dikin, mau belanja apa ini?" sapa pria itu tampak semringah.
"mau beli susu beruang satu pack, susu ind**ilk satu dus yang rasa coklat ya, dan penyedap rasa ayam, minta satu dus, serta mie goreng yang jumbo satu dus, sudah,"
"oke aku hitung dulu, tapi tumben belanja sendiri, mana istrinya?" tanya pemilik toko itu.
"di rumah koh, ini belanja sama menantu biar akrab," kata pak Dikin tanpa malu.
"wah ganteng ya menantunya,"
"terima kasih," jawab juragan Baron.
Tapi akhirnya belanja mereka di tambah lagi, dengan satu dus susu kesukaan dari Ryan yaitu mil*, dan juga tiga dus mie instan mulai dari goreng, soto dan juga kare spesial.
setelah membayar semua belanjaan itu, mereka pun bersiap pulang, saat juragan Baron yang akan menyalakan mobil tak sengaja melihat seorang nenek tua yang sedang berjualan pecel dengan kerupuk puli.
"pak kita beli pecel Mbah itu dulu yuk," ajak juragan Baron yang merasa kasihan.
"ah boleh tuh," jawab pak Dikin.
Mereka berdua turun dan tanpa basa-basi juragan Baron memesan Lima yang di makan ditempat dua.
Dan yang di bungkus lima dan membeli sekeresek kerupuk puli dengan sambal yang khas dan rasanya sangat cocok.
Setelah itu, dia akhirnya memborong semua pecel Mbah itu dan membagikannya pada siapapun yang mau.
__ADS_1
San setelah membayar, keduanya langsung pamit pulang karena tadi mereka sedang dapat panggilan dari dua nyonya besar.
Wulan yang sedang melihat sosial media miliknya yaitu faceb**k kaget saat melihat foto suaminya dan bapak sambungnya di unggah oleh halaman berita di kabupaten itu.
untungnya berita yang di posting itu cukup baik, dan tak mengada-ada, "Bu lihatlah, kedua pria ini di suruh belanja malah masuk berita di internet karena membeli pecel," kata Wulan menunjukkan ponselnya pada Bu pawoh.
"lah iya, beli pecel saja viral,sudah suruh cepat pulang," kata Bu pawoh.
"iya Bu, tapi kenapa ini yang komentar malah fokus pada wajah dua pria kita sih,bikin kesal saja karena aku tak suka suamiku di sukai wanita lain," kesal Wulan.
"kenapa kamu takut di tinggalkan, tenang saja juragan Baron tak akan seperti itu," kata Bu pawoh meyakinkan putrinya.
"bukan seperti itu Bu, aku yakin itu hebat, tapi siapa yang tak akan takut, orang aku sedang hamil dengan bentuk tubuh seperti gajah begini," jata Wulan sedih.
"mama tetap cantik kok, dan lagi ayah selalu tak bisa jauh dari mama," kata Ryan yang mendengar percakapan antara ibu dan neneknya.
"aduh kamu memang putra mama mu," kata Bu pawoh tersenyum.
mobil yang di kendarai juragan Baron dan pak Dikin sampai, dan langsung membawa unggas-unggas yang sudah bersih ke dapur.
Wulan duduk sambil tersenyum kearah suaminya, "kamu kenapa dek?" tanya juragan Baron.
"aku baru saja melihat pria tampan di hp ku, aj rasanya ingin sekali aku memiliki pria seperti itu," kata Wulan.
"kamu sakit dek, kenapa kamu berani-beraninya bilang begitu?" tanya juragan Baron paa istrinya.
Dia kesal karena Wulan menunjukkan jika dia tertarik dengan orang lain, dan dia tak suka itu.
"ini fotonya, eh kok mirip mas dan bapak," kata Wulan yang menunjukkan foto itu.
Juragan Baron dan iak Dikin melihatnya, mereka juga tak tau jika masuk artikel.
Dan tanpa mereka ketahui, foto mereka yang sedang duduk lesehan setelah memborong pecel wanita sepuh itu akan viral.
"bagaimana perasaan anda saat viral mas?" tanya Wulan tak percaya.
__ADS_1
"apa sih dek, aku tak suka seperti ini, biar aku telpon seseorang dulu," kata pria itu yang langsung menghubungi temannya yang dari pihak kepolisian.
Dia tak suka ada yang membuat artikel tanpa persetujuan di tambah foto itu di ambil secara diam-diam dan dia akan menuntut portal berita itu, tak peduli jika pemilik portal berita itu pegawai pemerintah, karena dia tak suka publikasi yang menjengkelkan seperti itu.
Meskipun berita itu baik, tapi cara kerja wartawan itu yang tak benar, itulah yang membuatnya akan melayangkan protes.
Benar saja, dalam hitungan menit,berita itu sudah di hapus, karena juragan Baron bisa melakukan apapun dengan uang.
"sudah jangan di bahas lagi, mas ku sayang, sekarang bantu aku mengaduk semuanya ya, karena angsanya sudah marang," kata Bu pawoh yang membuka dua panci presto itu.
Dan sebentar lagi rica-rica angsa Bu pawoh selesai dan kali ini tidak pedas karena putrinya sedang menjaga makanan yang masuk kedalam tubuh.
Setelah itu bu pawoh memasukan bumbu ungkep kedalam panci presto dan giliran burung dara kesukaan menantunya yang masuk.
Setelah itu menunggu beberapa menit setelah mendidih baru kemudian kompor di matikan dan akan di keluarkan anginnya nanti.
nasi juga baru matang karena tadi pagi mereka sarapan nasi campur, dan sidang ini makan rica-rica paling best.
setelah selesai, burung dara ungkep juga matang, mereka semua sedang duduk santai di halaman belakang sambil menikmati angin siang itu yang sangat kencang.
Tapi tak panas karena di bagian belakang rumah ini, di berikan jaring hitam agar bisa di gunakan bersantai-santai setelah pulang dari sawah.
Dan sekarang terpakai karena mereka lebih suka menghabiskan waktu di belakang rumah seperti ini.
Meskipun masih tanah, itu tak masalah karena itu tanah padat bukan tanah yang berdebu jadi saat terkena angin pun tak akan membuat mereka terluka.
Wulan dan juragan Baron tiduran santai di galat dipan bambu yang sengaja di taruh di sana oleh pak Dikin.
Keduanya sedang berbincang sambil menikmati angin siang itu, tak hanya itu, mereka pun jadi mengantuk karenanya, jadi juragan Baron tertidur di sana, tak lama Ryan datang bergabung juga.
sedang Wulan mengusap perutnya dengan lembut,dia tak tau ini anak perempuan atau laki-laki,tapi baginya yang terpenting dia harus lahir selamat.
Karena dia akan menjadi bukti cintanya dengan juragan Baron, sedang jika dulu Ryan hadir karena paksaan.
Kini putranya itu bisa merasakan cinta yang pantas untuknya, dan itu yang terpenting sekarang.
__ADS_1
Karena dia berdoa agar dia pria kesayangannya ini akan selalu sehat dan berhasil dalam segalanya.