Si Janda Yang Menggoda

Si Janda Yang Menggoda
dasar teman-teman menyebalkan


__ADS_3

Akhirnya tinggal satu kado yang belum dibuka, tapi saat Rian mengambilnya dan mencoba mencari tahu dari mana kado itu berasal, tidak ada satupun petunjuk yang ada di atas kado itu.


Jadi Dia memutuskan untuk membukanya sendiri, sedang Aina memilih membersihkan semua sampah yang berserakan, Tapi saat Rian membukanya dia kaget melihat isi kado itu.


Bagaimana tidak kaget, isinya adalah sebuah boneka yang sudah di mutil*** antara kepala dan tubuhnya, kemudian diberi darah yang berceceran di seluruh dalam kardus. dan yang lebih mengerikan, darah itu, sudah ada beberapa hewan yang hidup di sana.


Rian yang melihat itu, langsung buru-buru menutup kedua itu, dan segera membawanya ke area belakang rumah.


Aina kaget melihat suaminya itu berlari ke arah belakang rumah. "mas ada apa?" tanya Aina.


"tidak ada apa-apa dek, lanjutkan saja pekerjaan mu," jawab Ryan sekilas.


itu membuat Aina melanjutkan membersihkan semua kertas kado yang berserakan.


Rian sendiri langsung membakar kado itu. agar tidak menimbulkan ketakutan pada Aina.


Dia hanya tak menyangka ada orang yang berani mengirimkan hadiah seperti ini.


ini sebuah teror atau sebuah ajakan perang untuknya, dia pun tidak bisa tinggal Diam, dia harus mencari tahu siapa yang berani mengirimkan hadiah mengerikan ini.


karena bagi Ryan, kebahagiaan Aina adalah yang segalanya, jadi dia tidak ingin membuat istrinya itu sedih ataupun terluka nantinya.


Dia harus tahu apa yang sebenarnya diinginkan oleh pengirim hadiah itu.


Dia langsung menghubungi Yuli dan Pras untuk datang ke rumahnya.


karena dia punya petugas baru untuk mereka, dia sudah membersihkan Siapa yang kira-kira ingin menyakiti istrinya.


karena boneka yang di jadikan obyek itu berbentuk anak perempuan, bukan laki-laki, dia sudah mengira siapa pelakunya.


karena banyak wanita yang rela melakukan apapun untuk bisa memilikinya, tapi mereka semua gagal saat pernikahan itu sudah dilaksanakan.


"Mas, mau dipasangkan apa? atau kita mau makan di luar?" suara Aina yang membuat Ryan sadar dari lamunannya.


"boleh, pesan makanan apapun Dek, lebih baik pesan saja lewat aplikasi ojek online ya, dan jangan membuat dirimu lelah, kamu bisa istirahat di atas, karena aku harus mengerjakan beberapa pekerjaan mendadak dengan dua orang kepercayaanku, apa tidak masalah?"


"Iya Mas, aku tidak masalah, karena aku tahu juga, pekerjaan mas tidak bisa ditinggalkan." jawab Aina yang tersenyum ramah.


Ryan memberikan sebuah kecupan mesra di kening istrinya itu, dan kemudian langsung pergi ke kantor di samping rumahnya.


Saat dia masuk kedalam kantor, beberapa orang sudah menyapa dirinya.


"lanjutkan pekerjaan kalian," kata Ryan dingin.


Dia sendiri langsung menuju ke lantai atas, tak lama dua motor datang, yaitu Yuli dan pras yang juga langsung naik ke lantai atas untuk menemui bos besar mereka.

__ADS_1


Tok tok tok


"masuklah," jawab Ryan dari dalam kantornya itu.


"ada tugas untuk kami Bos," kata Pras yang masuk kedalam ruangan itu.


"Aku ingin kalian mengikuti beberapa wanita, bukan untuk menyakiti mereka, hanya ingin melihat siapa yang berani mengirimkan kado berupa potongan boneka yang berlumuran darah padaku, itu pun saat hari pernikahanku, itu sebuah kutukan untuk pernikahan ku, Dan aku tidak ingin membuat istri ku terluka dan sedih saat menyadarinya, jadi Lakukan semuanya dengan diam-diam dan bersih, jika kalian menemukannya, dan mereka berniat untuk melukai istri ku, bereskan saja seperti biasa, karena aku tidak mau mengambil resiko apapun!" kata Ryan tegas dan jelas.


"baik bos kami mengerti," jawab keduanya yang mengambil beberapa lembar kerta yang berisi semua tentang identitas dari para wanita itu.


Juli dan Pras pun pergi meninggalkan kantor itu, dan segera berpencar.


mereka langsung mencari keberadaan dari para wanita yang terdaftar yang di berikan oleh Ryan.


nama wanita yang ada di daftar hitam itu kini sudah dalam bahaya.


dan mereka akan mengawasinya dengan cara mereka tentunya, mereka tidak akan berjalan hanya berdua.


mereka punya anak buah yang akan melakukan semuanya sesuai dengan yang diperintahkan.


Ryan tak menyangka akan menghadapi ini di hari pertama dia Pindah ke rumah baru.


tapi dia tidak ingin membuat istrinya itu sedih, karena itulah dia mau merahasiakan semuanya.


Bagaimana tidak sedih, itu adalah terima video dari orang yang cukup dekat dengan dirinya.


Dia mendapatkan kiriman video dari pak Karno, dan di dalam video itu adalah ayahnya yang sedang duduk dengan keadaan masih sehat bugar, sambil tersenyum ke arah perekam video.


"apa ini sudah menyala halo..." kata pak Andika yang ada di dalam video itu.


"ayah..." lirih Aina


"aku mau, Hanya Mau mengatakan ini Sayangnya ayah, jika kamu melihat video ini, Ayah hanya ingin mengatakan, jika ayah sangat mencintaimu.


Ayah tahu, jika saat ini kamu masih kecil, dan tidak mengerti dengan ucapan ayah.


tapi Yakinlah, ayah akan selalu berada di dekatmu. Ayah sudah mempersiapkan segalanya untukmu.


Putri kesayangan ayah. Ayah saja sudah sedih membayangkannya bagaimana saat kamu akan menikah dan meninggalkan Ayah sendirian nantinya.


maafkan ayah, yang belum bisa menjadi Ayah yang sempurna untukmu, tapi percayalah kalau hanya kamu yang ada di hidup Ayah Aina, kebahagiaanmu adalah hidup ayah, dan senyummu adalah kehidupan untuk ayah.


Kamu bukan derita ayah tapi kamu adalah semua cinta yang ayah miliki, bahkan kamu adalah bukti cinta ayah dan mama mu.


Dan juga hidup Ayah bisa berakhir jika kamu tak lahir ke dunia ini, jadi jangan pernah mendengarkan jika ada orang yang menghinamu ya sayang. semoga saat kamu menonton video ini, ayah masih berada di sisimu.

__ADS_1


Jika tidak pun Ayah berdoa akan ada seorang pria yang menjagamu dengan baik, pria yang mencintaimu lebih dari pada Ayah mencintai putrinya.


Pria yang akan menjaga bahkan merelakan hidupnya untuk membuatmu bahagia.


Ayah selalu berdoa, setiap dalam sujud Ayah, tak akan pernah ada kesedihan lagi di dalam hidup putriku, itulah janji ayah.


Cukup Ayah kehilangan mama mu saat melahirkan mu surganya ayah, bagi ayah sekarang kamu adalah segalanya, jadi ayah ingin mengatakan.


Ayah sangat mencintaimu sampai saat nafas Ayah hilang dari raga ini." kata pak Andika di dalam video itu.


"ayah...." tangis Aina yang menjadi. Dia tak menyangka jika ayahnya membuat video seperti ini.


Saat keluar dari kantornya, Ryan kaget melihat seorang kurir yang berdiri di depan rumahnya.


"ada apa ya mas?" tanya Ryan menegur pria itu.


"ini mas, saya ingin mengantarkan pesanan makanan atas nama mbak Aina, tapi saya memencet bel maupun mencoba menghubunginya, tidak ada jawaban," kata kurir itu.


"biar saya yang terima, dpa sudah di bayar?"


"sudah mas, kalau begitu saya permisi," kata pria itu yang langsung pergi.


Sedang Ryan masuk kedalam rumah dan bergegas naik ke lantai atas.


Dia membuka pintu lantai dua dan kaget melihat Aina sedang menangis di atas ranjang.


"sayang!"


"mas... Aku merindukan ayah..." tangis Aina.


"iya dek, nanti kita ke makam ayah ya," kata Ryan yang tak tau kenapa istrinya itu bisa seperti ini.


Pukul empat sore Ryan dan Aina menuju ke tempat pemakaman umum di daerah itu, mereka berniat untuk melakukan ziarah ke makam pak Andika.


Mereka juga membawa bunga tabur dan juga mawar putih kesukaan Pak Andika.


Saat sampai Aina dan Rian membersihkan makam dari daun kering, dan kemudian menaburkan bunga ke seluruh makam Pak Andika.


Tak hanya itu mereka juga menyiramkan air bunga baru setelah itu, Rian memimpin doa, untuk mendoakan agar Ayah mertuanya itu, mendapat tempat yang baik di sisi sang pencipta.


Setelah itu Aina sedikit bercerita pada sang ayah tentang pernikahannya yang baru dilaksanakan beberapa hari yang lalu.


"Ayah terus berdoakan agar aku mendapatkan pria yang lebih baik dari ayah. sekarang doa Ayah terkabul. Ayah, memberikan Aina jodoh yang bahkan melebihi dari ekspektasi siapapun. Ayah, terima kasih telah mengirimkan Mas Rian menjadi penjaga hidup Aina. Dan sekarang ayah bisa bersama mama di surga kan, karena sekarang Aina sudah memiliki orang yang sangat aina cintai. Terima kasih Ayah... terima kasih... atas segalanya yang telah Ayah lakukan di dalam hidup Aina, Aina sangat mencintai ayah," suara serak Aina yang tak bisa lagi menahan tangis.


Ryan pun mengusap punggung istrinya itu dan memeluknya. Dan untungnya sore itu Aina juga sudah suci jadi mereka bisa berkunjung ke makam ayah mertuanya.

__ADS_1


__ADS_2