Si Janda Yang Menggoda

Si Janda Yang Menggoda
kelelahan say


__ADS_3

Aina membagikan semua oleh-oleh pada keluarganya setelah sholat subuh.


Sedang Ryan memilih melakukan olahraga ringan, setelah itu tanpa terduga setelah memasak dan mandi.


Aina malah tertidur lelap karena ngantuk, bahkan Ryan yang masuk kedalam kamar heran melihat istrinya.


"dek bangun, kamu gak sarapan dulu," panggil Ryan penuh kasih sayang.


"aku ngantuk mas, mataku tidak mau di buka, jadi nanti saja aku sarapannya," jawab Aina yang membuat Ryan tersenyum.


"baiklah,"


Dia pun keluar dan melihat adik-adiknya sudah sarapan karena harus kesekolah


Pagi ini dia juga harus ke peternakan bersama juragan Baron karena ada beberapa hal yang harus di lakukan.


"loh mana istri mu le, kok datang sendirian?" tanya mama wulan.


"Aina tidur ma, katanya sedang lelah dan ngantuk," jawab Ryan yang mulai mengambil sarapan.


"pasti kaku tak memberinya waktu istirahat ya," kata Bu pawoh yang membuat Ryan senyum-senyum sendiri.


"jahat banget mas Ryan," kata di kembar.


"sudah kdloan masih bocah gak ngerti apapun," kata Ryan santai.


Meski pun Aina tidur, tapi masdjan untuk sarapan kali ini semuanya masakan wanita itu.


Raisa dan Raina sudah berangkat dengan mengunakan motor masing-masing dan bima di antar oleh sang Mama.


dia pun berangkat dengan mengunakan motor dan tak lupa membawa oleh-oleh yang dia beli saat di Jogja untuk di bagikan pada semua orang di peternakan.

__ADS_1


Saat sampai ternyata mantri kawin suntik sapi sudah datang,juragan Baron menyapa pria itu.


Ryan juga menyapa dengan sopan, ternyata masalah yang di maksud adalah kerja sama antara mereka berdua.


Tentu Ryan mengiyakan toh itu akan menguntungkannya, setelah berbincang cukup lama.


Tak terasa sudah jam sebelas siang, di rumah Aina terbangun dan berada haus.


dia pun meminum air yang di taruh di samping ranjang oleh Ryan sebelum berangkat tadi.


Dia pun bangun dan ke kamar mandi dulu, setelah merasa segar, dia langsung keluar kamar dan tak menemukan siapapun.


Dia ke dapur ternyata di kulkas ada catatan yang di tinggalkan, "kami sedang arisan RW, jika kamu bangun kami belum pulang, istirahat saja, tak usah repot-repot masak," baca Aina.


"sepertinya masakan tadi pagi masih ada," gumamnya membuka kulkas yang ternyata berisi banyak makanan Frozen.


"aku buat nasi Podomoro ah," gumamnya mengambil sayuran, sosis dan ayam goreng crispy.


Setelah matang, dia memilih makan di halaman belakang sambil duduk di bawah pohon mangga yang sedang berbuah itu


"sepertinya enak itu di buat lintingan mangga dan ikan pindang," lirih Aina yang selesai makan.


Dia masuk kedalam rumah, dan mengambil laptop miliknya, dia juga membawa camilan ke halaman belakang.


Dia memilih menulis di salah satu platform gratis, ya dia hanya mengisi waktu luang saja karena dia tak di izinkan untuk kerja.


Dan Ryan pernah bilang jika ingin punya istri yang tidak bekerja, sedang untuk kuliah dia memilih menundanya.


Karena dia ingin fokus dengan Ryan dulu, setelah itu baru memikirkan untuk kuliah.


Aina terlihat sangat semangat dalam mengerjakan naskah novel gratis miliknya itu

__ADS_1


Mama Wulan dan Bu pawoh pulang dari acara arisan, mereka melihat pesan itu sudah tak ada dan melihat Aina sudah di halaman belakang.


"dia sedang kerja sepertinya," kata mama Wulan.


"ya biarkan saja, toh dia tak keluar dari rumah, dan lagi aku kaget saat dia bilang jika mau fokus pada Ryan dulu sebelum kuliah, nanti ujung-ujungnya seperti kamu,"


"tentu saja tidak Bu, lagi pula pendaftaran mahasiswa baru juga masih satu bulan lagi, dan aku sudah mendaftarkan dia di sdlah satu universitas yang dia inginkan,"


"baguslah, karena bagi menantu keluarga ini pendidikan itu nomor satu,"


"iya ibu benar,"


Aina mendapatkan email dari sebuah universitas, dia kaget karena dia sudah di terima kuliah di kampus bergengsi itu.


"loh... Aku kan gak daftar," gumamnya.


Akhirnya dia memilih untuk menelpon Ryan, karena dia menyangka jika ini ulah suaminya.


Ryan sedang berada di warung,dia sedang menemani ayahnya dan juga mantri itu di sana.


Ryan melihat layar ponselnya ada nomor istrinya terpampang, dia langsung buru-buru mengangkatnya.


"assalamualaikum sayang..."


"wa'alaikumussalam mas, mas sedang sibuk tidak?"


"tidak kok, ada apa dek?"


"aku sedang ingin bertanya saja, apa mas yang mendaftarkan aku ke kampus UNDAR, kok ini aku dapat email aku di terima ya,"


"sepertinya itu Mama,ya gak papa kamu kuliah dulu,toh kamu di rumah sendirian kan juga kasihan, kamu juga bisa bertemu banyak teman di sana dan kalau gak salah Laila juga akan kuliah di sana,"

__ADS_1


"baiklah kalau mas bilang begitu, aku akan kuliah deh," jawab Aina yang sebenarnya juga malu jika tak kuliah, terlebih semua keluarga suaminya itu berpendidikan tinggi.


__ADS_2