
Ryan pulang ke rumah dan langsung memeluk mamanya dengan erat, "loh mas Ryan kok baru pulang,memang mampir ke mana dulu tadi?"
"tadi aku mampir ke minimarket bersama ayah, oh ya Mama, aku tadi beli susu dan juga buah untuk mama ya yah," kata Ryan dengan semangat.
"aduh pintarnya mas Ryan,makasih ya le," jawab Wulan dengan lembut.
setelah itu, Ryan selalu mandi setelah pulang sekolah. Dan saat ke dapur dia melihat ada ayam goreng kesukaannya.
"mama ini buat Ryan?"
"iya nak ini buat Ryan, ayo di makan, ayah ayo makan juga," panggil Wulan pada suaminya itu.
"baiklah," jawab juragan Baron.
siang itu mereka makan bersama dengan santai, setelah makan Ryan lanjut belajar dengan Wulan.
sedang juragan Baron mendapatkan pesan dari salah satu temannya, dia tak menyangka jika akan mendapatkan pesanan yang begitu banyak
"kalau kamu butuh ambil di gudang, kebetulan ada pak Pardi di sana," kata juragan Baron
"baiklah sesuai perkataan mu, aku akan mengambilnya, uangnya aku transfer ya," kata pria itu.
ya juragan Baron tak menyangka akan ada orang yang memborong hampir setengah gudang persediaan gabahnya.
terlebih dia adalah seorang yang terkenal sangat dermawan jadi tak terkejut.
di tambah dia mendengar jika pria itu akan mencalonkan diri menjadi lurah di desanya.
"ada apa mas, kenapa senyam senyum sendiri, apa ada yang menarik?" tanya Wulan yang keluar dari kamar putranya karena sudah selesai membantu putranya itu belajar.
"tidak ada sayang, ini hanya juragan kampung sebelah membeli separuh persediaan gabah di gudang ku," kata juragan baron.
"Alhamdulillah kalau begitu," jawab Wulan.
Sedang di rumah janda muda tetangga juragan Baron ini, sudah tak berdaya dan di tinggalkan begitu saja oleh Rojak.
Mak Yem yang baru pulang dari rumah juragan Baron, dia masuk rumah tanpa mencurigai apapun
Dia bahkan di berikan sembako oleh keluarga itu, ya bentuk rasa syukur karena keinginan mereka sudah di wujudkan.
"nduk... Mak pulang," panggil Mak Yem.
wanita sepuh itu merasa aneh, karena tak mendengar jawaban, dan saat dia melihat ke kamar cucunya itu.
Gadis itu sedang tidur tengkurap, jadi Mak Yem tak membangunkan dan memilih untuk masak saja di dapur.
__ADS_1
sedang Azizah tak percaya jika dia baru saja mendapatkan pelecehan seperti ini.
dia di perk*** tanpa ampun, bahkan di tubuhnya sudah habis di nikmati pria yang tak tau berasal dari mana itu.
dia pun hanya bisa diam, siapa yang akan bisa menolongnya toh dia cuma seorang janda sekarang.
Malam ini, saat semua orang sudah tidur, tiba-tiba juragan Baron merasa lapar dan juga ingin makan yang sedikit nyeleneh.
yaitu dia ingin makan nasi jagung tengah malam begini, yang nyatanya di tempatnya semua warung sudah tutup.
"aduh ini cari makan di mana,", gumamnya
dia pun membuka aplikasi ojek online, dan untungnya masih ada yang menerima orderannya.
"iya pak pelanggan," kata tukang ojek itu.
"pak bisa tolong Carikan saya nasi jagung dan kotor pedes sekarang,nanti saya kasih ongkos lebih," kata juragan Baron.
"siap psk,dan di antar sesuai titik rumah ya," kata tukang itu.
"iya pak," jawab juragan Baron.
Akhirnya malam ini dia tak harus keluar dan beruntung jaman makin canggih.
Untungnya tak terlalu sulit untuk mencari nasi yang di inginkan pria itu
Setelah mendapatkan nasi yang di inginkan tukang ojek itu pun mengantarkannya sesuai titik pemesan nya.
tukang ojek itu kaget saat melihat rumah mewah di depannya itu, tak lama juragan Baron muncul dengan menenteng tas.
"jadi semuanya berapa pak?" tanya pria itu sambil membawa tas berisi sembako.
"enam puluh ribu pak," jawab tukang ojek itu.
"ini untuk sampean, terima kasih sudah mau saya repotkan," kata juragan Baron yang memberikan uang pada tukang ojek itu sebesar lima ratus ribu dan juga bingkisan sembako.
"terima kasih pak, Alhamdulillah... Akhirnya besok bisa buat beli sepatu anak sekolah, saya terima kasih pak," kata tukang ojek itu.
Dia tak menyangka sebuah orderan masuk yang cukup aneh, tapi membawa rezeki untuk dirinya.
Juragan Baron pun mengangguk dan segera kembali ke rumahnya, dia pun mulai membuka pesanan nasinya yang porsi besar.
Dan ternyata sambel goreng kotor yang dia inginkan benar-benar ada, dan itu membuatnya sangat senang.
Esok paginya,Wulan merasa aneh karena ada bungkus nasi cucian piring.
__ADS_1
Padahal semalam dia sudah memastikan untuk membersihkan semuanya sebelum tidur.
Tiba-tiba seseorang memeluknya dari belakang, "sayang aku ingin menikmati mu saat ini," bisik juragan Baron.
"mas ini sudah jam lima pagi, sebentar lagi tuan akan bangun dan aku harus membuat sarapan," kata Wulan yang sudah merasakan tangan suaminya sudah nakal kemana-mana.
"sebentar saja sayang," mohon juragan Baron dengan memelas.
Karena tak tega, akhirnya mereka pun melakukannya sebentar, dan Wulan kaget karena suaminya itu malah mengajaknya dengan gaya yang aneh.
akhirnya pukul setengah enam pagi, tuan sudah bangun dan selesai mandi sendiri.
dia baru saja keluar juga setelah membersihkan tubuhnya, dia tak mengira jika suaminya itu akan resek pagi-pagi.
Padahal semalam juragan Baron sudah dua ronde tapi masih kurang juga, entahlah pria itu sangat tidak bisa puas, tapi untungnya dia pelan-pelan.
"mas Ryan mau sarapan apa?" tanya wulan yang sudah tak bisa mikir lagi.
Untungnya nasi sudah matang karena sempat di masak di rice cooker tadi.
"omelette dan sosis saja mama, dan dengan sambel pecel," jawab bocah itu.
"baiklah,"
Sedangkan pria yang baru saja menikmati istrinya itu, malah lelap tidur sepertinya dia memang ingin bermalas-malasan hari ini.
Jadi Wulan memutuskan mengantar sendiri putranya ke sekolah dengan mengunakan mobil.
dan tak lupa dia juga membuatkan bekal untuk Ryan, agar bisa fokus dalam belajar.
Karena beberapa hari ini cuaca sedang sangat buruk, dan dia tak ingin putranya itu sakit.
sedang juragan Baron baru bangun dan melihat sarapan di meja dan juga ada catatan, "aku antar Ryan sekolah, ini sarapan mas, karena aku akan lanjut ke pasar langsung," isi pesan itu
"ah sayang... Padahal aku mau di suapi," gumam juragan Baron.
Di sisi lain, semua orang merasa heran melihat perubahan Ajeng, ya satu bulan ini dia selalu menggunakan baju yang sangat besar.
Ternyata dia menutupi tubuhnya yang sudah turun berat badan karena diet dan jamu.
wanita itu juga sekarang tampak lebih manis dengan rambut di warnai pirang.
Dan tak sengaja beberapa pria melihatnya lewat, itu membuat mata mereka melotot hingga seakan-akan mau lompat keluar.
Ajeng sendiri tak mengira jika semua yang di ajarkan oleh Wulan ini sangat ampuh, dan dia sekarang ingin membuktikan jika dia akan sangat mahal sekarang.
__ADS_1