
Setelah selesai belajar, Ryan dan Ivan pulang dan mereka berpisah jalan karena rumahnya memang tak satu arah.
Ryan pun sampai di rumah dengan selamat, dia juga melihat dua adiknya sedang bermain dengan ibunya di teras.
"assalamualaikum mama..." sapa Ryan tang mencuci tangan dan kakinya setelah melepaskan sepatu.
"wa'alaikumussalam, ku kira kamu lupa jalan pulang karena belum pulang jam segini le," kata Wulan dengan khawatir.
"tidak dong ma, kan aku tadi pagi sudah izin untuk melakukan kerja kelompok bersama dengan dua teman ku, ya maklum lah kami kn bukan anak pintar," kata Ryan yang membuat Wulan gemas.
"ya sudah pergi masuk, makan dulu terus mandi setelah itu berangkat Ngaji," kata Wulan pada Putranya itu.
"siap mama," jawab Ryan yang sekarang tampak sudah remaja.
Ya pertumbuhan Ryan memnag sangat cepat di banding dengan semua temannya.
terlebih juragan Baron punya metode khusus dalam melatih putranya itu.
Ryan makan dengan sangat lahap, bahkan sayur yang di siapkan pun langsung habis di lahap oleh bocah itu
Setelah itu Ryan berangkat mengaji dan kali ini ada sedikit pertandingan pidato tentang tema orang tua.
Ryn juga sudah menyiapkan semuanya, tapi sengaja dia tak memberitahu orang tuanya agar dia bis lancar.
"loh Ryan mana ayah dan ibu mu," tanya ustadz yang mengajari Ryan .
"mereka sibuk ustadz," jawab Ryan sekilas.
Tapi ustadz itu merasa aneh karena tak bisanya seorang juragan Baron dan istri menomor duakan putra mereka.
Akhirnya dia menghubungi juragan Baron agar bisa datang, dan ternyata benar pria itu tak tau.
juragan Baron pulang ke rumah dan melihat istri dan dua putrinya. "sayang bersiaplah jita ke aula tempat Ryan belajar ngaji,"
"ada apa mas, kenapa Panik begitu?" tanya Wulan yang merasa heran.
"putra ku itu tak mengatakan jika sekarang ada lomba pidato antar murid pengajian itu," kata juragan Baron.
"ya bocah itu mulai lagi," kata Wulan ABG langsung memakaikan kerudung ada dua bayinya, dan dia jug mengenakan jilbab.
Tak hanya itu,mereka berdua mengenakan gendongan kangguru agar dua anak mereka itu nyaman selama menunggui kakaknya.
Untungnya mereka belum telat dan terpaksa membawa motor tadi, ternyata belum giliran putra mereka.
__ADS_1
Juragan Baron siap dengan ponselnya untuk merekam video saat putranya itu berpidato.
"sekarang giliran ananda Ryandan Abraham Wijatmiko," kata pengurus tempat pengajian itu.
Ya Ryan berubah nama atas pengajuan ke pengadilan oleh juragan Baron agar semua anaknya tidak ada yang berbeda nama.
bocah itu baik ke atas panggung kedua adik dari Ryan ini juga sangat tenang di gendongan seakan mengerti.
"assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh....
Asalammualaikum w.w.
Selamat sore ustadz dan ustadzah serta teman-teman yang sangat saya cintai.
Pertama-tama marilah sama-sama kita mengucapkan syukur atas nikmat yang telah Allah Swt. limpahkan pada kita semua hingga kita bisa berada di sini.
Di sore yang sangat cerah ini, izinkan saya yang akan membawakan pidato dengan tema berbakti kepada orang tua.
Adapun pidato saya kali ini akan terdiri dari tiga pokok bahasan yang sangat penting.
Pokok bahasan pertama, yakni tentang jasa kedua orang tua, sedangkan pokok bahasan yang berikutnya adalah alasan mengapa kita harus berbakti.
Sedangkan untuk pokok bahasan yang terakhir adalah cara-cara berbakti pada orang tua.
Seorang ibu telah berjasa mengandung kita selama 9 bulan dan juga berjasa melahirkan kita ke dunia dengan rasa sakit yang luar biasa.
Besar sekali jasa seorang ibu dan tentu saja tidak bisa dibalas dengan harta apapun yang kita miliki.
Seorang bapak juga sangat berjasa dengan telah memberi kita nafkah dengan hasil cucuran keringatnya.
Tidak jarang bapak kita harus menahan sakit akibat kesusahannya dalam memenuhi kebutuhan kita.
Pengorbanan seorang bapak juga tidak bisa kita pandang sebelah mata saja teman-teman sekalian.
Tanpa perjuangan dari bapak kita, rasanya tidak mungkin kita bisa berdiri di sekolah yang kita cintai ini.
Di samping alasan itu, kita juga harus berbakti kepada orang tua arena Tuhan yang telah memerintahkan kita untuk berbakti tanpa alasan.
Sebagai hamba yang taat pada Tuhan, sudah seharusnya kita melakukan apapun yang Tuhan perintahkan kepada kita semua.
Salah satu perintah Tuhan yang sangat jelas adalah berbakti kepada orang tua.
Turutilah segala nasihat dan perintah orang tua kita selagi nasihat dan perintah itu adalah yang baik-baik.
__ADS_1
Selain itu, cara berbakti yang paling mudah adalah dengan selalu mendoakan kedua orang tua kita.
Dengan selalu mendoakan orang tua maka mudah-mudahan kita masuk sebagai anak yang berbakti.
Mulai sekarang, tidak ada lagi alasan untuk tidak berbakti kepada ibu dan bapak di rumah.
Jadilah anak yang berbakti dengan menyenangkan hati orang tua sepenuhnya.
Dengan selalu mendoakan orang tua maka mudah-mudahan kita masuk sebagai anak yang berbakti.
Mulai sekarang, tidak ada lagi alasan untuk tidak berbakti kepada ibu dan bapak di rumah.
Jadilah anak yang berbakti dengan menyenangkan hati orang tua sepenuhnya.
saya ingin mengucapkan terima kasih sudah menjadi orang tua terbaik untuk anak-anak mu.
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā."
Artinya: "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil.
Demikianlah pidato singkat saya dan saya harus undur diri dari bapak ibu guru dan juga teman-teman semuanya.
Selamat siang semuanya, salam bakti pada orang tua
Waalaikumsalam w.w."
"wa'alaikumussalam warahmatullahi wa barakatuh..." saut semua orang.
Wulan dan juragan Baron meneteskan air mata, entah kenapa dia terakhir dari ruan seperti sangat dalam terutama untuk juragan Baron.
Pria itu langsung berlari saat melihat putranya itu turun panggung, dan memeluk Ryan erat di depan semua orang, "putraku..." tangisnya.
"ayah..." kata Ryan yang ikut terharu,bahkan dia juga mencium adiknya.
Ryan duduk bersama orang tuanya, "kamu ingin membuat kami terluka dengan tidak hadir di acara besar ku, tega sekali..." kata Wulan yang merasa sedih.
"bukan begitu, tapi Ryan takut mama dan ayah kecewa, karena pidato Ryan begitu biasa," kata bocah itu.
"tentu saja tidak, itu pidato yang sangat menggugah hati, bagi kami kakuntetap pemenangnya nak," kata juragan Baron yang begitu bangga pada putranya itu.
"terima kasih ayah... Mama..." kata Ryan lagi.
"sama sama kakak Ryan," kata Wulan yang menirukan suara anak kecil.
__ADS_1
Akhirnya pas pengumuman ternyata Ryan mendapatkan tempat kedua tapi itu sudah sangat bagus untuk pidato pertamanya.
Dan juragan Baron yakin jika putranya itu akan bisa membuatnya bangga.