Si Janda Yang Menggoda

Si Janda Yang Menggoda
keluarga bahagia


__ADS_3

"jadi nanti malam Ryan mau makan apa, bunda traktir deh apapun yang kamu inginkan," kata Wulan pada putranya itu.


"nanti malam Ryan mau makan sate yang ada di itu loh bunda, di dekat alun-alun," kata Ryan.


"kamu ini suka sekali sate ayam itu ya, baiklah kita kesana," kata Wulan tersenyum senang.


Untungnya tadi Ryan bawa baju ganti jadi mereka sudah bersiap untuk berangkat ke tempat yang di maksud.


Ryan duduk di pangkuan Wulan sedang juragan Baron mengemudikan mobilnya dengan santai.


"jadi dimana bunda tempatnya?"


"itu ayah ada namanya, sate pak legiman," jawab Wulan tersenyum.


Akhirnya mobil parkir dan ketiganya turun, Ryan mengandeng tangan ayah dan bundanya.


Dan setelah masuk Wulan memesankan sate kambing untuknya dan juragan bayon, dan satu setengah porsi untuk putranya Ryan.


Ketiganya makan dengan lahap, bahkan Ryan tampak begitu senang makan sate tanpa nasi.


setelah selesai, mereka pun mampir ke alun-alun kota untuk menikmati suasana malam yang cukup dingin dan romantis karena suasana yang cukup gelap dan hanya mengandalkan penerangan jalan dan lampu kelap-kelip.


"aku beli minum sebentar ya," pamit juragan Baron.


"iya ayah, Ryan jangan jauh-jauh nak," panggil Wulan yang melihat anaknya sedang bermain dengan mainan yang di belikan oleh juragan Baron.


Pria itu ternyata menemui seseorang dan mengangguk dan bersiap untuk melakukan sesuatu.


Saat Wulan sedang santai duduk sendiri, tiba-tiba ada beberapa pengamen datang.

__ADS_1


"permisi, boleh saya menyayikan sebuah lagu?" tanya para para pengamen itu.


"silahkan saya," jawab Wulan.


Wulan tau nada yang di mainkan oleh para pengamen itu, dan saat pengamen itu mulai menyanyi.


Dengarkanlah, wanita pujaanku


Malam ini akan kusampaikan


Hasrat suci kepadamu, dewiku


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Dengarkanlah, wanita impianku


Malam ini akan ku sampaikan


Janji suci, satu untuk selamanya

__ADS_1


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersunting mu


'Tuk yang pertama dan terakhir.....


saat dia sedang fokus dengan lagu yang membuatnya begitu tenang, tiba-tiba ada rombongan yang membawa lilin dan bunga.


Ia bangkit dari duduknya tak percaya dengan yang dia lihat, Ryan dan juragan Baron membawa buket bunga dan lilin juga.


"aku tak bisa menahannya lebih lama lagi, aku tak ingin kehilangan mu dan putra tampan kita ini, seharusnya aku lakukan ini dari dulu, maaf sedikit telat, tapi aku sangat mencintai mu Wulan, maukah kamu menikah dengan ku?" tanya juragan batin yang berlutut mengulurkan sebuah cincin.


Dia terharu dan menangis, tak menyangka akan menerima kejutan lamaran seromantis ini.


"aku terima..." jawab Wulan yang membuat semua orang bersorak.


Juragan Baron bangkit dan langsung memakaikan cincin di jari manis kekasihnya itu, dan mereka bertiga berpelukan.


"aku akan segera mengurus semuanya," kata juragan Baron.


"iya mas, dan kemarin adalah hari terakhir masa Iddah ku," jawab Wulan yang makin membuat juragan Baron semangat


"selamat untuk kalian!!" teriak semua orang yang datang mendukung acara itu.


Mereka pun di berikan bonus dan konsumsi oleh juragan Baron, dan tentu saja semua di awasi oleh Sardi dan Wawan.


Wulan masih tak percaya dengan semua ini, dia di lamar dengan begitu romantis di depan banyak orang asing.


"aku tak menyangka lamaran ku akan sebaik ini mas,"

__ADS_1


"karena demi orang yang aku cintai, apapun akan aku lakukan," jawab juragan Baron.


__ADS_2