Si Janda Yang Menggoda

Si Janda Yang Menggoda
acaranya berlangsung


__ADS_3

Akhirnya mereka berpisah karena hati makin malam, saat membayar belanjaan yang ternyata cukup banyak, tapi semua juga karena ini permintaan putranya.


Sesampainya di rumah hanya beberapa barang yang turun, dan ada lima kardus yang tak keluar karena besok akan di bagikan pada teman sekolah anaknya.


esok paginya, Ryan di antar sang ayah ke sekolah sambil membawa jajan yang di beli kemarin.


Setelah mengantarnya masuk kedalam kelas dia bergegas pulang karena dia harus segera ke gudang.


Sedang pagi ini sudah ada Bu pawoh yang datang bersama pak Dikin ke rumah menantunya itu.


"jadi jadi pergi ke tempat catering?" tanya Bu pawoh.


"iya ibu, kita harus melunasi semuanya dan sepertinya ada sedikit tambahan juga," kata Wulan yang langsung menuju ke mobil


"baiklah, sekarang kita berangkat," kata pak Dikin.


ya mereka menuju ke tempat catering milik Ajeng, yang memang sekarang fokus pada bisnisnya.


"selamat datang sepupu ku," sapa wanita itu dengan baik.


"halo, bagaimana sudah siap kan kamu menyelesaikan semua pesanan ku, dan semalam aku juga sudah memberitahu jika ada tambahan lagi," tanya Wulan pada Ajeng.


"tentu saja siap dong, kaku gak salah pesan segitu banyak sekitar dua ratus lima puluh loh, itu nasi saja," tanya Wulan.


"tentu saja, karena semua teman sekolah kita akan datang untuk datang dalam undangan itu tapi ada dua sesi, jadi yang seratus itu untuk acara siang," kata Wulan.


"baiklah aku mengerti, dan teman ku yang aku minta bantuan untuk menyediakan semua kue dan rujak dan polo Pendem juga sudah siap," kata wanita itu dengan pasti agar sepupunya itu tidak kepikiran.


Akhirnya mereka tidak pulang, melainkan mampir ke pasar untuk membeli beberapa kebutuhan yang lain.


Seperti lidah sapi dan daging juga, serta membeli bumbu untuk memasak bahan itu.


Ya untuk berjaga-jaga jika ada tamu, setelah membeli semua yang di butuhkan.


Akhirnya mereka pulang ke rumah, ternyata sudah ada tim dekorasi dari tempat penyewaan tenda dan yang lainnya datang.

__ADS_1


Azizah langsung membawa belanjaan yang tadi di beli, Wulan juga membantu membawa beberapa belanjaan yang lebih ringan.


"tolong bantu kita persiapkan segera ya, dan lagi tolong bawakan semua peralatan ku ya sayang," kata Bu pawoh pada suaminya.


"siap sayang, Rojak bantu aku," kata pak Dikin


Ternyata ada kompor satu tungku yang di bawa ada tiga kompor, dan juga satu panci presto berukuran cukup besar.


ternyata mereka akan memasak lidah sapi yang tadi beli setidaknya lima buah, dan daging sepuluh kilo untuk jaga-jaga.


Sedang Wulan duduk sambil menata semua bumbu untuk memasak semua itu, sedang azizah dan Mak Yem sedang mengupas kentang dan wortel.


Bahkan nanti juga akan membuat acar kuning kesukaan juragan Baron.


Bekan datang karena di telpon pak Dikin, ya karena dia sedang santai di peternakan jadi di tarik untuk membantu di rumah.


Sebenarnya ini acara tujuh bulanan tapi seperti orang punya gawe, ya tapi ini sangat cocok dengan pria itu.


Setelah semuanya siap,para pekerja yang memasang tenda di berikan makan siang ayam goreng dan sambal lalapan.


Mereka tak mengira jika ayam yang di suguhkan pun ayam kampung, dan juga ada bingkisan untuk mereka semua.


Di sekolah Ryan membagikan Snack yang di belikan oleh ayahnya kemarin malam.


Bahkan Ivan dan Tyo mengatur teman mereka agar tak berebut tak teratur.


Ilmi membantu membagikan susu kotak itu juga, semua sudah kebagian sudah silahkan di nikmati," kata Tyo


kini giliran keempatnya nakdn Snack itu dengan santai, "lusa acara di rumah mu kan, kami boleh datang dengan orang tua kami?"


"tentu saja boleh, bukankah dapat undangan?" tanya Ryan.


"dapat kok, tapi kenapa acaranya pagi," tanya Ivan.


"aku juga tak tau, toh itu juga ada pengajian agar tak terlalu malam mungkin, jadi itu pertimbangannya," kata Ryan yang tak tau pasti

__ADS_1


"kamu tau, acaranya seperti kamu yang akan sunat,"


"owh kalau itu ayah janji mau buat pesta dengan wayang kulit dan campur Sari," kata Ryan


"wah memang beda ya anak juragan Baron, tapi memang kamu sudah berani untuk sunat?" tanya Ivan yang tak percaya.


"menurutmu aku berani, tentu saja tidak..." kata bocah itu yang membuat semua tertawa.


waktu pulang sekolah, pak Yadi yang menjemput Ryan dan Ilmi, dan saat mengantarkan bocah laki-laki itu.


pria itu kaget melihat rumah juragan Baron sudah siap untuk acara tujuh bulanan.


setelah Ryan turun dan masuk rumah ternyata semua sudah sibuk di belakang, dia menyapa semuanya dan mengajak ibunya untuk membisikkan sesuatu.


Ternyata Ryan mau makan di suapi ibunya itu, sambil belajar karena ada tugas yang tak bisa di tinggal.


Setelah tugas sekolahnya selesai, mereka pun duduk bersama, dan tak lama akhirnya semua selesai dan di freezer dulu.


Bu pawoh pamit pulang dulu besok baru datang ddn menginap, ya yang membuat repot adalah makanan untuk tamu karena prasmanan.


tapi tak seheboh itu juga, setelah semua psmit pulang rumah juga sudah pergi.


karena lusa acaranya sangat banyak, di mulai dengan pengajian, siraman dan hingga brojolan untuk meminta keselamatan bayi, setelah itu di lanjut angreman untuk mengetahui jenis kelamin bayi yang di kandung dan di tutup oleh jualan dawet dan rujak.


Bahkan saat juragan Baron mendengarnya saja membuatnya bingung dan juga antusias.


Karena ini akan jadi pengalaman pertamanya, terlebih Wulan juga akan mengalami pengalaman yang pertama juga.


Karena dulu mitoni saat kehamilan Ryan tidak seheboh ini dan hanya di lakukan secara sederhana itu pun oleh ibu pawoh.


Tapi sekarang berbeda, karena uang tak jadi masalah untuk dirinya itulah yang membuat semuanya menjadi mudah.


Sedang Andika yang mendapatkan undangan pun membuat semua teman lamanya itu antusias.


Pasalnya mereka ingin melihat dan menyaksikan bagaimana suami Wulan yang dulu terkenal menjadi primadona sekolah saat SMA.

__ADS_1


Dan undangan untuk teman SMA dari Wulan itu dapat pembagian siang karena pagi ada acara pengajian dan dia bersama.


juragan baron pun merasa senang dengan progres yang sesuai harapannya, dan dia merasa jika rumahnya sangat dingin jika punya halaman rumah yang di sulap bak gedung.


__ADS_2