
Setelah dari dua wisata religi di Madura, keluarga juragan Baron menuju ke rumah saudara, sedang para anak buah mereka pergi ke pantai.
Mobil yang mengantar mereka sampai di rumah keluarga pak Dikin terlebih dahulu.
Mereka pun turun satu persatu, dan tentu saja saat turun mereka sudah di sambut oleh semua keluarga pak Dikin yang sudah di kasih kabar lebih awal.
para wanita keluarga itu bahkan sangat meriah dengan perhiasan yang di pakai, bahkan untuk mama Wulan tak kaget.
mengingat juragan Baron ini juga punya saudara di kota ini. Tapi yang menyebalkan itu adalah Ryan.
karena pria itu terus tertawa melihat para keluarganya itu mengenakan perhiasan yang sangat banyak.
"widih... Kita punya satu, dua, tiga, empat dan lima,ayah lihatlah kita punya lima toko perhiasan emas berjalan," kata Ryan yang langsung mendapatkan tatapan mata tajam dari semua orang.
Sedang Aina langsung mencubit perut suaminya itu agar diam.
Mereka tidak ada yang bisa ngomong, jadi mereka memilih diam menunggu arahan dari pak Dikin.
mereka di ajak masuk kedalam rumah keluarga pak Dikin, dan saat masuk mereka di buat kaget karena sudah di siapkan semua masakan yang masih panas di rumah.
setelah berbincang-bincang dengan santai, terlihat Aina dan dua saudara kembar itu dekat dengan para gadis di sana.
__ADS_1
Sedang Ryan masih melihat beberapa peternakan sapi di desa itu, karena sapi di sana sangat bagus.
setelah puas main di sana, kini mereka menuju ke rumah keluarga juragan Baron yang memang sangat besar
dua hari mereka akan berada di kura itu, dan ini adalah liburan yang cukup baik bagi mereka semua.
Sedang di tempat lain,Dewi sudah lelah, mereka sedang ada di bus untuk menuju ke desa.
"Dewi kamu sakit?" tanya pak Basuni.
"tidak kok pak, aku cuma capek dan itu kenapa pasang lagu begitu sih, itu Mak Mak gak ada yang capek ya," kata Dewi kesal.
Bagaimana tidak, pasalnya ibu-ibu ini sedang karaokean bareng di bus.
Pasalnya dia baru mendengar jika Gofar sedang dekat dengan salah seorang putri dari karyawan Ryan.
Yang seorang janda, itu membuat moodnya sangat buruk setelah dari pantai.
Dia di datangi oleh wanita itu dan mengancam Dewi agar tak mendekati Gofar.
bus sampai di desa pukul dua belas malam,Dewi membawa semua barang yang dia beli.
__ADS_1
Dan untungnya besok masih hari libur karena ada tanggal merah
Dewi terlihat sangat cantik dan segera pulang karena sudah capek raga dan capek jiwa.
pak Basuni pun melihat putrinya itu sedih merasa aneh, pasalnya habis ketemu Puput kok jadi aneh
Dewi menyimpan semua pesanan dari Gofar di kulkas, setelah itu dia mandi dan memilih istirahat.
Dan yang membuat kaget adalah, Dewi langsung mendadak menangis hingga akhirnya ketiduran.
Keesokan harinya, Dewi bangun dan ternyata matanya bengkak dan membuat orang tuanya kaget.
"kamu kenapa nduk?"
"aku kecapekan sepertinya Bu, gak papa kok," jawab Dewi.
Sedang di tempat Aina dan ryan, pagi itu ikut ke pasar terdekat di rumah keluarga juragan Baron.
Saat di pasar, mereka beli bubur Madura dan juga nasi campur. Bahkan Aina sangat lahap begitupun dengan Ryan
tapi yang aneh Aina sedikit berbeda karena gadis itu sangat sulit makan dengan makanan baru.
__ADS_1
Tapi kali ini tidak, dia sangat suka terlebih nasi campur.