TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Bab 11


__ADS_3

Siang itu.


Clara yang tengah duduk di kursi kerja nya dan tengah merenggangkan tubuh nya yang terasa lelah duduk sejak pagi tiba-tiba terkejut di hampiri Kenan. ia pun dengan cepat memposisikan tubuh nya dengan sopan.


"Iya Pak."


"Dokumen yang aku suruh kerjakan, apa sudah selesai?." Tanya Kenan datar.


"Sudah pak, ini." Clara memberikan sebuah map berisikan kerjaan yang di minta Kenan. namun Kenan hanya melihat map itu dan tak mengambil nya.


"Kalau begitu, ayo ikut, kita meeting di luar."Ucap laki-laki itu.


"Sekarang Pak?." Tanya Clara agak terkejut, karena ini sangat terburu-buru.


"Tapi pak, apa saya akan ikut meeting...." Lanjut Clara lagi gugup.


"Bukan kah kau sekertaris ku?."Tanya Kenan menatap Clara tajam. Clara mengangguk pelan.


"Kalau begitu, kau tahu tugas seorang Sekertaris kan?." Ucap Kenan Lagi.


Clara pun mengangguk lagi. Kenan lalu berlalu pergi, Clara pun dengan cepat mengambil tas nya dan mengikuti Kenan keluar.

__ADS_1


"Ayo Clara, kau pasti bisa." Clara begitu gugup, karena hampir seminggu ia berada di kantor Kenan, dan hari ini pertama kali nya Clara ikut meeting dengan atasan nya itu, dan ia sangat takut akan melakukan kesalahan.


Di dalam mobil.


tak ada pembicaraan di antara mereka, hingga mobil Kenan sampai di sebuah Restoran. Clara duduk begitu gugup diantara para tamu, ia pun memberikan berkas yang di minta Kenan, sembari mendengar Kenan Berbicara dengan Clain.


Sesekali Clara melihat wajah Kenan yang tersenyum berbicara dengan tamu mereka. "Dia itu tampan, kalau dia tidak pemarah dan menyebalkan."Batin Clara sembari melihat Kenan.


Kenan yang tiba-tiba menoleh membuat Clara begitu gugup dan lekas mengalihkan pandangan nya.


Setelah meeting dengan Klain nya selesai, kedua pun kembali ke mobil.


Dering Telefon


"Ada yang ingin Papa bicarakan, kau bisa pulang sebentar?."Tanya Pak Broto, Ayahanda dari Kenan.


"Baiklah." Balas Kenan dan mengakhiri sambungan telefon.


Ia lalu kembali menjalankan mobil nya, sementara Clara hanya duduk diam di sebelah Kenan, dan mendengar jawab singkat Kenan di telefon.


"Pak, ini seperti nya bukan jalan menuju kantor?." Tanya Clara. namun Kenan tak menjawab pertanyaan wanita itu.

__ADS_1


"Ya Tuhan, kemana dia akan membawa ku, apa jangan-jangan dia ingin macam-macam dengan ku, atau...." Clara membayangkan kengerian yang akan di lakukan oleh Kenan pada nya.


Namun belum membayangkan kengerian yang lebih lagi, tiba-tiba mobil Rehan masuk ke sebuah rumah besar dan mewah, Clara yang melihat agak terkecoh dengan pemandangan di depan nya, rumah yang berkali kali lipat dari rumah nya.


"Rumah nya mewah sekali." Batin Clara.


Kenan yang turun dari mobil berjalan masuk, Clara yang bingung pun hanya bisa ikut masuk, tanpa tahu apa yang di lakukan disini.


"Kau sudah datang." Pak Broto tersenyum menyapa Kenan.


"Iya Pa, Ada apa?, Apa papa sakit?." tanya Kenan.


Clara yang tiba-tiba masuk mengalihkan pandangan pak Broto yang di ikuti Kenan yang melihat apa yang di lirik ayah nya.


Clara menyapa Pak Broto dengan menundukkan kepala dan di balas senyuman pak Broto.


"Pacar mu?." Tanya Pak Broto.


"Bukan pak, saya Clara sekertaris nya pak Kenan." Jawab Clara dengan cepat. agar tak menciptakan kesalahpahaman.


Pak Broto tersenyum. "Kamu wanita pertama yang di bawa Kenan kesini." Ucap Pak Broto lagi.

__ADS_1


"Pa." Ucap Kenan tak begitu senang dengan ucapan ayah nya


__ADS_2