TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Urusan


__ADS_3

Aku menggeleng pelan, aku benci acara amal orang kaya. Mereka memang beramal cukup banyak tapi juga cukup banyak pamer secara bersamaan.


" Tob...kamu yakin mama setuju dengan pernikahan kita? Apa dia tahu kalau kita menikah hanya untuk menyelamatkan karirmu? " tanyaku ketika kami mulai memasuki kamar.


" Kamu sedang hamil, jangan banyak berfikir " Toby memastikan bahwa di luar kamar tidak ada siapapun.


" Karena aku hamil makanya aku berfikir " Aku mulai ikut membantu Toby untyk segera menutyp pintu." Akan di lingkungan seperti apa anak kita, sebagai orang tua itu tanggung jawab sejak dini "


" Ibuku pasti mencintai cucunya "


" Itu tidak cukup, dia juga harus mencintaiku sebagai ibu dari cucunya "


" Mama tidak pernah keberatan ketika aku bilang suka padamu"


"Sebelum dia tahu aku seperti apa dan dari keluarga seperti apa? Mereka mungkin tidak mengira bahwa kamu akan berahir menikahiku "


Toby mendengus..." Benar" Toby mendaratkan kedua tangannya di pipiku "Soal menikahimu aku sendiri juga terkejut"


Tatapan Toby seolah berusaha meyakinkanku bahwa semua baik - baik saja.

__ADS_1


"Apalagi Aku? Karirmu tetap berlanjut dan mungkin lebih dan lebih, tapi aku karirku sudah tamat" aku jadi ikut menggerutu.


Toby melepas peelahan kedua tangannya. "Semua tawaran maaih berlaku, ada saham. Dengan komposisi tiga persen usai kamu melahirkan, kamu bisa gunakan itu untuk kembali ke tempatmu semula"


"Tidak akan sama Tob" Aku mendengus ke udara seiring dengan lapar yang mulai merongrong perutku.


" Tapi mungkinkah orqng tuamu berharap lebih tentang wanita yang akan kamu nikahi " desisku


" Sandra.. Kamu cuma terlalu berlebihan saja"


Jelas tidak, aku cukup tahu diri bahwa kami bagai bumi dan langit. Aku yang hanya penyiar berita di station Radio dan Toby yang Celebrity.


Bagaimanapun perasaanku sedikit tidak enak dengan sikap ibu Toby. Sudah beberapa hari aku tinggal di sini. Tapi ibu Toby sama sekali tisak mengenalkanku pada teman - temannya, bahkan pada staff di rumah.


"Kita bicarakan usai kamu pulang beemain Golf dengan ayahmu. Ingat!" Aku menarik nafasdalam - dalam "Selain kedua orang tuamu, aku juga bagian dari keluargamu dan aku sangat tertarik dengan kegiatanmu"


Aku mulai mundur beberapa langkah dan segera membuka pintu kamar.


"Kamu mau kemana?"

__ADS_1


"Kamu bilang chef di sini bisa menyediakan ku makanan kapanpun aku mau bukan?"


Toby memandangku dengan tatapan heran.


"Aku ingin memeriksanya sendiri apakah itu benar, karena aku merasa bahwa menu sarapanku hari ini sedikit memiliki kesalahan"


"Oh God!" pekik Toby yang baru menyadari bahwa aku hanya menerima sepiring potongan buah naga tanpa English breakfast seperti yang lainnya. "I am sorry"


"Kata Sorry tidak mengubah keadaan" Aku bersiap memutar tubuhku ke arah yang aku maksud.


"Sandra.." Toby mencoba mwnghentikan langkahku "Kita Bisa memesan dan mereka akan mengantarkannya"


"Kamu tahu aku lebih suka Action" Aku mencoba mengingatkan Toby dengan siapa dia menikah "


" Sand...jangan cari masalah "Toby segera menyusulku dan memegang pergelangan tanganku" Mama pasti tidak sengaja "


" Karena itu aku perlu memastikan rumah seperti apa yang aku huni saat ini "jawabku tanpa Ragu" Kamu akan pergi ke hongkong besok, dan mungkin kamu akan berlanjut ke negara lain dan kemudian kamu akan sibuk dengan grand launching albummu "Aku mendesis dengan rasa menahan lapar.


" Bukankah sudah aku bilang, bahwa kita belum siap punya anak? "Aku mencoba melepaskan tanganku" Urusi Golf kalian. Aku bisa mengurus diriku sendiri "

__ADS_1


__ADS_2