TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Rencana 4


__ADS_3

Rizal meraih amplop coklat dari sisi Toby, dengan cepat dia membuka isinya dan mulai membaca beberapa.


"Sepertinya aku sedikit meremehkan Yoga" Dia mendengus sejenak. Dan mematap Toby yang menahan api emosi. "Kamu menyelidikiku?"


Dua pria Itu saling menatap dan berahir Toby menggeleng. "Sandra...yang melakukannya. Aku hanya mencuri hasilnya"


Rizal tertawa kecil dan kemudian berdecih.


"Sejauh ini rencanaku masih berjalan baik, karena ayahku masih terus mengulur, uluran dana dari ayahmu"


"Tapi itu tidak akan lama lagi, kalau Papa berahir mengakusisi Star entertainment untukku"


Wajah Rizal berubah memucat.


"Itu tidak akan gratis"


"kalau gratis, aku tidak akan di sini menemuimu"


"Damn!!!"


Rizal menegakkan badannya, tubuhnya yang tegap mulai berjalan ke sana kemari.


"Kamu punya semua bukti bahwa kamu bukan plagiat?" tanyanya kemudian "Dan bagaimana kesehatanmu?"


"Aku bukan pecundang, dan aku juga bukan penakut"


"Tob..." Albert memotong kalimat Toby kqli ini entah apa yang ada di otak Rizal hingga melempar kedua pertanyaan itu. Yang jelas fisik Toby bukqn pada kondisi yang normal. "Kita harus memastikan dl ke dokter, bukan mengambim keputusan begini saja"


Toby m3narik nafas panjang.. Dan menahannya beberapa saat.


"Ah... Anakmu.. Kapan lahir?"


"Jangan pernah berfikir macam - macam soal anakku"

__ADS_1


"TOb..." Rizal kali ini seperti nampak lebih resah "Kita satu team sekarang, jadi jawab saja pertanyaanku"


"itu mudah, tapi apa maumu?"


"Sederhana...."


"Swjak kapan kamu jadi sederhana"


"Sejak aku tahu, bahwa nama kakak - kakakku ada dalam buku besar money laundry ibumu, tenru saja bukan yang di tangan polisi"


"Kamu ingin aku memohon pada ibuku?"


"Tidak perlu" Kali ini Rizal lebih mmendekatkan mulutnya pada daun telinga Toby " Aku butuh Star entertainment untukku"


Toby menarik wajahnya dan mengerutkan keningnya.


"Bukankah Yoga bersedia menerima danamu"


"Hanya sebagai investor, itu tidak cukup. Aku mau hak penuh, aku belum cukuo bukti untuk mendorongnya. Tapi denganmu mungkin aku bisa"


"Huh... Kamu mulai tertarik bukan?"


"L3bij tepatnya aku membutuhkannya"


Rizal tersenyum tipis dan mulai menjelaskan perlahan.


******


Toby harus merilis lagu baru secepqt mungkin sebelum rencana Yoga di mulai. Lengkap dengan video clipnya.


Begitu garis besar Rencana Rizal.


Lagu itu akan berdalih sebagai hadiah untuk anaknya yang lahir. Dan dengan kesibukan dan keramaian media yang di timbukan Toby. Rizal akan menyiapkan bagiannya. Yang detailnya cukup rumit untuk dijabarkan.

__ADS_1


Albert mulai pening mencoba menemuka celah bagaimana memulai semua itu tanpa m3ngabaikan kesehatan Toby.


********


"Kamu harus banyak istirahat Toby, operasi jantung bukan hal sederhana" Dokter tidak membubuhkan hasil pemeriksaan yang m3nguntungkan untuk mendukung proyek Toby "Kamu masih meminum obatnya"


"Aku lebih mengandalkan obat itu untuk m3nahan hasratku untuk tidak minum alcohol lagi"


Dokter m3mgangguk mantap "Tapi jangan lupa untuk m3matuhi ahli nutritionmu, seperri yang sudah aku j3laskan berkali - kali. Sebagai penerima donor kamu harus mengkonsumsi obat seumur hidupmu. Ginjal yang kuat akan m3njadibtempat nyawamu bergantung berikutnya"


Toby tertawa renyah tapi kering.


"Apakah istrimu sudah mengetahuinya?"


"Tidak mungkin, dia baru melahirkan. Bukankah aku cukup dewasa tanpa wali?"


Dokter mnehan nafas sejenak "Tapi ini operasi besar, dan aku juga bukan tuhan"


"Aku juga tahu, jadi fokuslah dengan operasi saja biarkan aku dan Tuhan mengurus sisanya"


Toby meraih hasil print catatan medisnya dan segera memasukkannya ke amplop yang tergeletak di meja dokternya.


Albert yang sedang mendampingi Toby hanya mampu membisu dan menelan salivanya. Karena entah harus berbuat apa.


****


"Tob... Bagaimana kalau kita abaikan saja rencana Rizal, kita bisa buat r3ncana baru yang lebih kondusif" Bujuknya ketika baru keluar dari ruangan dokter.


"Kondusif.. Apa kamu punya?" tanya Toby kembali "Kalau kamu punya, kamu tidak akan hanya datang padaku hanya membahas masalah, tapi sudah solusi"


"Yah... Saat ini aku belum punya"


Toby yang melangkah dengan cepat segera berhenti sejenak. "Kamu begitu cepat mendapat solusi saat m3ngurus kasusku dengan Billy wang, bahkan kamu juga langsung punya alternative nama para calon istriku"

__ADS_1


Albert cuma bisa terdiam. Sulit menampik pendapat Toby saat pikirannya tidak jernih. Jelas - jelas kedua kasus ini sangat berbeda. Kasus Toby dan Billy wang tidak bersangkutan dengan nyawa. Tapi yang sekarang... Nyawa Toby adalah taruhannya.


Hanya satu kesalahan, maka Albert bisa berahir menjadi pembunuh Toby secara tidak langsung.


__ADS_2