TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Penasaran lagi


__ADS_3

"Kamu sudah lihat tekadku bukan?"


"Apakah aku boleh tahu alsannya...??" rasa penasaran Om Yoga terpancing "Kamu bisa mendapatkan wanita manapun saat ini, selain dia"


"kamu baru saja mengatakan selain dia bukan? Itu sudah cukup alasan buatku. Karena aku tidak ingin kata selain"


**


Jorge yang sedang mencuri dengar juga mulai penasaran dengan ketertarikan Rizal yang tak wajar. Tapi lebih dari itu.. Dia sangat terkejut bahwa pernikahan Toby dan Sandra bukan berlandaskan cinta seperti yang dia Kira.


Dan satu sisi lelaki jorge juga masih penasaran apakah Sandra pernah menaruh hati padanya?


Dia sangat yakin Sandra sudah tertarik padanya saat dia memutuskan untuk ke south africa. Tapi kenapa ketika dia kembali, justru dia sudah menikah dengan Toby.


Padahal di hitung beberapa kalipun, harusnya Sandra sudah dekat atau setidaknya mengenal Toby saat itu. Tapi tanda itu tidak juga dia temukan.


Jadi awal yang mana Toby dan Sandra memulai hububgan mereka.


Jorge mendesis sendiri dengan tatapan tetap fokus pada jalanan yang mulai perlahan sepi.

__ADS_1


"Apakah sebenarnya yang aku mau? Sudah jelas Sandra akan menjadi ibu dari anak Tobybdan mereka dalam pernikahan, tapi apakah mungkin sebenarnya itu adalah anak Rizal?" Jorge memukul jidatnya sendiri.


"Tidak mungkin Sandra tidak serendah itu.." Jorge menginjak gas lebih kencang, berharap segera mengahiri pikirannya dalam tidur lelapnya dalam malam yang semakin pekat.


*****


Wajah Toby yang dingin dan kaku nampak tersenyum ramah dalam layar kaca. Di dampingi seorang presenter dan juga managernya yang tak lain adalah Albert. Mereka menyapa para penggemarnya di... Jepang.


Benar... Gara - gara Nora dan Jody. Aku jadi terpaku berada di ruang tengah menyaksikan siaran langsung peluncuran single Toby yang kedua.


Bahkan Nora dan Jody repot - repot membeli Television Baru untuk mengisi ruang tengahku.


"Aku bukan teman yang egois.." Sambut Nora dengan bibir yang mencebik "Mana mungkin aku tidak mengajak Jody untuk melihat di mana idolanya tinggal, kita semua tahu berapa lama Jody sudah menjadi fans Toby"


"Karena itu seharusnya dia tidak masuk ke sini, Toby sangat menyukai privacynya dan lihat kelakuan Jody"


Kami serempak mengarahkan sepasang mata kami pada Jody yang sibuk selfie di beberapa spot rumah.


"Pastikan kamu tidak menggugahnya ke social media manapun, atau memberikannya pada reporter" Teriqk Nora pada temannya yang Norak "Ingat... Kamu sudah berjanji"

__ADS_1


"Iya... Tenang saja.." sahut Jody yang mulai menghampiri kami dengan tetap menatap layar ponselnya.


"Wah... Ternyata rumah kalian cukup mewah.


" Katanya kamu penggemar Toby.. Apa kamu tidak melihat house Tour rumah kami di awal pernikhanku "


" Sudah... "Jody menghempaskan tubuhnya di sebelahku denga tqtqpn langsung menuju layar kaca" Tqpi saat itu foto - fotomu belum ada di rumah ini, seperti yang ini... "Jody mulai mengarahkan Fotoku yang masih berambut dengan gaya Bob.


Aku jiga tidak tahu dari mana dan sejak kapan Toby memilikinya apalagi memajangnya.


" Seingatku ini potongan rambutmu saat baru masuk radio bukan? " Nora ikut berkomentar dengan mulut yang masih terisi buah cranberries kering.


"Hmm...." Aku malas berkomentar.


"ckckckkckf..." Keduanya berdecak heran "Ternyata kamu sangat pintar menyimpan rahasia" Komentar mereka bersamaan.


Uhf.... Bagaimana tidak pintar aku sendiri tidak tahu rahasia itu pernah ada. Yang paling aku ingat adalah ciuman pertama kami di lift dan sedikit memory di Gellery lukisan saat itu. Sisanya aku hanya mampu mengingat roller coaster kehidupan kami yang perlahan seolah berubah menjadi kisah Thriller.


Oh God...

__ADS_1


__ADS_2