TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Bab 8


__ADS_3

"Kau terlalu percaya diri, akan ku buat Hari-hari mu di kantor ini penuh makna, kau harus membayar mahal apa yang kau lakukan." Ucap Kenan.


"Heh, kau siapa?, Atasan ku, Manager, CEO, atau kau pemilik gedung ini " Ucapan di hati Clarisa begitu mengejek Kenan. tanpa ia tahu kalau Kenan salah satu yang telah ia gumam kan saat ini


Saat Pintu terbuka lift terbuka, Kenan keluar dari sana lebih dulu, lalu di ikuti Clara yang keluar dengan kaki yang terasa lemas.


Ia berfikir Kenan adalah pria mesum yang akan mencabik nya tadi di lif, tapi itu hanya Ancaman yang tak bisa Clara tebak.


Saat masih berdiri mematung di depan lift, Siska menghampiri Clara.


"Clar, kamu kemana sih, aku tungguin tahu gak dari tadi." Ucap Siska.


"Em Tadi...."


"Udah lah nanti aja, yuk kesana, udah di tungguin." Ajak Siska, Clara pun hanya mengikuti langkah Kaki Siska.


"Oh iya, Pak Kenan tadi sama kamu kan?." Tanya Siska.


"Kenan?."


"Iya, Bos Kita."


"Gak ada. Aku juga gak kenapa siapa Pak Kenan." Saut Clara.


"Itu laki-laki yang satu lift dengan kita, aku juga baru tahu tadi dari sekertaris nya, Mbak Fani." Ucap Siska.


"Apa?." Bak Di sambar petir pagi hari, Clara di kejut kan, kalau Kenan adalah laki-laki yang tadi, Dan dia adalah Bos nya.

__ADS_1


"Kenapa?." Tanya Siska Heran.


"Sis, Laki-laki yang tadi, yang kamu bilang bos kita, Itu laki-laki yang di club malam itu." Tutur Clarisa.


"Ha, Ngaco Lo Ya." Siska tak percaya, namun melihat wajah gelisah Clara Siska pun nyakin Clara mengatakan hal yang sebenarnya.


"Serius?." Tanya Siska lagi, Clara menganggukan kepala nya.


Siska lalu meminta Clara untuk tenang, ia nyakin kalau semua akan baik-baik saja, asal mereka bersikap baik.


Tok


Tok


Tok


"Silakan masuk " Fani yang membuka kan pintu.


"Makasih Mbak Fani."


Siska dan Clara masuk dan tampak Kenan sudah duduk di kursi nya dan benar, Kenan adalah Bos mereka, Pemilik Sean Group tempat Clara dan Siska akan magang.


"Selamat pagi Pak." Sapa Siska.


Kenan mengunakan tangan nya mengarahkan mereka untuk duduk tanpa mengatakan apa pun. Sebenarnya biasa nya Bukan Kenan lansung yang bertemu dengan anak magang, biasanya hanya lewat HRD, Namun untuk kali ini, Kenan sendiri yang meminta untuk lansung di pertemukan dengam Anak Magang, salah satu nya Clarisa yang menjadi target nya.


Clara pun tampak menundukkan kepala nya, tak berani melihat laki-laki yang ada di depan nya.

__ADS_1


"Kamu Siska."


"Iya Pak."


"Kamu saya tempat kan di visi A, Nanti Sekertaris saya Fani akan mengarahkan kamu."Ucap Kenan dengan tegas.


"Jadi kami lain divisi?." Tanya Siska.


"Apa Boleh pak, kami 1 divisi?." Tanya Siska mencoba memberanikan diri demi Clara.


"Ini Perusahaan, bukan pasar yang bisa di tawar-tawar." Ucap Kenan, Siska pun tak berani mengatakan apa pun lagi.


"Dan Kamu Clara Putri, Kamu akan stay disini menjadi sekertaris saya." Ucap Kenan Lagi.


Clara mengangkat kepala nya terkejut karena sekertaris saya Fani akan Cuti selama kalian magang di sini." Ucap Kenan.


"Baik Pak." Jawab Siska dan Clara


Kenan menatap Clara dengan perasaan sama, yaitu kesal.


Kenan lalu menatap Fani untuk membawa mereka Pergi, Fani lalu membawa mereka keluar, dan mulai mengajarkan Clara tentang tugas-tugas yang harus ia lakukan selama menjadi sekertaris Kenan.


"Udah Clar, aku nyakin Pak Kenan orang yang baik, Semangat ya." Ucap Siska sebelum ia pergi ke lantai lain ketempat divisi nya berada.


Claramembuang nafas gugup, ia menyakinkan diri nya kalau ia bisa melewati ini, dia tak melakukan kesalahan yang besar sekali, seharus nya Kenan tak akan membuat nya kesusahan selama magang.


Namun Menyakinan diri saja tidak cukup, Di hari pertama nya bekerja di Perusahaan Kenan, ia sudah di suguhi banyak kerjaan yang di berikan Fani pada nya. ia bahkan di suruh bolak balik mengfotokopi berkas yang seharus nya bisa ia kerjakan sekaligus, namun Kenan memberikan tidak lansung, hingga membuat ia harus bolak balik di mesin Fotokopi.

__ADS_1


__ADS_2