TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Bab 14


__ADS_3

Clara yang mendengar pun dengan muka kesal dan cemberut rasa nya ingin memaki laki-laki itu. namun ia masih ingat kalau Frank adalah Sahabat bos nya, dan ia pun mencoba menahan diri.


"Baik lah, ada apa?."Tanya Clara.


"Bisa kau tolong jemput Kenan di club, dia sedang mabuk berat dan aku harus pulang karena ada urusan mendesak." Tanya Frank.


"Engak bisa, ini sudah bukan jam kerjaku lagi." Jawab Clara dengan tegas. ia bahkan tak Sudi memberikan waktu nya secara percuma untuk bos seperti Kenan.


"Tolong lah Clara, hanya kau yang bisa membantu nya, kalau tidak, nanti dia akan dalam masalah kalau sampai wanita-wanita disana melakukan sesuatu pada nya, tolong ya Clara." Belum sempat Clara menjawab nya, Sambungan telefon Frank sudah di matikan, tanpa memberikan Clara kesempatan untuk kembali menolak.


"Benci....." Pekik Clara merasa kesal dengan Frank.


"Dia menganggu ku sepanjang waktu, kenapa mereka sangat menyebalkan, rasa nya aku ingin membanting ponsel ku ke wajah mereka." Gerutu Clara.

__ADS_1


Clara lalu duduk di sofa sejenak mengumpulkan niat nya untuk menjemput laki-laki itu di club. ingin rasa nya ia tidak pergi, tapi ia juga takut kalau besok ia akan kembali di kerjai oleh Kenan di kantor.


Clara lalu keluar dari kamar, mencari Ayah nya untuk di mintai tolong menemani nya ke club' malam, ia tak bisa membayangkan kalau ia harus bertemu dengan laki-laki hidung belang yang pernah mengejar nya, dan mungkin saja jika bertemu lagi, masih ada dendam pada Clara karena pernah menamparnya.


Namun mata nya menyusuri setiap sudut rumah, dan tak menemukan sosok ayah yang ia cari.


"Bi, Papa Mana?." Tanya Clara pada Pembantu rumah tangga.


"Bapak sama Ibu keluar non, kata nya Ibu lagi pingin makan terang bulan." Balas Bibi.


Clara lalu mengunakan mobil Ayah nya 1 lagi yang ada di bagasi.


•••

__ADS_1


Saat Sampai di depan Club malam itu, Clara melihat sejenak tempat yang pernah ia datangi dulu.


"Aku sudah tak ingin masuk kesini setelah bertemu sih om-om genit itu, bagaimana bisa mereka kembali memaksa ku untuk masuk."Gumam Clara.


Setelah mengumpulkan kenyakinan hati nya untuk masuk, Clara pun berjalan masuk dan berjalan keruangan yang pernah ia bertemu dengan Kenan dulu.


Benar saja, saat pintu terbuka, tampak Kenan terbaring tak sadarkan diri di sofa. "Pak, Pak Kenan." Clara mencolek Tubuh Kenan untuk sekedar menyadarkan laki-laki itu. namun Kenan hanya mengerakkan kecil tubuh nya.


"Bagaimana cara aku membawa nya pulang, apa Sahabat mu mengira aku ini super women." Ucap Clara dengan pede nya, karena ia tahu Kenan tak akan menyadari nya.


Ia lalu keluar dan meminta penjaga untuk membantu nya membawa Kenan sampai ke parkiran, sedikit memudahkan nya.


Saat berada di dalam mobil, Clara melihat wajah Bos nya itu dengan seksama, wajah yang sangat jarang mau ia lihat meski pun tampan, karena Clara lebih banyak menundukkan wajah tanpa berani menatap mata laki-laki itu.

__ADS_1


Jantung Clara tiba-tiba berdetak sangat cepat dan ia bisa merasakan nya saat mata nya melihat wajah laki-laki itu dengan begitu dekat. ia dengan cepat kembali pada posisi duduk nya menghadap depan. "Apa itu Clara kau tak boleh mengganggumu wajah tampan nya, dia itu Monster berwajah tampan." Clara mengingatkan diri nya untuk tidak seperti sebagian wanita yang mengangguk sosok bos nya itu.


__ADS_2