TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Interview 2


__ADS_3

Apakah kamu mau menunda hingga jantungmu memiliki alat bantu picu jantung, seperti ayahku, atau mungkin saat mulai depresi dan menyiksa keluargamu?"


"Aku tidak akan se menyedihkan itu.."


"Benar, karena aku tidak akan membiarkannya, anakku butuh ayah yang setidaknya selalu sadar"


"Well... Terserah"


****


Kepergian Toby ke Hongkong ahirnya terjadi, namun tidak ada satupun dari kami yang bisa mengantar ke bandara seperti keluarga normal.


Baik aku sebagai istrinya, ibunya atau ayahnya. Kami hanya melihatnya pada social media media online atau account para fans yang tersebar.


Meaki berpakaian rapi dari rumah, namun pada ahirnya Toby menggunakan Hodie hitam dan juga masker dan sesekali melambai pada kamera penggemar saat berjalan di sela para bodyguard yang mengawalnya.


*****


"Whoaargh.... " Pagi buta aku sudah terjaga karena mualnya perutku.


Hal ini sudah berlangsung setiap dini hari. Biasanya orang bilang ini adalah morning sick. Tapi, ini benar benar early morning, jam 4 subuh.


Bayi ini sepertinya mengikuti ritme kerja ayahnya.


" Apakah Toby sedang begadang di sana?"

__ADS_1


****''


Wawancara exclusive Toby dengan Majalah Precious Hongkong berjalan cukup lancar, hanya saja beberapa pertanyaan di luar list mulai di lontarkan. Tentu saja tentang pernikahan.


"Biasanya para Celebrity akan menunda peenikahan mereka selama masa popular mereka" Tanya reporter itu "Namun apakah ada alasan mendasar kenapa anda melakukan hal yang sebaliknya"


"Ehem..." Toby mengarahkan pandangannya tajam pada Albert yang berdiri tak jauh dari arah kamera.


Namun Albert berahir menggeleng dan mengangkat bahunya kemudian. Pertanda bahwa dia sama sekali tidak mengetahui soal pertanyaan itu.


"Begini..." Toby coba mengingat lagi tentang jawabannya di masa lalu, mengingat dia tidak mungkin memberi alasan yang berbeda bukan?


Tapi saat ini Toby sungguh merasa lelah, karena dia sangat sulit tidur nyenyak semalam, ini karena dia mencoba mwngikuti saran Sandra untuk mengurangi kosumsi alcohol.


'Sandra... Niatmu baik tapi kadang memang menyebalkan ' Umpatnya dalam hati.


"Aku tidak tahu harus menjawab pertanyaan ini nerapa kali lagi, aku juga tidak mengerti kenapa mereka sulit puas dwnga jawabanku yang sebelum - sebelumnya" Toby ckba mengukur waktu hingga dia sanggup menemukan jawaban yang tepat " Sebenarnya yang paling tepat dari semuanya adalah Cinta" Ahirnya itulah yang keluar.


"Aku adalah tipe laki - laki yang memberukan segalanya untuk cintaku, meski imageku lebih ke pada Bad boy. Tapi aku tidak pernah menjadi seorang playboy, meski itu di dalam acting sekalipun" Toby menjelaskan lebih. Dia berharap bisa mengulur waktu, agar tidak ada lebih banyak pertanyaan di luar list yang ada.


"Aku punya acting dalam jenis peran apapun, tapi untuk urusan wanita aku cukup sensitive. Mengingat aku cukup dekat dengan ibuku, dan aku adalah anak satu satunya" Toby masih melanjutkan jawabannya.


"Membuatku menghargai para wanita secara lebih, hingga aku tidak mampu menyakiti hati mereka meski hanya berpura - pura " penutupan yang cukup sempurna.


"Ternyata begitu rupanya, istrimu pasti sangat beruntung"

__ADS_1


"Mungkin sebaliknya, akulah yang beruntung. Karena menjadi istri untuk profesi sepertiku bukanlah hal mudah" Toby mencoba terus tersenyum meski dia mulai sebal dengan pertanyaan yang masih seputar istrinya.


"Benarkah?" Sang reporter memasang wajah penuh heran "Bukankah Wakah yang tampan, postur sempurna, jaminan financial yang tak di ragukan di tambah lagi dengan popularitas adalah dambaan kebanyakan wanita"


"Hmmm..." Toby kembali menghembuskan nafasnya perlahan. Sampai kapanpun sepertinya orang akan selalu tertarik dengan hal pribadinya tanpa cela.


"Mungkin begitu awalnya, Namun semua itu bukanlah hal yang murah. Maksudku bukan hal yang bisa di nilai secara angka" Toby memilih sejenak kalimat yang akan meluncur.


"Misalnya saja, bersamaku tidak akan bisa membuatnya bisa berjalan bersama di tempat umum dengan mudah, atau sekedar meneguk segelas kopi di coffee shop dengan menikmati pemandangan. Hal seperti itu sudah tidak mungkin kami lakukan"


"Ah... Benar juga, pasti banyak yang minta Foto atau sekedar tanda tangan"


"Kira - kira begitu" Toby meneguk isi botol mineralnya yang sisa setengah. Sekedar untuk mendinginkan emosi yang melanda di kepalanya.


"Jadi bagaimana kalian menghabiskan waktu bersama?"


"Tidak ada pilihan lain selain di rumah"


"Apakah karena itu kamu suka mengkoleksi furniture dari designer ternama"


"Ah.. Apakah rumor itu sudah sampai di Hongkong?"


"Tentu saja..!" Reporter itu tertawa renyah "Kami juga sudah menyediakan undangan special untukmu dalam pameran furniture designer du Hongkong tahun ini"


"Oh.. Wow That my pleasure. Thank you very much!"

__ADS_1


Ahirnya interview dibtutup dengan detail tentang Album Toby yang akan menjadi topik utama dalam mini ckncertnya di Hongkong saat inu.


__ADS_2