TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Buruk


__ADS_3

"Apakah kalian berdua ingin mengatakan sesuatu kepadanya? Andai saja dia menonton?" Samg presenter mengarahka tangannya pada Toby "Mungkin kamu lebih dulu?"


Toby menggeleng "Aku akan memgatakannya secara langsung saat kamera off"


"Benar.. Istri Toby tidak begitu suka namanya serjng di sebut di media" sahut Albert.


*****


Tapi kalian tak henti menyangkutpautkan aku sekak tadi. Dasar Celebrity. Mana yang asli atau settingan. Semua membingungkan.


***


"Tapi yang pasti...." Kalimat Toby menggantung dan meminta agar kamera menyorotnya "Sandra.. I will always love you"


****


Aku menarik nafas dalam - dalam... Meski aku dulu sempat berharap tidak pernah jadi istrimu dan sering berharap segera bercerai darimu. Tapi saat ini.. Entah hanya acting atau bukan, melihatmu mengatakan "Love you" dengan sepenuh hati seperti itu. Membuatku sulit melepaskanmu.


Meski terlambat, tapi aku sungguh cemburu. Karena traktiran pertamamu kepadaku justru nyasar ke Nora.


Well... I think I love you so.. Tob.. Uhf...


******


Tidak sesuai perkiraan, meski sambutan Album Toby cukup bagus. Bahkan sudah mengantongi list panjang pemesanan.

__ADS_1


Namun, demonstrasi mulai menjamur perlahan untuk penolakan pergelaran grand launching Album Music Toby yang akan di lakasanakan dengan konser pada awal pekan depan.


Salah satu kasus kali ini muncul dari salah satu anak perusahaan keluarga Toby, perusahaan itu sebenarnya baru saja di akusisi dalam setahun terahir. Namun kabarnya perusahaan itu dibsebut mangkir dari pembayaran hutang kepada salah satu bank ternama, meski sebenarnya hutang itu terjadi pada era pemilik sebelumnya. Proses gugatan antara keduanyapun berlangsung cukup sengit dipersidangan dan sejumlah media. Tentunya sangat gencar memberitakannya dengan membawa nama Toby yang merupakan putra tunggal pemiliknya.


"Nominal segitu pasti kecil untuk pengusaha yang memiliki kekayan ratusan trilyun apalagi anaknya adalah Celebrity ternama" Salah satu komen netizen.


"Apa salahnya tinggal membayar hutang, Suami dan istri sama saja. Apakah anaknya juga demikian?" Komentar yang lain.


Dan di saat berita cukup runyam. Sang pahlawan kesianganpun muncul. Siapa lagibkalau bukan sang niang kerok Rizal Adilokso.


"Kamu sungguh tidak mau menyerah padaku?" tanyanya lewat sambungan telpon pagi ini.


"Tidak sejengkal pun" jawab Toby tanpa ragu.


"Itu pun juga bukan urusanmu, Kenapa kamu tidak sibuk menjilat ketiak ayahmu saja? Karena begitu dia mengantongi posisi orang nomir satu, kamu bisa muncul sebagai salah satu pemilik asetnya"


"Sial.... Kamu terlalu ikut campur!!"


"Lihatlah... Siapa yang tidak tahu diri di antara kita?" api amarah mulai sedikit berkobar di matanya.


"Kamu tahu bahwa ayahmu tidak terlalu bersih, banyak hal kotor di swkitarmu Tob.."


"Aku rasa kita tidak jauh berbeda, hanya aku rasa aku lebih baik karena terlahir dari pernikahan yang sah.."


"Sial...!!!" Umpatan Rizal terdengar cukup lantang sebelum nada..

__ADS_1


Tuuuuuut.... Tuuuut... Tuuut...


Toby memandangi layar handphonenya "Semoga dia menggunakan antishock pada ponselnya" Toby kembali menyantap sarapannya.


"Apa ini tentangku lagi?" Tanyaku yang Sebenarnya agak sedikit takut menyela amarah Toby.


"Salah satunya, tapi...." Toby mulai menatapku dengan tanya yang sulit kutebak "Kenapa harus kamu"


Aku juga berfikir serupa sebenarnya, kenapa Rizal harus muncul di hadapanku saat ini.


"Kenapa tidak langsung saja kepada tujuannya? Dan kenapa keluarga yang lain tidak menghentikannya?" Toby masih mamakukan sorot itu padaku, yang mungkin terlihat bodoh karena tidak memahami semua yang di katakannya.


"Benar..." Aku hanya mendesis dan kembali membelah omlette di piringku.


Brak..!!!


Kali ini ponsel Toby yang jatuh. Reflek akupun segera kembali mengarahkan manikku padanya.


Wajah Toby menegang dengan tangan yang bergetar.


"Are you Ok..?"


Toby tersenyum penuh kecewa.


"Hanya komentar buruk lainnya" jawabnya dingin.

__ADS_1


__ADS_2