TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Bab 19


__ADS_3

"Apa yang kau lakukan, kau menelpon nya wanita itu untuk menjemput ku, kau membuat ku dalam masalah." Tanya Kenan dengan kesal nya pada Frank dan Fandi.


"Aku tidak melakukan nya, itu Frank." Balas Fandi.


"Hei, aku lakukan juga demi kau, Kalau aku tak meminta Clara yang menjemput mu, kau mungkin akan masuk ke pelukan para wanita-wanita malam disana. lagian aku sudah mabuk berat, tak mungkin aku mabuk dan menopang orang mabuk." Tutur Frank sembari tersenyum melihat sahabat nya yang begitu dilema.


"Kau selalu punya jawaban untuk mengeles." Balas Kenan.


"Dan aku punya banyak cara untuk mengajarkan mu, agar jatuh cinta pada Clara."Saut Frank.


"Itu tidak akan pernah terjadi." Ucap Kenan membuat Fandi dan Frank bertanya satu sama lain di dalam hati.


"Maksud mu Ken?, kau tak ingin menikahi wanita itu?." Tanya Fandi.


"Iya, Aku akan lakukan segala cara untuk tidak menikah dengan nya, dan dia harus mau ikut cara ku juga." Kenan mengambil segelas bir dan meneguk nya.


Fandi dan Frank mengeleng kepala, mencoba membaca rencana apa yang di pikirkan oleh Kenan saat ini untuk membatalkan pernikahan mereka.

__ADS_1


•••


Pagi - pagi sekali.


Kenan berangkat ke kantor nya, bukan karena ia ingin bekerja, tapi ia ingin menemukan Clara dan berbicara dengan nya. Namun saat ia sampai di depan ruangan nya, ia tak menemukan Clara ada di meja kerja nya.


"Kemana Wanita itu." Gumam Kenan Kesal.


Kenan lalu menanyakan Clara pada Staf yang lewat, Para Staf mengatakan kalau Clara tidak masuk ke kantor hari ini. Kenan lalu kembali kesal Memikirkan Clara yang tak ada di saat butuh.


Sejenak ia berfikir. "Kenapa tidak terpikirkan." Kenan mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi Clara. Clara yang tengah duduk di taman kampus melihat Telefon Kenan dan hanya mengabaikan nya.


Mendengar saran sahabat nya itu, Clara pun mengangkat telefon dari Kenan. meski begitu lama baru di angkat, Kenan merasa agak lega.


"Aku ingin bicara dengan mu, Temui aku sekarang di Cafe A." Ucap Kenan dengan suara tegas nya.


"Saya sedang tak ingin bertemu denganmu." Jawab Clara.

__ADS_1


"Jika kau ingin pernikahan ini bisa batal, maka temui aku sekarang." Ucap Kenan. kedua mata Clara melebar bingung, ia melihat sahabat nya sesaat setelah Kenan menutup telefon nya.


•••


Meski sebenarnya tak ingin datang, Clara pun tetap datang ke tempat yang di minta Kenan, ia tahu mereka berdua sama-sama tak menginginkan hal ini akan terjadi.


Kedua nya duduk saling berhadapan, begitu canggung hingga kedua bingung harus memulai pembicaraan dari mana.


"Ayah ku mengatakan kita akan menikah dalam waktu dekat." Ucap Kenan memulai pembicaraan.


"Kau tak ingin menikahkan?." Tanya Kenan, Hening, tidak ada jawaban yang keluar dari dari mulut Clara.


Kenan membuang nafas. "Aku mengajak mu bertemu untuk berbicara." Kenan kesal menatap tajam Clara.


Clara mengangkat wajah nya dan menatap lansung ke Kenan.


"Iya, Aku masih ingin kuliah, tapi Papa ku...." Jawab Clara dengan suara pelan tak bersemangat.

__ADS_1


"Kalau begitu, kau pergi saja dari rumah, dengan mengancam seperti itu, bukan kah mungkin Ayah mu akan membatalkan nya. Aku akan membantu mu, menyediakan tempat tinggal dan kebutuhan mu selama kau meninggalkan rumah." Kenan menatap Clara dengan Serius, begitu pun Clara yang mendengar begitu serius.


Clara merasa sedikit lega karena Kenan juga setuju untuk tidak menikah, dan saran dari laki-laki di depan nya juga tidak begitu buruk.


__ADS_2