
Saat jam makan siang tiba.
Siska dan Claraa makan di kantin Kantor itu, Clara pun mencurahkan kekesalan nya pada Siska, menceritakan kan bagaimana Kenan mengerjai nya.
"Kau tahu Sis, aku rasa ingin mencoret wajah Pak Kenan dengan lipstik ku, dia sangat menyebalkan, aku tahu dia sengaja mengerjai ku." Clara mengumpat tanpa henti.
Siska yang tadi antusias mendengarkan seketika mata nya membulat besar saat ia melihat Kenan ada di belakang Clara, Ia pun mengunakan mata nya mengisyaratkan Clara untuk menoleh.
"Nyebelin banget kan laki-laki kayak gitu. " Clara melihat heran mata Siska.
"Kamu dengar gak sih sis, aku cerita, aku tahu deh kamu pasti enak di divisi yang lain." Lanjut Clara.
"Itu, di sebelah mu ada pak Kenan." Ucap Siska dengan pelan.
"Pak Kenan?." "What, ssttt." Clara membeku seketika, ia menutup mata nya sebelum akhir nya ia kembali membuka mata dan menoleh.
"Pak Kenan. Mau makan bareng pak." Kata Clara dengan ragu-ragu. ia tahu ia dalam masalah saat ini.
"Kalau kau sudah selesai, segera keruangan ku." Ucap Kenan dan berlalu pergi.
Kenan Pergi, Clara menghela nafas tak bersemangat. "Kenapa gak bilang sih Sis." Ucap Clara tak bersemangat.
"Aku juga baru liat." Balas Siska.
__ADS_1
"Ya udah dech, balik yuk." Clara sudah pasrah dengan apa yang akan Kenan lakukan pada nya saat ini.
Clara sampai di depan ruangan Kenan. " Apa dia mendengar semua omongan ku tadi tentang diri nya?." Tanya Clara pada dirinya sendiri.
"Ah Semoga saja tidak." Gumam nya lagi. ia pun mencoba untuk menyingkirkan kegugupan nya dengan membuang nafas berat, namun rasa gugup tak kunjung hilang.
Tok
Tok
Tok
"Masuk." Sautan dari dalam, Clara perlahan membuka pintu itu dan berjalan masuk.
"Siapkan berkas yang di ajarkan Fani pada mu, aku ingin kau menyelesaikan mengetik nya hari ini, Lembur bila perlu." Ucap Kenan.
Clara melihat jam tangan nya yang akan menunjukkan pukul 1, Sementara kerjaan nya begitu banyak. Apa bisa di selesaikan hari ini, itu yang ada di pikir Clara saat ini.
"Kenapa masih diam saja?, tidak masalah kalau kau ingin pulang tengah malam"Kata Kenan.
"Iya Pak, saya akan segera selesaikan." Jawab Clara dengan cepat, ia menundukkan kepala nya dan berjalan keluar menuju ke meja kerja nya.
Kenan tersenyum dingin melihat Clara berlalu pergi.
__ADS_1
•••
Clara melihat satu demi satu para staf mulai pulang, Hanya tersisa beberapa yang masih berkerja lembur, membuat Clara merasa sedikit lebih tenang karena ia tidak sendiri.
Dering Telefon berbunyi.
"Iya Bi."
"Hai Clar, Udah pulang kerja belum?." Tanya Abian.
"Belum Bi, Mungkin sebentar lagi." Jawab Abian. Abian Melihat pergelangan tangan nya, Jam menunjukkan pukul 6 sore.
"Kamu magang dimana?, Aku jemput ya."
"Gak Bi, Makasih ya, nanti aku di jemput Papa." Balas Clara.
"Em." Abian Ingin berbicara lagi namun Clara menahan nya.
"Bi, Aku lagi sibuk, udah dulu ya, Bye Bi" Clara mematikan sambungan telefon sebelum Abian bisa berkata kata lagi. karena ia sangat ingin segera menyelesaikan kerjaan nya dan bisa segera pulang.
Abian membuang nafas berat, lagi dan lagi Clara menghindari nya.
"Sulit banget sih Miliki kamu Clara." Gumam Abian sendu.
__ADS_1
•••