TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Berita 2


__ADS_3

"Memang ada?"


"Benar... Tulisannya untuk staff berita pagi yang paling cantik" Jody mencoba mengkonfirmasi dengan Nora "Benar kan?"


"Iya.." jawab Nora penuh percaya diri.


Itu memang tidak salah alamat, nora memang paling cantik dalam team kami. Kulitnya putih dan bersih, berambut coklat dan indah. Serta sexy tentunya. Hanya saja dia tidak memiliki suara yang bagus sepertiku. Dan suaranya tidak pernah mengudara.


Jadi.... Toby tidak bohong? Soal awal dia tertarik padaku.


***


Beberapa tahun sebelumnya.


Mobil yang di tumpangi Toby melaju ringan di jalanan aspal yang mulai basah tersapu gerimis pagi.


"Selamat pagi pendengar Suara Panorama FM dimanapun anda berada// Jumpa lagi dengan saya/ Sandra/ dalam Suara Panorama News Pagi/ Sejumlah berita hangat telah kami siapkan untuk anda pagi ini/ diantaranya/ Bupati Mentawai minta warga awasi peredaran miras di pemukiman/ Kongres AS berikan penghargaan untuk Muhammad Yunus// dan Simpati para atlet untuk korbanledakan di Boston Marathon//"


" Suara Baru...??? "Toby mengkonfirmasi suara yang menurutnya asing saat itu.


" Kira - kira baru dua bulan " Albert mulai menaikkan volume radio mobilnya." tertarik? "


" Dia punya penekanan dan artikulasi yang bagus "Toby terus menulis beberapa kata di buku liriknya." Juga terkesan sangat tenang "


" Aku juga berfikir begitu, dia lebih baik dari penyiar sebelumnya "


" Ah... Yeah, suaranya terkesan masih muda " Toby memghentikan penanya. Dan merenung sejenak." Apakah aku punya lagu dengan unsur perempuan?"


Albert pun ikut melayangkan pikirannya pada deretan lagu yang sudah di buat Toby.


" Mungkin aku salah, tapi sepertinya kamu belum punya" tegas albert yang hampir yakin 75% akan pernyataannya.

__ADS_1


Toby mulai mendekatkan telinganya pada radio mobil yang masih berkumandang. Tapi...


Sudah berahir...


"Dia hanya siaran satu jam setiap pagi"


"Ah... Ok.." Toby kembali pada buku liriknya.


"Kopi..?" Tawar Albert yang berencana berhwnti sejenak untuk memesan kopi di kedai kopi yang berjarak sekitar 100meter lagi.


"Vanilla latte" Jawab Toby tanpa mengalihkan pandang pada bukunya.


**


"Kita bisa memesan Online?" Tanya Toby ketika mendapati logo application delivery pada cup coffenya.


"Semuanya sekarang bisa di beli Online" Jawab Albert yang menyesap sepeetiga kopinya sebelum melanjutkan peejalanan mereka ke lokasi shooting.


Sejak itu, dua gelas kopi selalu mendarat untuk team siaran pagi, dengan catatan :


Jody yang menyambut sepasang kopi capuccino dan black coffe hangat meja receptionist. Segera menawarkan diri untuk membawanya ke lantai tiga tempay studia mereka berada.


"Biar aku yang bawa..."


"Terimakasih mas Jody" sambut stephanie dengan senyum ramah khas receptionist pada umumnya.


"Siiiip..." Jody segera melangkah menuju lift dan berlabuh pada lantai tiga.


***


"Nih... Buat kamu " Ujar Jody yang langsung menuju meja Nora. "Cie.. Yang udah dapat fans" lanjutnya dengan nada meledek

__ADS_1


Nora yang sedang serius memeriksa naskah, segera memgamati buah tangan Jody. "Yakin... Buat aku"


"Cuma dua orang perempuan di team kita"


"Jadi artinya aku jelek nih?" Sanggahku yang langsung nimbrung di antara dua temanku.


"Kalau kamu tidak secantik Nora, buka berarti kamu jelek" Jody meringis menatap kedatanganku.


"Iyalah... Susah kalau udah saingan sama ras campuran Caucasians gini. Keturunan melanosoid authentic tersingkir" Candaku sambil terkekeh.


" Yah mau gimana emang aku datang paling awal soal pembagian kecantikan" Sambung Nora, yang segera mengambil kopi capuccino.


"Tapi pembagian suara kamu yang telat, kelamaan sih ngantri cantik. Jadi suaraku yang lebih sexy" Balasku yang segera menyambut sodoran naskah dari Nora.


"Udah Rejeki masing - masing kali ye..." Jodypun menyahut " yah... Yang satunya mau aku embat, tapi cuma black coffee"


"Sandra nih... Yang sukanya kopi pahit" Nora segera memindahkan cup back coffee yang mulau hangat ke arah mejaku.


"Yang reject - reject kasih ke aku, biar aku embat semuanya"


"Rejectan boyfriend - ku mau nggak?" Canda Nora.


"Ogah... Bekas kamu biasanya setengah binatang"


"Anjing...!!!" Umpat Nora.


"Tuh kan... Anjing mau di kasih ke aku.." Aku mencebik sejenak. Sebelum segera melaju memasuki studio siaran untuk bersiap membawakan berita pukul enam pagi.


****'


Selamat pagi para pendengar setia Radio Panorama News// Pagi ini / seperti biasa /  bersama saya Sandra akan menemani aktivitas anda // Tetap semangat dan optimis / karena pagi ini matahari bersinar lebih cerah //

__ADS_1


Baik / mengawali berita pagi ini / ada hal yang hangat tentunya yang akan kami informasikan kepada pendengar // 


*****


__ADS_2