TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Bab 25


__ADS_3

Di kantor Kenan.


Ia duduk tak konsen memikirkan apa yang harus ia lakukan dengan Clara, apa ia harus meminta nya pulang karena ayah nya sedang sakit bahkan kabar terakhir yang ia dengar kalau Ayah Clara di larikan ke rumah sakit, atau membiarkan nya tetap disana dan pura-pura tidak tahu apa-apa.


Tiba-tiba pikiran Kenan tentang Clara teralihkan saat ia melihat kedatangan Fandi ke kantor nya.


"Melamun saja, apa yang kau pikirkan." Ucap Fandi sembari duduk di kursi berhadapan dengan Kenan. Kenan tersenyum kecil saja, menyembunyikan kekhawatiran nya saat ini tentang Clara.


"Ada apa?." Tanya Kenan.


"Hanya ingin mengajak mu makan siang." Ucap Fandi.


Sejenak berfikir, Kenan lalu berkata. "Aku sedang tak nafsu untuk makan." Ucap Kenan tak bergairah.


"Memikirkan Clara yang pergi dari rumah?, kau sungguh khawatir pada nya?, kau serius ingin menikah dengan nya?." Fandi memberikan beberapa pertanyaan yang tentu saja tidak sesuai dengan yang Kenan ingin kan.


"Tidak, tidak sama sekali, kalau aku menginginkan nya aku tak akan membantu nya."Ucap Kenan.


Kenan hampir mengatakan kalau ia membantu Clara pergi, namun segera ia teringat dan menghentikan kalimat itu.


"Membantu nya?." Tanya Fandi heran.

__ADS_1


"Hm,." Kenan mendehem salah tingkah.


"Ayo kita cari makan saja, tiba-tiba kurasa, aku lapar." Ucap Kenan mengalihkan pembicaraan.


"Baiklah." Balas Fandi.


Di kantin. kedua nya duduk saling berhadapan, Fandi memandang Kenan dengan serius.


"Ken, Kau tahu kan kabar Clara kabur dari rumah?." Tanya Fandi.


"Iya."


"Iya, aku baru mendengar kabar nya tadi." balas Kenan yang bingung ia harus menjawab apa.


"Kau sudah menjenguk nya?." Tanya Fandi, Kenan kini mengeleng tanpa menjawab.


"Aku khawatir Clara tak akan melihat ayah nya untuk terakhir kali nya, aku dengar dari ayah mu kalau kondisi nya sangat buruk." Tutur Fandi, menghela nafas memikirkan hal seperti ini membuat nya sesak.


"Boleh kah tidak membahas ini hari ini?." Tanya Kenan yang bimbang di tambah obrolan ini tentu membuat nya semakin tak karuan saat ini.


"Bukan karena Sofia kan kau tidak menerima kehadiran Clara dalam hidup mu?." Pertanyaan yang tak menyangka akan di dengar Kenan dari mulut Fandi yang biasanya lebih tidak ingin membalas masa lalu Kenan.

__ADS_1


"Kau tahu aku mencintai nya kan?."


"Tapi dia tidak tahu kapan akan kembali, bahkan mungkin saja nanti dia kembali, dia sudah memiliki yang lain." Ucap Fandi.


"Kau tidak tahu apa-apa, jangan berandai-andai." Ucap Kenan menepis pikiran jelek Fandi.


"Tapi kau juga jangan terlalu banyak berharap." Kata Fandi menutup obrolan mereka, karena Kenan memiliki tak menjawab Fandi tentang hal ini.


•••


Di rumah Clara duduk melamun merindukan ayah dan ibu nya, ia pun mengscoll ponsel nya dan melihat foto kebersamaan mereka. namun ia tak berdaya, ia hanya bisa menunggu kabar kalau pernikahan akan di batalkan ayah nya. entah kapan, bahkan ia tidak tahu kalau ayah nya tengah terbaring di rumah sakit.


•••


Di rumah sakit


Bu Joya menatap nya suami nya dengan sedih, tampak di sana ada Pak Broto yang datang menjenguk nya bersama Istri nya.


"Aku nyakin kau akan sembuh." Ucap Pak Broto.


"Iya." Jawab Pak Nanda yang suara nya terdengar sangat berat.

__ADS_1


__ADS_2