TERJEBAK Pernikahan

TERJEBAK Pernikahan
Bab 13


__ADS_3

kenan yang seperti biasa ketika di pertanyakan oleh ayah nya kapan akan menikah pun mengajak Frank dan Fandi ke club' tempat biasa kedua berkumpul. Karena ia merasa club' tempat paling nyaman untuk ia pergi.


"Hei Ken." Sapa Fandi dan Frank yang datang berbarengan.


"Kau tampak nya sedang ada masalah, ada apa?." Tanya Fandi.


"Papa ku." balas Kenan.


Frank tertawa mendengar jawaban singkat Kenan, ia sudah tahu apa yang sedang menjadi masalah sahabat nya satu ini.


"Aku sudah katakan pada mu, Kau harus segera mencari Istri, kalau tidak, kau akan terus didesak untuk menikah." Ucap Frank.


"Kau kira menikah itu mudah."


"Disini banyak wanita-wanita cantik dan seksi, dan bahkan diluar sana kalau kau ingin, kau bisa mendapatkan nya dengan muda." Ucap Frank tersenyum nakal.


"Memilih istri bukan seperti memilih barang." Ucap Fandi.


"Tapi kalau tidak memilih bukan kah lebih tidak nyaman karena terus di desak, lagian Umur mu kepala 3 juga sudah cukup untuk menikah." Ucap Frank lagi.


"Aku hanya ingin minum dengan kalian, tak ingin membahas ini." Ucap Kenan.

__ADS_1


"Iya-iya, baik lah." Balas Frank sembari menuangkan bir ke dalam gelas nya.


•••


Di kantor.


Clara yang melihat jam tangan pukul 5 sore, kerjaan nya pun telah selesai pun lekas mengemasi barang-barang nya untuk segera pulang.


"Kemana dia pergi, dia belum kembali sampai sekarang?." Clara menanyakan tentang Kenan pada diri nya sendiri.


"Ah, tapi sudah lah, buat apa mikirin pria itu, lebih baik aku segera pulang, sering-sering lah dia tak ada disini, jadi aku bisa pulang awal." Batin Clara begitu senang.


"Sudah, untuk Pak Kenan tak ada disini, kalau dia ada disini, aku pasti pulang malam lagi." Dengan membuang nafas lega, Clara mengajak Siska berjalan keluar dari kantor.


"Kau ini, kalau di dengar lagi, kau akan di kerjai lagi oleh nya." Siska menyenggol Clara sembari mengingatkan Sahabat nya untuk tidak lagi melakukan kesalahan yang sama.


"Ha ha ha. Iya..." Balas Clara tertawa.


•••


Jam Menunjukan pukul 7 malam.

__ADS_1


Clara yang tengah berbaring membaca Novel kesukaan nya di kamar nya, teralihkan saat ponsel Clara berbunyi.


"Nomor siapa ini?." Clara merasa ia tak mengenali nomor yang menelepon nya, ia lalu menyimpan ponsel nya di samping nya tanpa menjawab nya. Ia pun kembali akan membaca novel nya, namun kembali ponsel nya kembali berbunyi, Clara menghela nafas kesal karena suara telefon itu menganggu waktu bersantai nya.


"Uchhh siapa sih telfon malam-malam." Batin Clara.


"Iya Hallo." Mengangkat dengan rasa tidak ikhlas, karena tak ingin terus berbunyi.


"Hallo, Clara." Suara laki-laki terdengar berat dan Tegas menjawab telefon nya.


"Ini Siapa?."


"Ini Frank."


Clara membulat kan mata nya, terkejut bagaimana Frank bisa tahu nomor nya dan untuk apa menghubungi nya malam-malam.


"Kamu dapat nomor ku dari mana?." Tanya Clara penuh selidik.


"Aku juga tahu dimana rumah mu." Ucap Frank.


Clara yang mendengar pun dengan muka kesal dan cemberut rasa nya ingin memaki laki-laki itu. namun ia masih ingat kalau Frank adalah Sahabat bos nya, dan ia pun mencoba menahan diri.

__ADS_1


__ADS_2