Uta & Alber [END]

Uta & Alber [END]
114. Merasa Aneh


__ADS_3

Author POV


Alber bangun tidur subuh seperti biasa, dengan senyum cerah. Ia menoleh ke samping, dan melihat cookies miliknya pemberian dari Uta. Senyumnya makin lebar diwajahnya, karena ia merasa berbunga bunga. Meskipun belum tau ada jalan atau tidak untuk merebut hati Uta, yang jelas mood sudah tak galau lagi seperti kemarin.


Alber bangkit dari tidur dan bergegas wudhu ke kamar mandi, untuk menunaikan sholat subuh. Selesai sholat ia memilih langsung berolahraga. Mulai dari stretching kemudian lanjut lari di treadmill. Alber juga berolahraga, dengan alat-alat fitness yang sangat lengkap di ruang gym rumahnya.


Sekitar satu setengah jam, keringat sudah mengucur deras membasahi sekujur tubuhnya. Rasa-rasa tak nyaman akibat keringat, perlahan mulai singgah. Ia memilih melakukan pendinginan tubuhnya, sebelum nanti diguyur air saat mandi.


Menurut beberapa sumber, saat seseorang berolahraga, kerja jantung menjadi lebih ekstra guna mengalirkan darah dan oksigen keseluruh tubuh. Oleh karena itu, kondisi pembuluh darah cenderung melebar, sebagai kompensasi tubuh atas kerja jantung yang meningkat.


Karenanya, amat disarankan untuk melakukan pendinginan ataupun rehat sejenak, sebelum tubuh berinteraksi langsung dengan air. Memberikan waktu untuk pembuluh darah kembali ke kondisi semula, sebelum olahraga terjadi. Salah satu dampak baiknya adalah, terhindar dari kagetnya si jantung, alias terhindar dari serangan jantung.


Sekitar jam 9 Alber turun dan mencari patner Tom and Jerrynya. Putri terlihat bermain dengan Lele, ditemani Bunda dan Halanya. Bunda Putri tiba dirumah kemarin, sekitar jam 9 malam. Bunda Putri senin sampai dengan Jumat berkantor di Jakarta, lebih tepatnya di perusahaan mendiang suaminya. Sedangkan Sabtu Minggu beliau akan mengecek kantor cabang, yang berada diluar kota sekaligus melihat progres proyek.


Alber yang tadi ingin merecoki Putri, mendadak tak jadi karena senang melihat bocah kecil itu, menghabiskan waktu dengan Bundanya. Meski Ayahnya sudah tak ada, tapi Putri tak pernah kekurangan kasih sayang. Limpahan kasih sayang selalu tercurah dari orang sekitarnya. Alber memilih sarapan saja, mengganti energinya yang sudah terbakar saat olahraga tadi.


"Yabel lagi apa?" Tanya Putri mendatangi Alber yang duduk duduk di sofa. Bocah itu bahkan mencium pipi Yabernya tanpa diminta, membuat Alber tersenyum.


"Udah, main sama Bunda?" Tanya Alber yang sedang mode santai. Maklumlah, perut kalau sudah terisi, memang paling enak leyeh-leyeh. Ditambah sekolah libur. Lengkaplah sudah.


"Ehm .. Bundanya Putli mau pelgi meeting dulu." Bocah itu mengangguk-angguk kepala. Tak lupa ia menyertakan alasan kenapa bermainnya sudahan. Wajar memang, sebab hari Senin adalah hari padat. Sesantai-santainya orang yang bekerja, mustahil menjalankan definisi santai sesungguhnya.


"Oh ya? Kok sama sih? Annem Babamnya Yaber juga meeting. Kenapa ya?" Ujar Alber dengan ekspresi dibuat, seolah-olah sedang bingung. Putri yang melihat itu otomatis ikut berpikir.

__ADS_1


"Sepeltinya olang-olang dewasa semuanya halus meeting." Katanya dengan yakin, menyimpulkan segalanya.


"Yaber juga orang dewasa, kenapa Yaber gak meeting?" Ujar Alber pada Putri lagi. Percakapan spontan yang mengalir pagi ini.


"Soalnya Yabel gak tellalu dewasa." Jegerrrrr ... Putri menjawab dengan polosnya.


"Heeeaahhh ..." Mendengar itu Alber hanya bisa menarik nafas panjang.


Mulai.*Alber.


Tom and Jerry yang tak jadi Perang dunia, kini menghabiskan waktu dengan selonjoran di sofa, sambil menonton film di NeyDis Plus. Tak lupa ditemani palm cheese cookies yang ia dapat semalam. Sebenarnya Alber tak rela cookies ini habis terlalu cepat, mengingat semalam sudah sisa setengah toples.


Tapi Putri request, ingin nonton ditemani cookies Uta itu. Jadilah Alber mengalah dengan syarat, ia berhak memilih judul film yang di tonton. Kesepakatan pun terjadi. Kali ini film yang jadi pilihan Alber adalah sekuel keempat film Thor, Love and Thunder.


Sebelumnya, Alber sudah menonton sekuel pertama sampe dengan yang ketiga. Film pertama dari serial Thor ini tayang tahun 2011, mengisahkan tentang seorang Raja Asgard bernama Odin yang berperang melawan Frost Giants dan pemimpin mereka, Laufey.


Anak Odin, Thor, telah bersiap untuk naik takhta sebagai Raja Asgard, namun hal tersebut menjadi kacau saat Frost Giants mengambil sebuah peti mati. Atas perintah dari ayahnya, Thor pun pergi ke Jotunheim untuk berperang melawan Laufey dengan didampingi oleh adiknya yang bernama Loki.


Sementara serial keduanya rilis tahun 2013, berjudul Thor: The Dark World. Serial ini bercerita dengan fokus pada kilas balik, dari perjalanan kakek Thor bernama Bor, beberapa ribu tahun yang lalu. Kala itu, Bor harus berperang melawan Malekith, yang merupakan pemimpin dari kerajaan Dark Elf.


Malekith dan pasukannya, memiliki misi untuk menghancurkan sembilan alam semesta dengan mengandalkan senjata yang bernama Aether. Dengan perlawanan yang sengit, akhirnya Bor pun dapat mengalahkan Malekith dan segera menyembunyikan Aether, dari dunia asal Dark Elf.


Sekuel terakhir yang Alber ikuti, berjudul Thor: Ragnarok yang mendarat di bioskop tahun 2017. Thor: Ragnarok ini berlatar waktu setelah film The Avengers: Age of Ultron.

__ADS_1


Kala itu, Thor sedang dipenjara oleh Surtur, sang iblis api. Surtur memberitahu Thor mengenai Ragnarok dan ayahnya, yang tidak lagi berada di Asgard.


Setelah percakapan tersebut, akhirnya Thor dan Surtur bertarung secara sengit, hingga akhirnya Thor memenangkan pertarungan dan membawa mahkota Surtur ke Asgard.


Nah serial paling baru inilah yang sedang ia saksikan, ditemani Putri yang sibuk melahap cookies di sampingnya. Thor: Love and Thunder yang tayang pertengahan tahun 2022 ini, bercerita tentang Thor yang memutuskan untuk rehat sejenak dari urusan politik dan pemerintahan di Asgard. Hal tersebut membuat King Valkyrie, naik takhta menjadi raja Asgard menggantikan Thor.


Thor yang sedang memulihkan diri kemudian terganggu dengan kedatangan Gorr the God Butcher, yang merupakan seorang pembunuh antar galaksi. Untuk itu, Thor pun akhirnya meminta bantuan Valkyrie, Korg, dan mantan kekasihnya, Jane Foster, untuk menumpaskan Gorr the God Butcher.


Setengah film terputar, toples sudah kosong karena cookies telah berpindah ke perut mereka. Saat ini mereka berdua berubah posisi jadi tidur-tiduran, layaknya kaum rebahan. Tersisa Alber yang mengikuti film itu sampai habis, sementara Putri semenjak cookies habis, sudah tak peduli dengan jalannya cerita.


"Kenapa? Putri bosan yah?" Setelah Film habis, Alber yang sedari tadi sesekali melirik kearah Putri bertanya, karena tau bocah itu bosan.


"Ehm ..." Jawab bocah kecil itu singkat. Di anggukkannya kepala, untuk menebalkan ucapannya.


"Coba cerita sama Yaber, bosannya gimana?" Ucapnya kemudian. Ia yang tadi berbaring telentang, berubah posisi jadi tengkurap menghadap sepupu kecilnya, tanda siap menyimak.


"Yabel .. Putli bukan bosan, tapi Putli lagi melasa aneh." Jelas Putri ambigu.


"Aneh? Maksudnya?" Tanya Alber. Ia harus sabar mengorek informasi hati Putri.


Bersambung .............


_____________ Z _____________

__ADS_1



ZEROIND


__ADS_2