![Uta & Alber [END]](https://asset.asean.biz.id/uta---alber--end-.webp)
Author POV
"Kalian berdua disini ternyata." Ucap Ayleen yang menghampiri Uta dan Alber.
"Hai Ta." Ujar Ayleen, tersenyum kepada Uta sembari berjalan cantik mendekat ke Alber.
"Hai." Sapa balik Uta agak kikuk, dengan berusaha tersenyum juga pada Ayleen. Matanya tak henti mengikuti kemana Ayleen berjalan. Termasuk saat Ayleen berhenti, tepat di samping Alber yang masih berdiri di tempatnya. Tangan cantik Ayleen, dengan anggun menyentuh lengan kekar Alber, yang masih terdiam kecewa.
"Oh iya Ber, aku lihat pengumuman, kita sekelas loh. Karena hari ini, hari pertama aku masuk Z1, please kamu bantu tunjukin aku ya, kelas kita di mana." Ucap Ayleen menatap mesra seorang Alber. Senyum indah yang terukir di wajahnya, tak pernah pudar.
Alber yang menatap sedih Uta, hanya diam dan tak bereaksi apa-apa saat Ayleen memegang lengannya. Kenyataan mereka sudah tak lagi jadi teman sebangku, ditambah lagi melihat reaksi Uta yang melempar senyum pada Ayleen, membuat Alber berpikir, jalan mendapatkan hati Uta sepertinya semakin mustahil.
__ADS_1
Alber yang tak kunjung menanggapi pernyataan Ayleen barusan, membuat gadis cantik yang sudah berseragam Z1 itu, menebar pesonanya ke siswa-siswi di sekitar mereka. Mereka kepo akan apa yang sedang terjadi. Ia yang memang suka menjadi pusat perhatian, tentu tak akan melewatkan kesempatan ini.
Ditambah lagi, saat ini posisinya begitu menguntungkan. Ia yang berada di samping Alber, sembari memegang lengan kokoh laki-laki itu, membuat orang-orang kemungkinan besar akan berpikir, mereka berdua adalah sepasang kekasih.
Sengaja ia tampilkan tatapan jatuh cinta untuk Alber, dari dua bola matanya yang indah. Meski tatapan Alber lurus memandang Uta, alias tak sama sekali merespon tatapan Ayleen, tetap saja posisi mereka yang berdekatan, sangat bisa membuat orang salah paham.
Dan hal itu langsung terbukti. Banyak siswa-siswi Z1 yang sedari tadi berlalu lalang hendak ke lapangan, sengaja memperlambat langkahnya, bahkan sengaja berhenti dan saling berbisik satu sama lain, melihat interaksi mereka bertiga. Ditambah lagi mereka juga kepo tentang Ayleen, yang notabene hari ini menjadi siswa baru Z1.
Maka banyak dari mereka yang berpikir, Alber dan Ayleen digadang-gadang akan menjadi pasangan yang serasi. Calon couple goals Z1 yang baru. Ayleen tentu saja saat ini, merasa sedang di atas langit. Menikmati tatapan kecemburuan dari siswa-siswi yang melihatnya saat ini.
Berbanding terbalik dengan Uta yang merasa tak nyaman, dengan tatapan dan bisik-bisik orang yang mengarah kearah mereka. Naluri insecurenya kembali aktif, dikala kondisi seperti ini. Ingin rasanya dia menghilang dalam sekejap, agar tak lagi menjadi salah satu, dari pusat perhatian orang-orang saat ini.
__ADS_1
"Ya elah, masih disini aja ni anak. Ayok buruan ke lapangan Ta. Upacara nih." Tiba-tiba Reta datang menarik Uta, karena takut sahabatnya itu terlambat baris upacara. Sejujurnya Uta sedikit lega karena kedatangan Reta. Sahabatnya itu bagai penyelamatnya, di kala kondisi seperti ini.
"I ... Iya Re. Alber, Ayleen, aku deluan ya." Uta yang ditarik Reta, buru-buru undur diri dari sana. Sementara Reta si pelaku, hanya memberikan isyarat cabut pada Alber, tapi tidak dengan Ayleen. Hal itu karena memang ia belum mengenal Ayleen.
"Bye." Jawab Ayleen dengan senyum kemenangan. Di lambaikannya tangan lentiknya, mengiringi kepergian Uta dan Reta.
Bersambung ............
_____________ Z _____________
❤
__ADS_1
ZEROIND