![Uta & Alber [END]](https://asset.asean.biz.id/uta---alber--end-.webp)
Author POV
Keesokan harinya Uta bangun dengan badan yang lebih segar. Semalam ia terbangun hampir pukul sepuluh malam. Buru buru ia membersikhan diri, karena ia tersadar dirinya masih belum mandi dan berganti baju. Setelah mengisi perut sedikit, dirinya lanjut tidur lagi.
Ternyata badan yang berenergi karena sudah ter-charge semalaman, merembet juga ke hatinya. Perasaannya sudah sedikit lega, karena ada solusi untuk masalah ekonomi yang saat ini dialami keluarganya. Solusi yang dimaksud yaitu, menerima tawaran kerja dari Tante Rose, Halnya Putri. Setidaknya setengah beban pikiran gadis itu sudah berkurang.
Ditengah kedamaian itu, sebuah suara memecah fokusnya. Sebuah notif WA dari Reta masuk ke handphonenya.
[Ping]*Reta
[Ping]*Reta
[Ngapain lo hari ini?]*Reta
[Gue mau nonton Edgar tanding basket. Ikut gak??]*Reta
[Gak ngapa-ngapain alias leyeh leyeh style.]*Uta
[Tentu tidak dong!! You know lah ..]*Uta
[Wkwkwkwk.]*Uta
[Gimana remedial lo? Jangan bilang lo masuk pusaran gelombang remedial part 2?]*Reta
[Sukses besar.]*Uta
[Mengirimkan foto kertas hasil remedial kemarin.]*Uta
[WHATTTTT ?????]*Reta
[GILA!!!!!]*Reta
[Hebat juga si Alber jadi mentor lo!!]*Reta
[Bisa-bisanya cuman dalam seminggu, dia berhasil merombak kebuntuan rumus lo yang parah itu.]*Reta
[Wah ... Gue akuin, si Alber luar biasa.]*Reta
[Gue curiga, bisa-bisa dia jadi menteri pendidikan masa depan.]*Reta
[Hebat sih hebat, tapi gue udah kayak di zaman penjajahan. Macam kerja rodi tau gak?]*Uta
[Wkwkwkwk. Sumpah ngakak gue🤣]*Reta
[Eh by the way Ta, Mama mau nanya sesuatu nih.]*Reta
[Apaan Re?]*Uta
[Mama mau nanya, lo bisa bikinin cookies gak, buat Mama bawa arisan?]*Reta
[Biasalah, namanya juga Bu Ibu.]*Reta
[Cookies yang mana? Palm cheese cookies?]*Uta
[Yap!! Lo bisa bikin buat 15 toples gak Ta? Kalau bisa, gue disuruh transfer uang cookies ke rekening lo.]*Reta
__ADS_1
[What 15?? Duh keburu gak ya? Mama butuhnya sekarang?]*Uta
[Entar sore, jam 5 atau 6 lah diambilnya. Selow ... Bisa gak Ta?]*Reta
[Huftt .. Bisa kalau sore. Kalau jam segitu sih keburu kayaknya. Untung lo bilangnya pagi pagi. Bilang Mama 'oke'.]*Uta
[Oke wait wait.]*Reta
[Udah gue kirim ya my sistahhh.]*Reta
[Kayaknya ini kelebihan deh Re!!]*Uta
[Mama nitipnya segitu Ta. Kalau mau protes, protes aja sama Mama. Dijamin ditolak.]*Reta
[Semangat bakingnya.]*Reta
[Jangan lupa, sisain gue yak.]*Reta
[😑 but thank you.]*Uta
[Bilang ke Mama Re, thank you banget. Udah dulu yak, gue mau langsung cus beli bahan cookies. Bye]*Uta
[Fighting💪💪]*Reta
[👍]*Uta
_____________ Z _____________
Uta baru saja kembali dari toko bahan kue yang tak jauh dari rumah. Ia lihat sang Mamah sedang sibuk dengan 2 pegawainya mengemas pesanan makanan. Uta juga ingin membuat palm cheese cookies pesanan Mama Reta. Ia segera berganti baju rumah yang nyaman, untuk mengeksekusi resep andalannya.
Mulailah ia beraksi menimbang bahan sesuai takaran yang diinginkan. Mencampur semua bahan yang tadi ditimbang, hingga tercampur secara merata. Kemudian mulai membentuk adonan palm cheese cookies andalannya dan menyusunnya rapi di nampan atau loyang panggang. Memasukkan kloter pertama ke dalam oven, untuk siap dipanggang. Diraihnya loyang panggang kosong lainnya, agar segera diisi untuk kloter kedua. Terputar jugalah lagu kedua secara otomatis dari playlistnya
Apa Kabar Mantan / NDX A.K.A.
Apakabar wong sing tau tak sayang
Apakabar wong sing tau tak gawe nyaman
Susah seneng janjine bebarengan
Ning akhire koe lungo ninggal kenangan
"E ... A ..." Ucapnya seiring lagu.
Atiku ra bakal serapuh kui
Masalah percintaan tak piker keri
Masalalu ra perlu tak baleni
Teko tenang kabeh uwis tak gawe lali
Hey apa kabar mantanku sing tau neng atiku
Kelingan ra karo aku sing tau ngisi atimu
__ADS_1
Mbien bubare mergo koe ono sing liyane
Waton minggat ninggal lungo aku sing ono neng kene
Tangise ati iki mergo koe sing jalari
Bahagiaku hancur ketika tresno iki di bagi
Cerita cinta sing tak bangun nganti tibo tangi
Terimakasih luka ini
Sekian ku pamit pergi
"Pamit pergi ..." Ucapnya sedikit berteriak karena terlalu menghayati.
Apakabar wong sing tau tak sayang
Apakabar wong sing tau tak gawe nyaman
Susah seneng janjine bebarengan
Ning akhire koe lungo ninggal kenangan
"Wo .. A .. Wo .. E." Ucapnya dengan gerakan di setiap penekanan.
"Pantesan dicariin di kamar gak ada, lagi konser toh di dapur." Mamah Celine yang dari tadi diam-diam mengamati anaknya, hanya bisa geleng-geleng kepala.
"Eh Ibu Ratu. Wkwkwk. Namanya juga lagunya enak Mah, auto Wo .. A .. Wo .. E." Ucap Uta yang tertangkap basah, sambil cengengesan.
"He .. he .. he. Ngapain sih? Tumben-tumbenan bikin cookies sampai banyak begini." Kepo Mama Celine yang saat ini tak bisa menyembunyikan tawanya.
"Mamanya Reta pesan cookies ke Uta Mah. Kata Reta, Mamanya mau bawa ke arisan malam nanti." Mamah Celine yang tadinya tertawa, mendadak tercenung diam sesaat.
"Ta, kamu gak ngelakuin ini karena kejadian kemarin kan sayang? Jangan terlalu dipikirkan, Mamah masih sanggup cari rezeki dari catering. Alhamdulillah, yang pesen ada aja. Mamah nggak mau kamu sampai terbebani." Ucap Mamah Celine dengan wajah khawatir.
"Eitss ... Santai Mah. Jangan pikir yang enggak-enggak. Ini Uta ngerjain cookies bukan buat kerja cari uang. Ini semata-mata karena Mamanya Reta yang request. Kan gak enak Mah, Mamanya Reta baik banget soalnya ke Uta. Udah kayak keluarga sendiri. Lagian Uta nggak ngapa-ngapain ini hari. Plus Mamanya Reta ngirim uangnya lebih, lumayan buat dipakai foya-foya. He .. he .. he." Ucap Uta berusaha menenangkan ke khawatiran Mamahnya. Ia paling tahu bahwa Mamah paling tidak suka, kalau anak-anaknya memikirkan nafkah. Mamah hanya mau anak-anaknya fokus belajar dan sekolah.
"Bener ya Ta?" Tanya beliau sekali lagi memastikan ucapan Uta.
"Seribu persen bener dong. Ibu Ratu please don't worry." Jawab Uta begitu meyakinkan.
"Ya udah kalau gitu, lega Mamah jadinya. Sok di lanjut Wo .. A .. Wo .. E .. nya." Tampak kelegaan di wajah wanita paruh baya itu. Beliau kemudian mempersilahkan putrinya, untuk melanjutkan konser yang tertunda tadi.
"Wo .. A .. Wo .. E. Cookies Uta JOSS!!" Ucapnya melanjutkan konser yang semakin menjadi-jadi dan tak terkendali.
Uta berhasil menyelesaikan pesanan Palm cheese cookies Mama Reta tepat waktu, sebelum sopir keluarga Reta ke rumah untuk mengambil pesanan tersebut.
Bersambung ............
_____________ Z _____________
❤
ZEROIND
__ADS_1