Uta & Alber [END]

Uta & Alber [END]
95. Seseorang


__ADS_3

Author POV


"Ta kamu baik baik aja Kak Felix sama ..." Tanya Reta tak enak hati. Dirinya sedari tadi jelas melihat Devina dan Felix menaiki panggung. Ia juga kebetulan menangkap saat saat Felix melihat ke arah Uta. Sejenak mengingatkannya pada Ella dan Edgar tadi. Sakit tapi tak berdarah.


"Udah masa lalu Re, aku gak mau ambil pusing." Jawab Uta, dengan tenang apa adanya. Ia tak berusaha sok tegar, melainkan dirinya sudah memaafkan dan mengiklaskan apa yang sudah pernah terjadi dulu.


Benar kata Mamah Celine dulu. Memaafkan sejatinya bukan untuk orang lain, melainkan untuk berdamai dengan diri sendiri. Itulah yang Uta rasakan, dirinya merasa biasa saja saat menatap Felix tadi. Tak ada perasaan down seperti dulu, saat pertama ia tahu hanya jadi bahan taruhan semata.


"Kayak-kayaknya aku mesti contoh kamu deh. Miss strong alias Mis setrong." Ujar Reta takjub dengan sahabatnya itu. Bagaimana tidak, Uta menjalani hubungan yang sangat menyakitkan. Bisa dibilang luka dihatinya menganga lebar, akibat ulah Felix dan kawan-kawannya. Tapi Uta bisa setegar itu.


Apa kabar ia dan Edgar? Reta sadar cinta bertepuk sebelah tangannya untuk Edgar, tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan, kebohongan Felix pada Uta.


"Contoh Aa juga boleh neng. Aa Seto kurang strong apa, hari-hari ngadapi neng Reta." Ucap Seto memecah obrolan serius Uta dan Reta. Seto memang selalu saja begitu, berucap semaunya tanpa pakai saringan terlebih dahulu.


"Berisik!!" Ucap Reta, tak terima perkataan Seto.


"Wkwkwkwk." Uta, Seto dan Sandi tertawa, karena Reta kesal.


Usai pengesahan wisudawan selesai dilaksanakan, acara dilanjutkan ke bagian hiburan. Alber dan pemusik lain kemudian, tampil mengiringi beberapa siswa, yang membawakan beberapa lagu.

__ADS_1


Seperti kesepakatan tadi, Uta memegang kamera merekam penampilan Alber. Sesekali ia ikut berseru dengan penonton lain, memuji Alber dan penyanyi yang tampil, karena menyuguhkan penampilan yang bagus.


Kalau saja kita tak tahu mereka adalah siswa-siswi Z1, mungkin kita akan mengira mereka artis ibukota. Suara dan penampilan tak kalah, dengan artis-artis yang tampil di layar kaca.


Uta yang sedari tadi menjalankan tugasnya merekam Alber, mendadak ingin buang air kecil sebentar. Wajar saja ia merasa begitu, satu botol air mineral tanggung, sudah berada di saluran pencernaannya.


"Re, titip kamera Alber bentar ya. Aku mau ke toilet bentar, takut kebelet." Ujar Uta hendak meminta tolong Reta menjagakan bangkunya dan Alber, sekaligus kalo bisa melanjutkannya menjadi kameramen sesaat.


"Ya udah buru gih. Mana kameranya." Naluri sahabat memang beda, belum Uta bicara Reta sudah mengerti. Uta pun menyerahkan mini kamera pocket ke tangan Reta. Ia kemudian bangkit, membawa tas selempangnya menuju toilet.


Namun saat sampai di depan toilet lantai yang sama, disana sudah mengantri ibu-ibu yang dugaan Uta, merupakan wali murid wisudawan. Uta memutuskan untuk memakai toilet di lantai 2 saja.


Dipikir-pikir wajarlah, saat ini sudah masuk acara hiburan, dan di penutup nanti akan ada artis terkenal yang bakal perform. Mungkin saja teman-teman sudah turun semua, untuk menunggu performence itu.


Selesai menyalurkan rasa kebeletnya, Uta kemudian merapikan seragam dan rambut pendeknya, yang sudah mulai agak memanjang di depan cermin besar dalam toilet. Dirasa sudah rapi, ia berjalan keluar toilet untuk bergabung kembali dengan Reta dan kawan kawan. Saat Uta berjalan melewati sebuah ruangan hendak menuju tangga turun, ia dikejutkan oleh tarikan sebuah tangan.


"Ta." Ujar seseorang, yang tak Uta sangka sama sekali.


Bersambung .............

__ADS_1


..._____________ Z _____________...


Hai teman-teman, terima kasih sudah membaca novel ini. Sekarang Uta dan Alber, bukan hanya tersedia dalam bentuk cerita novel, tetapi Uta dan Alber tersedia dalam bentuk Signature Cookies. Cookies nyata, lezat premium yang bisa kalian dapatkan di market place oren atau hijau.


Ikuti ceritanya dan nikmati cookiesnya.






...Novel + Cookies \=...


...Karena Setiap Cookies Punya Cerita...


__ADS_1


ZEROIND


__ADS_2