Uta & Alber [END]

Uta & Alber [END]
173. Salah Semua


__ADS_3

Author POV


Usai rapat pagi ini, Alber langsung bergegas ke bandara. Hari ini ia mengantar Uta yang akan pulang seminggu ke Padang Panjang. Uta sudah terlebih dahulu ke bandara diantar Edgar, sahabatnya. Seperti biasa Baris senantiasa mengikuti bosnya kemanapun.


Dari jauh dia sudah melihat gadis kesayangannya sedang duduk manis. Uta yang juga melihat Alber mendekat, lantas berdiri dari duduknya. Alber lalu memeluknya erat. Diciumnya pucuk kepala Uta yang sebentar lagi meninggalkannya 1 minggu lamanya.


Uta juga masih betah bersembunyi dalam dada bidang pacar tampannya itu. Meski tak sedikit perempuan disana melirik mereka, tapi Uta berusaha tak terlalu peduli. Ia dan Alber kan bukan melakukan hal yang aneh-aneh. Toh disana banyak juga orang berpelukan melepas rindu. Dihirupnya wangi maskulin tubuh Alber dalam-dalam. Seminggu kedepan ia tak bisa memeluk laki-laki berbrewok seksi itu.


Uta pulang dalam rangka kelulusan Tama. Kapan lagi dia menghadiri wisuda Tama, pastilah momen itu tak bisa diulang. Jadilah Uta mengharuskan dirinya pulang. Selain itu Reta akan berulang tahun beberapa hari setelahnya. Ia, Mamah, Tama dan beberapa pegawainya sudah mempersiapkan surprise ulang tahun untuk Reta.


"Alber aku lapar." Ucap Uta membuat Alber mengerutkan alis.


"Kamu gak sarapan pagi tadi?" Tanyanya khawatir.


"Sarapan, tapi cuman sedikit. Sekarang aku pengen sesuatu. Ayo." Ajak Uta menarik tangan Alber.


Mereka kini duduk di salah satu shopping area di bandara. Ternyata yang Uta inginkan adalah aneka roti lezat yang menggugah selera.


Gadis itu memesan berbagai rasa dalam 2 nampan. Satu untuk dirinya dan Alber, dan satu lagi untuk Baris. Uta memesan ice coklat untuknya, coklat panas untuk Alber dan ice americano untuk Baris. Alber melarangnya minum kopi karena tak mau maag Uta kambuh lagi.


Mereka lalu duduk di meja yang berbeda. Baris memilih tak bergabung satu meja dengan bosnya, agar bisa menelan makanannya dengan tenang.

__ADS_1


Uta mulai memakan roti yang paling menarik perhatiannya. Roti lembut dengan keju melimpah adalah target pertamanya.


Sementara ia sibuk mengunyah, Alber sedari tadi sibuk memainkan rambut tergerai Uta. Dibelainya lembut surai hitam gadis itu. Uta memilih membiarkan laki-laki itu dan fokus pada rotinya.


Sesekali ia menyuapkan Alber potongan roti yang menurutnya lezat. Alber memakannya tanpa ada penolakan.


"Rasa apa?" Tanya Uta seusai Alber menelannya beberapa saat lalu.


"Ehm ... Lupa." Jawab Alber yang hanya sibuk memandangi Uta. Mendengar jawaban Alber, Uta menahan tawanya. Ia tadi menyuapkan roti keju yang jelas-jelas, keju parah rasanya.


Tak berselang lama, dirinya kembali menyuapkan Alber rasa roti yang lebih strong. Dipilihnya roti dengan varian rasa coffee. Laki-laki itu kembali memakannya tanpa mengecek sedikitpun. Ia hanya sibuk memainkan rambut Uta sedari tadi.


"Rasa apa?" Tanya Uta setelah roti masuk ke perut.


"Wkwkwkwkwk ..." Kali ini Uta tak bisa menahan tawanya.


Tadi keju lupa, sekarang coffee dibilang strawberry. Amazing. Wkwkwkwkwk....... *Uta


"Kenapa sih?" Tanya Alber kepo Uta tertawa. Ia merasa sedang tak ada yang lucu dari tadi.


"Hebat banget pacar aku." Jawab Uta main aman.

__ADS_1


"Bangga gak punya pacar kayak aku." Ujar Alber pede setelah Uta memujinya.


"Banget!!" Jawab gadis itu cekikikan.


Selang beberapa waktu, Uta tertarik dengan roti bertopping abon sapi. Di cicipinya roti manis gurih itu yang memang lezat. Kembali di suapkannya sepotong roti abon ke mulut Alber. Alber langsung mengunyah sambil sibuk memperbaiki rambut Uta yang tadi ia mainkan.


"Rasa apa?" Tanya Uta kembali iseng setelah Alber sudah menelannya.


"Coklat." Jawab Alber.


"He ... he... he..." Gadis itu terkekeh. Jawaban Alber sedari tadi tak ada yang benar.


"Jenius gak aku?" Ucap Alber Pede.


"Best." Uta mengacungkan kedua jempolnya, sangking hebatnya Alber menebak salah, semua rasa roti.


Wkwkwkwkwkwkwkwkwk .... Ya Allah. Alber, Alber .... Wkwkwkwkwkkw..... *Uta


Cinta oh cinta, tai kambing pun terasa coklat. Bos ... Bos ...! *Baris


Bersambung .............

__ADS_1


_____________ Z _____________


❤ ZEROIND


__ADS_2