"Hot Daddy" (Ayah Angkat Ku, Candu Ku"

"Hot Daddy" (Ayah Angkat Ku, Candu Ku"
Ekstra Part (Bag 3)


__ADS_3

Aster Memagut dirinya di depan cermin guna memastikan penampikannya. Dan setelah merasa penampilannya sempurna, ia pun berbalik dan menghampiri sang putra yang Aster baringkan di atas tempat tidur.


Merasa melupakan sesuatu di kamar mandi. Aster pun segera pergi ke sana, namun langkahnya kembali terhenti saat ingat belum memakaikan pakaian hangat untuk putranya.


"Oppa, bisa tolong kau kenakan baju hangat untuk Rey.." Sang Suami blonde menatapnya dengan dahi menyernyit, kemudian bergantian melirik Bayi mungil yang sedang berbaring tenang di atas tempat tidur. Atensinya terhadap laptop teralihkan karena dua mahluk itu.


"Jangan bilang Rey akan ikut bersamamu.." tebak Nathan 100% benar.


Aster baru kembali dari kamar mandi dengan sebuah ikat rambut. "Aku pergi agak lama, jadi Rey harus bersamaku.." kemudian wanita itu memasukan beberapa keperluannya ke dalam tas, seperti alat make up dan ponsel.


Nathan menggeleng. Kemudian dia mengangkat dan memeluk tubuh mungil sang Bayi dengan hangat. "Sebaiknya Rey tinggal bersamaku di rumah." Putusnya sambil mengecup pipi tembem tersebut, membuat si empu menggeliat dalam tidurnya.


"Aku bisa menjaga putraku sebagaimana seorang Ibu." Imbuh Nathan.


Aster mengerutkan kening, lalu menghela nafas."Jangan bercanda, Oppa. Jika dia lapar siapa yang akan memberinya asi? Aku harus cepat." Aster menatap sang suami dengan serius, sangat serius malah.


Aster harus menghadiri sebuah acara, bukan hanya dia, tapi Nathan juga. Tapi sepertinya ayah dua anak itu tidak menunjukkan minatnya sama sekali untuk pergi.


"Oppa, sampai kapan kau akan membuang waktu?!"


Ayah muda itu mendengus. "Aku tidak mau ikut, dan Rey tinggal bersamaku di rumah." Mata Aster berputar malas. Lagi-lagi ia dan Nathan harus berdebat karena hal sepele.


"Bagaimana Sayang Daddy, kau setujukan?" Ia menyentuh dagu mungil sang Bayi, dan menggerakan kepala tersebut seakan mengangguk. "Anak pintar.." Aster terkekeh geli melihatnya.


Aster menghampiri keduanya, lalu mengambil Rey dari gendongan sang ayah. "Baiklah.." Nathan memejamkan mata kirinya sesaat ketika mendapat kecupan di bibirnya. "Jaga diri kalian baik-baik." Pesannya pada Aster. Wanita itu mengangguk.


"Cepat pulang.."


"Iya." Setelah menyahuti ucapan Nathan, Aster menutup kembali pintu kamar mereka, sekaligus meninggalkan Nathan seorang diri di sana.


Dan tak selang lama setelah kepergian Aster dan Baby Rey. Laurent datang dengan sebuah boneka ditangannya, gadis cilik nan cantik itu menghampiri sang Ayah yang tengah sibuk dengan pekerjaannya.

__ADS_1


"Daddy, apa yang sedang kau lakukan? Apa Mami sudah berangkat?" Tanya Laurent setibanya dia di depan sang ayah.


Nathan menutup dan meletakkan laptopnya, fokusnya tertuju pada Laurent. "Mereka baru saja berangkat. Bagaimana kalau kau jalan-jalan bersama Daddy?" Usul Nathan yang langsung disambut antusias oleh gadis kecil itu.


"Kalau begitu tunggu apa lagi, ayo kita berangkat sekarang." Ucapnya.


Sementara Nathan sedikit mendengus melihat tingkah putri kecilnya ini. Pria itu bangkit dari duduknya dan menyambar kunci mobil yang ada di atas meja. Rencananya Nathan ingin mengajar Laurent pergi ke wahana permainan.


-


"Aster.." seorang wanita melambaikan tangannya sambil menyerahkan nama Aster.


Aster menoleh, wanita itu menarik sudut bibirnya melihat siapa yang datang. "Maaf sudah membuatmu menunggu." Ucap orang itu penuh sesal.


"Santai saja, Tif. Aku juga baru sampai. Oya, di mana Cris Oppa? Aku pikir dia menemanimu." Ucap Aster sambil celingukan mencari orang yang dimaksud.


Tiffany menggeleng. "Dia tidak bisa ikut, suamimu tiba-tiba saja menghubunginya dan memintanya untuk pergi ke Busan. Kau tau sendiri bukan, bagaimana takutnya dia pada suamimu itu. Sehingga dia tidak memiliki pilihan lain selain pergi." Tuturnya.


"Aku tau bagaimana perasaanmu sebagai pengantin baru, aku akan mencoba bicara dengannya, siapa tau dia akan mengerti." Ujar Aster.


Mereka berdua pergi untuk menghadiri acara pernikahan sahabat mereka yang kembar. Seharusnya Aster dan Tiffany pergi dengan para suami mereka, tapi nyatanya mereka malah tidak bisa.


-


Laurent begitu antusias ketika Ia dan ayahnya tiba di wahana permainan. Gadis kecil itu turun dari mobil, di ikuti Nathan yang kemudian berjalan disampingnya.


Keduanya bersama-sama memasuki Lotte World sambil bergandengan tangan. Nathan takut jika putri kecilnya sampai hilang, itulah kenapa dia tidak melepaskan genggaman tangannya pada Laurent.


"Daddy, Laurent mau naik yang itu." Seru Laurent pada sebuah wahana komedi putar.


"Kalau begitu kita beli karcis dulu." Laurent mengangguk setuju.

__ADS_1


Keberadaannya langsung menyita perhatian banyak pasang mata, terutama dari kalangan wanita. Tanpa ditanya pun, tentu saja mereka tau siapa pria yang bersama anak kecil itu. Dia adalah Nathan Xiao, pemilik dari Xiao Empire. CEO muda yang menjadi incaran banyak wanita.


Mungkin Nathan memang memiliki kekurangan, yakni cacat pada mata kanannya, tapi hal itu tidak mengurangi sedikit pun pesona yang dia miliki. Benda hitam bertali pada mata kanannya, justru menjadi daya tarik sendiri bagi seorang Nathan Xiao.


"Tuan Xiao," tegur seseorang dari arah belakang. Sontak Nathan menoleh, seorang pria berdiri di belakangnya bersama keluarga kecilnya.


"Tuan Han, Anda ternyata."


"Apa ini putri Anda? Dia sangat cantik."


"Paman terlalu menuji, tapi aku memang cantik." Sahut Laurent menyahuti. Pria yang dipanggil Tuan Han oleh Nathan hanya bisa terkekeh mendengar jawaban gadis kecil tersebut.


"Kau memang sangat cantik, Nak. Lalu dimana Istri Anda Tuan Xiao? Apa Nyonya Muda tidak ikut kemari?"


Nathan menggeleng. "Dia pergi ke acara pernikahan sahabatnya, kebetulan aku tidak bisa ikut."


"Sambil mengawasi anak-anak bermain, bagaimana kalau kita pergi ke kedai di sana? Kita bisa berbincang sambil mengopi." Usul pria itu 'Han Mihyun'


"Kau saja, aku tidak bisa meninggalkan putriku terlalu jauh." Jawab Nathan.


"Baiklah kalau begitu, Tuan saya permisi dulu." Nathan mengangguk.


Setelah pria itu pergi, menyisahkan Nathan dan Laurent. Mereka melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda. Nathan menemani Laurent masuk ke dalam wahana komedi putar. Dia tidak bisa meninggalkan gadis kecilnya itu seorang diri.


Lagi-lagi keberadaannya di sana begitu menarik perhatian. Apalagi dengan penampilan panasnya. Sebuah kemeja hitam tanpa lengan, celana panjang berwarna hitam pula.


Nathan memang begitu tampan, namun tak jarang dia juga terlihat cantik dilain kesempatan. Dia memiliki wajah baby face, apalagi dia digadang-gadang mirip dengan mantan anggota BoyGroup EXO asal Korea Selatan 'Luhan'


"Daddy," seru Laurent sambil melambaikan tangannya pada sangat ayah. Nathan tersenyum dan ikut melambaikan tangan juga pada putri kecilnya itu.


Waktu yang dia miliki bersama keluarga kecilnya sangatlah berharga. Dan Nathan tidak akan menyia-nyiakannya lagi, dia ingin melihat pertumbuhan kedua buah hatinya secara langsung itulah kenapa dia memilih bekerja dari rumah dari pada harus pergi ke kantor.

__ADS_1


-


Bersambung.


__ADS_2