
Ketiga wanita itu senyum satu sama lain entah karena apa. "Bagus lanjutkan..." Ujar Daisy sembari memotong tomat.
Mereka terlihat sangat akrab seperti mereka sudah mengenal sejak lama.
Kenyataannya memang begitu terutama Eve dan Daisy.
Eve dan Daisy dulu mereka berada dalam satu panti asuhan yang sama.
Dan keduanya berteman dengan akrab bahkan ada satu lagi namun teman mereka satunya lagi sudah meninggal sekarang.
Eve yang lebih dulu diadopsi terpaksa harus berpisah dengan Daisy selang berapa lama setelah itu Daisy juga diasuh dan orang tua angkat Daisy berasal dari negara S sehingga membuat keduanya berpisah dan kehilangan kontak.
Beberapa bulan yang lalu saat Eve dan Daisy bertemu kembali dan keduanya dengan penuh keterkejutan melihat satu sama lain sudah mempunyai anak dan seumuran.
Keduanya bercerita dengan sangat panjang dan lebar di sana juga ada Airen dan anak-anak mereka tentunya.
Saat itu memang Daisy sedang berada di Lembah Hunza karena suaminya sedang ada pertemuan dengan klien bisnisnya yang sekarang tinggal di Lembah Hunza.
Jadi, Daisy berpikir mengikuti suaminya apalagi anaknya Lily sudah bisa dibawa ke mana pun.
Klien bisnis suaminya adalah Johannes Abraham alias kakak kandung Eve.
Maka dari itulah Daisy memaksa agar suaminya Jackson membujuk Tala untuk pergi ke Lembah Hunza.
Semua sudah direncanakan oleh ketiga wanita itu. Apalagi Daisy merasa sangat geram dengan Tala yang sangat bodoh.
Otak dan dalang dibalik rencana mereka adalah Daisy sendiri dan Eve dengan entengnya setuju.
Menurut Eve tidak ada salahnya untuk melihat dan membuktikan apa yang dikatakan oleh orang-orang di sekitarnya dulu bahwa sebenarnya Tala sangat mencintainya hanya saja tertipis oleh rasa egoisnya.
Apalagi sahabatnya Daisy juga menjelaskan bahwa apa yang dialami Tala selama kepergian dirinya.
Hidup Tala terasa sangat kosong dan sangat gila kerja.
Semuanya terasa begitu mudah dengan bantuan dan kerjasama istri dari sahabat Tala sendiri Yasmine dan Wendy.
Walaupun Eve tidak mengenali siapa Yasmine dan Wendy namun Eve mengerti bahwa mereka adalah orang yang baik.
Hanya satu yang Eve tidak tau bahwa Harsha dan bibi Bora serta paman Tiba adalah dalang dibalik semua masalah yang menimpa rumah tangga Eve, Tala, dan Adya.
Karena Daisy tau bahwa Eve akan memaafkan ketiga orang itu dengan mudah dan akan meminta Tala untuk mengeluarkan ketiganya dari penjara.
__ADS_1
Bagi Eve semua itu tidak menjadi masalah dan sudah berlalu makanya Eve dengan cepat mudah memaafkan kesalahan orang lain termasuk kesalahan Tala yang sangat egois.
Daisy menyuruh agar Eve jangan mudah memberikan hatinya kembali ke Tala dan melihat ketulusan serta perjuangan Tala untuk merebut hati Eve kembali.
Daisy bahkan bersumpah ke Eve bahwa Tala sangat mencintai Eve karena faktanya memang ada benarnya bukan hanya karena Daisy mendengar dari suaminya saja namun tatapan Tala, pikiran Tala, dan hati Tala hanya ada Eve.
Daisy juga memohon kepada Eve jangan mencerai Tala dan Eve sudah tau bahwa dirinya sebenarnya belum diceraikan dan itu adalah dari Daisy sendiri.
Eve saat ini hanya mengikuti alur serta rencana yang telah mereka buat serapi mungkin.
Namun mengenai perasaan Eve, Daisy tidak kan ikut campur dalam hal itu karena itu adalah hak Eve sendiri.
Bukankah sangat berbahaya jika perempuan sudah bergerak.
Eve berkata jujur bahwa dirinya memang tidak sakit melihat Tala yang menangis hanya tidak tega saja. Malah Eve merasa lucu apalagi dengan Tala yang dinilainya selama menikah sangat menjaga sekali ekspresi dari dirinya dan sangat tinggi sekali harga dirinya.
Ingin sekali sebenarnya Eve tertawa melihat wajah Tala yang menangis dan tatapan nanarnya.
Mengenai Orion yang menempel dengan Tala, Eve sudah memperkenalkan ke Orion bahwa Tala adalah memang benar ayahnya.
Eve mendapatkan foto Tala dari Daisy. Sementara Daisy meminta kepada suaminya untuk memotret Tala karena putri mereka Lily sangat ingin melihat Tala dan sangat ingin tau apa yang dilakukan oleh Tala jika Tala bersama dengan Jaskson.
Namun tanpa bantuan Yasmine dan Wendy rencana ketiganya tidak akan berhasil dan para wanita ini juga merahasiakannya dari para suaminya.
Apakah Eve masih mencintai Tala atau tidak?
Itu adalah urusan hati Eve namun apa yang dikatakan Eve bahwa fokusnya adalah Orion memang benar adanya dan Eve bahagia dan merasa bebas tinggal di sini juga adalah jujur.
"Berarti kamu sudah bisa diperkenalkan sebagai putri yang hilang dari keluarga Abraham." Celetuk Airen.
Suaminya Johannes memang sangat ingin memperkenalkan Eve kepada khalayak umum bahwa Johannes Abraham mempunyai adik perempuan yang diculik saat masih berapa bulan.
"Itu tidak masalah." Ujar Eve karena memang dirinya tidak mempermasalahkan itu sekarang
Eve tidak perlu bersembunyi lagi dari orang-orang termasuk dari Tala karena merasa takut bahwa Tala akan menemukannya dan Orion.
Jika suatu saat nanti hati Eve terketuk dengan pengorbanan dan perjuangan Tala bisa saja mereka akan kembali bersama layaknya keluarga bahagia.
Cinta keduanya memang sangat rumit.
Joha sangat menjaga perasaan adiknya dan Eve memahami itu. Selama ini Joha sudah menjadi kakak yang baik buat Eve dan menjadi paman sekaligus papi buat putranya Orion.
__ADS_1
"Pasti akan ada banyak para pria yang akan mengejar mu Nona Lizzy." Ujar Daisy.
Daisy akan tetap memanggil Eve dengan embelan Nona dan menyebut Eve dengan nama aslinya Lizzy. Ini dilakukan demi kelancaran rencana mereka agar terlihat meyakinkan.
"Apalagi Anda sangat cantik dan sangat elegan. Orang-orang tidak akan masalah mengenai status. Janda lebih menggoda bukan nanti jika Anda benar-benar bercerai dengan Tala."
Suara Daisy memang keras hingga sampai terdengar ke ruang tamu karena jaraknya memang sangat dekat kecuali jika mereka berbicara dengan berisik.
Tala yang mendengarnya mengepalkan kedua tangannya sementara Joha merasa sangat senang akhirnya setelah sekian lama dirinya akan bisa memperkenalkan adiknya itu.
"Apalagi dengan nama belakang keluarga Anda Nona siapa yang tidak mau menjalin hubungan dekat dengan salah satu putri dari keluarga Abraham."
"Bahkan mungkin mereka akan menarik perhatian Nona Lizzy agar bisa mendapatkan atensi Anda Nona."
"Selama ini Anda terlalu menutupi kecantikan Anda. Saya aja sebagai perempuan merasa jatuh hati dengan kecantikan Anda Nona begitu juga dengan Nona Airen eh Nyonya Abraham heheheh." Daisy tidak ada habisnya berbicara.
Selama mereka memasak Daisy yang paling banyak berbicara.
Mengenai kakak Eve rasanya sangat merindukan Gulzar kakak angkat sepupunya.
"Kenapa wajah Anda terlihat sangat sedih Nona Lizzy?"
"Tidak apa-apa Nyonya Harrison saya hanya sedikit teringat sesuatu saja."
"Jangan khawatir Nona Lizzy pesona Anda sangatlah kuat jika Anda mengkhawatirkan bahwa tidak ada pria yang tertarik dengan Anda. Bahkan mungkin mereka akan mengantri dengan sangat panjang hanya untuk berkenalan dan dekat dengan Anda."
Daisy memang sengaja mengompori Tala agar terlihat sangat panas sementara Airen dan Eve hanya tersenyum saja karena merasa lucu dengan mereka sendiri.
Menurut Eve terlihat kekanakan karena bersikap seperti ini namun terlihat sangat menyenangkan di dalam waktu bersamaan.
"Bukankah terlihat sangat seru Nona Lizzy dan Nyonya Abraham?" Tanya Daisy kedua orang yang ditanya hanya mengangguk sambil tersenyum.
Mereka tau maksud terlihat sangat seru dari Daisy adalah memberikan pelajaran kepada Tala apalagi suami mereka tidak tau.
"Tinggal Nona Lizzy pilih saja siapa ayahnya Orion nanti di antara banyaknya pria yang mengantri. Tapi, jangan lupa mengundang aku ya Nona dan Nyonya."
"Aku juga ingin hadir di sana dan akan menepuk tangan dengan sangat meriah."
"Lanjutkan saja apa yang telah direncanakan dan dipersiapkan." Ujar Eve dengan ambigu menatap ke arah Airen.
"Benar lanjutkan saja aku sudah tidak sabar melihatnya." Ucap Daisy dengan menggenggam kedua tangannya dan diletakkan di depan dadanya
__ADS_1
Tidak bisa bayangkan rasanya bagaimana Tala yang akan cemburu nantinya.
*Bersambung*