Berbagi Cinta: Complicated Love

Berbagi Cinta: Complicated Love
BAB 165. Begadang


__ADS_3

Suasana di dalam ruang rawat Eve menjadi hening, Gulzar sudah pulang sore tadi sedangkan ibu Dhara dan ayah Davka sedang beristirahat karena hari sudah larut malam.


Sejak Gulzar pulang Tala sama sekali tidak mendengarkan Eve berbicara. Bertanya-tanya di dalam benaknya apakah yang sedang terjadi dengan istri cantiknya itu.


Awalnya Tala berpikir bahwa Eve sedang lelah karena melihat Eve langsung memejamkan matanya sesaat setelah Gulzar pulang.


Akan tetapi, ketika selesai makan malam tiba Eve tidak banyak bicara hanya menanggapi sesekali jika ditanyakan saat ibu, ayah dan dirinya bertanya.


Mata Tala tidak bisa terpejam karena merasa ada yang janggal dan ada yang salah. Tala melihat punggung Eve yang berbaring ke arah kanan.


Sama sekali tidak ada pergerakan, mungkin karena dia berada di rumah sakit dan tidak leluasa karena sedang tidur di sebuah tempat tidur yang hanya muat untuknya dan tidak memeluk Eve seperti setiap malamnya.


Padahal jam sudah menunjukkan pukul 12 malam namun Tala tidak bisa memejamkan matanya.


Tala beranjak ke ranjang bayi di mana Galaksi berada. Anaknya itu masih nyenyak dalam tidurnya sepertinya belum akan bangun.


Baguslah jika Galaksi tidak bangun berarti Eve bisa tidur dengan nyenyak. Ia ingat kata dokter bahwa biasanya bayi akan sering terjaga di malam hari. Jadi, buat ayah bunda harus bersabar karena waktu tidurnya terganggu. Itu tidak bertahan lama hanya 3 bulan. Sama seperti orang dewasa bayi juga perlu penyesuaian.


Tala kembali merebahkan tubuhnya dengan sebelah tangannya yang diletakkan di atas jidat.


Baru beberapa saat Tala merasakan tidurnya terdengar suara bayi yang menangis membuat Tala dengan cepat membuka matanya dan melihat ke samping.


Tampak istrinya itu terbangun dan mengambil Galaksi untuk dia susui. Tala segera menghampiri dan duduk di ranjang tempat istrinya.


"Dia kelaparan." Saat Tala melihat Galaksi yang dengan cepat menyedot sumber makanannya.


Belum satu tahun Orion lepas dari istrinya sekarang istrinya malah menyusui bayi mereka lagi Galaksi. Pasti sangat melelahkan bagi istrinya karena tidak bisa beristirahat dengan tenang.


Seharusnya dia tidak memaksakan kehendaknya untuk menambah anak lagi apalagi ketika melihat kakak iparnya itu dan perasaan tidak mau kalah dan tersaingi membuat Tala lupa bagaimana dengan perasaan istrinya jika mengandung dan melahirkan lagi.


Melihat Eve yang mengelus rambut lebat milik Galaksi dan menahan kantuknya membuat Tala benar-benar merasa iba.


Tala merubah posisinya untuk lebih dekat dengan Eve, "bersandar lah di dadaku dan kamu tidur saja. Biarkan aku yang melihatnya."


Eve memejamkan matanya dia masih tetap ingin bagaimana jika Galaksi melepaskan sedotannya Galaksi akan menangis lagi jika terlepas.

__ADS_1


Tala memegang bahu Eve lalu menempelkan kepadanya membuat Galaksi yang sedang meminum susunya terusik karena sedotannya terlepas.


"Iya sayang sabar ya, bunda jangan sampai kelelahan juga supaya dia mempunyai banyak susu untukmu minum." Ucap Tala yang berbicara dengan Galaksi padahal Galaksi masih bayi dan tentunya belum bisa berbicara umurnya saja belum sampai satu hari.


"Dia tidak akan membalas perkataanmu." Ujar Eve membuat Tala tersenyum.


"Apa pinggang mu tidak sakit? Apakah posisi ini sudah membuat mu nyaman?" Eve menganggukkan kepalanya saat ini dia tidak mau berbicara dan sangat malas.


Tala yang melihat Eve hanya mengangguk saja mengerti mungkin istrinya sedang sariawan atau mode diam. Bukan karena marah tapi mungkin karena istirnya lelah jadi untuk menghemat energi Eve hanya menjawab seadanya saja.


"Kalau mau sesuatu bilang ya, atau ada yang mengganjal." Ujar Tala membuat Eve sempat terdiam namun tidak mau bersuara.


"Selama dua tahun ke depan apa aku tidak boleh meminumnya seperti Galaksi?" Tanya Tala yang melihat Galaksi yang sangat asik meminum susu yang langsung dari Eve.


Eve mengikut perut Tala pelan mendengar perkataan Tala. "Berhati-hatilah berbicara."


"Sayang ayah sudah berhati-hati bahkan ayah tidak menyebutnya secara vulgar seperti Ryder." Bela Tala mereka sempat mendengar perkataan absurd Diego kepada Wendy waktu mereka berkunjung untuk menjenguk Wendy di rumah sakit yang baru selesai melahirkan anak mereka Ryder.


"Aku merasa cemburu melihat Galaksi mengambil yang menjadi hak paten milikku." Eve mendengarnya ingin sekali menyumpal mulut Tala. Tidak bisakah pria yang sudah berkepala tiga dan mempunyai dua anak itu berhenti berbicara yang mengarah ke hal 'itu'.


'Yang punya siapa yang ribut siapa.'


Eve meringis membuat Tala menjadi panik. "Sayang kenapa?"


Galaksi yang sudah mulai berkurang aktifitas mulutnya kembali menjadi cepat lagi. "Lihat dia sekarang terjaga lagi." Ucap Eve.


Namun entah kenapa melihatnya membuat Tala merasa bersalah Tala merasa bahwa Eve sangat lelah sekarang namun karena dirinya.


'Lihat Tala istrimu berjuang begitu keras dan kamu malah membuat masalah'


Apalagi mendengar perkataan Eve membuat Tala berpikir hal yang tidak-tidak. Dia semakin membulatkan tekatnya cukup Orion dan Galaksi saja tidak apa-apa tidak mempunyai anak perempuan lagipula ada Jean dan Lily.


"Maafkan aku." Ucap Tala dengan penyesalan dan rasa bersalah. Eve tidak menanggapinya sama sekali karena dia merasa mengantuk namun Galaksi masih asyik dengan sumber makanannya.


Eve menyandarkan kepalanya di bahu Tala dan memejamkan kedua matanya Tala sama sekali tidak bergerak agar tidak membuat kedua orang terganggu karenanya.

__ADS_1


Tala sampai melupakan Orion saking sibuknya dengan Eve dan Galaksi. Mengingat anak pertamanya itu semakin bertambah rasa bersalah Tala.


Benar apa yang dikatakan oleh Eve bahwa dia tidak akan bisa menjaga Orion bersamaan dengan menjaga Eve dan Galaksi.


Besok pagi sehabis Eve sarapan dia akan ke rumah mama Axel untuk bertemu dan mengajak anaknya bermain sebentar.


Eh tapikan Orion ada sekolahnya besok kalau begitu besok pagi dia akan mengantar jemput Orion ke sekolah lalu menikmati waktu berdua bersama putra pertamanya itu.


Walaupun Orion sudah biasa tanpa dirinya dan Eve namun tetap saja pasti Orion ingin selalu bersama dengan ayah dan bundanya.


Galaksi melepaskan mulutnya dari sumber makanannya. Tala menundukkan kepalanya untuk melihat Eve yang kembali membuka matanya.


Tala ingat dulu bahwa Eve sama sekali tidak mudah terusik terhadap sentuhan ataupun pergerakan jika sudah tidur namun kini kepekaan Eve terhadap rangsangan sentuhan ada kemajuan.


Eve kembali meletakkan Galaksi di atas ranjang bayinya tapi sebelum itu Eve melihat dulu apakah bagian bawah Galaksi bawah atau tidak. Biasanya bayi setelah habis menyusui tidak berapa lama akan pipis dan tidurnya kembali terganggu.


"Kenapa tidak tidur lagi?" Bisik Tala memberikan jarak kepada Eve yang sedang duduk sembari merapikan pakaiannya.


Melihat benda yang disukainya pada tubuh istrinya membuat Tala harus banyak menelan air ludahnya untuk menahan gejolak dalam dirinya itu.


"Biasanya setelah menyusui pakaian bawahnya akan basah."


Tala mengerti, "tidak apa-apa biarkan aku saja yang menjaga dan menggantinya kamu tidurlah." Eve memandang ke arah Tala untuk beberapa saat.


Tampak mata Tala juga memerah dan satu Tala sama ngantuknya dengannya. "Tidak apa-apa ini sudah biasa."


"Sayang tolong kamu tidurlah bukankah kita harus bekerja sama untuk menjaganya. Aku akan membangunkan mu jika Galaksi merasa haus atau kelaparan besok aku akan menyiapkan alat sedotan agar kamu tidak terbangun lagi di malam hari. Untuk Galaksi yang pipis atau kotor biarkan aku saja yang menggantinya. Tidak perlu khawatir aku punya lisensi merawat bayi."


"Galaksi tidak boleh meminum susu dari botol." Ucap Eve dengan datar dan terkesan tidak suka.


Tala yang melihat raut wajah istrinya dan nada bicara istrinya terdiam sebentar. "Baiklah maafkan aku. Kamu tidurlah Galaksi biarkan aku saja, nanti kalau ada apa-apa aku akan membangunkan mu."


*Bersambung*


Lunar mau nanya dong sebenarnya ragu bakalan di respon atau nggak. Apa cerita dari Lunar itu membosankan? Atau hal lainnya? Maafkan Lunar jika banyak kekurangannya. Kalau kalian diam saja bagaimana Lunar bisa tau kekurangan Lunar. Kritik dan saran sangat diperlukan. Cerita ini akan habis di bulan ini setelah ini mungkin tahun depan lagi atau beberapa bulan ke depan Lunar update cerita baru. Semoga kalian bisa membaca dan menikmatinya dengan baik walaupun banyak kekurangan. Terimakasih😊

__ADS_1


__ADS_2