
Hari demi hari berjalan begitu cepat kesibukan Eve menjadi ibu rumah tangga mengurus kedua anaknya dan sang suami.
Orion menangis meminta untuk di gendong dan tidak mau melihat Eve menggendong Galaksi. Usia Orion sudah menginjak tiga tahun dan Galaksi sudah berumur 10 bulan.
Eve menjadi bingung melihat sikap Orion apalagi dengan Galaksi yang juga menangis.
Akhirnya Eve duduk di sofa dan menurunkan Galaksi di sana merebahkan badan Galaksi lalu mengambil Orion untuk duduk di pangkuannya.
"Didi Galaksi berbaring dulu ya bunda sama kakak dulu." Ucap Eve kepada Galaksi.
Galaksi yang menangis dan Orion yang menangis membuat Eve harus banyak bersabar agar tidak mudah emosi. Apalagi Galaksi juga sudah mulai aktif.
Tala sudah meminta Eve agar menggunakan baby sitter saja tapi Eve menolak dengan keras hingga berujung Eve marah kepada Tala dan mendiamkan Tala hal itu tentu saja membuat Tala merasa frustrasi.
"Aku tidak mau anakku dekat dengan baby sitter. Aku tidak mau anakku tidak mendapatkan kasih sayang dari aku bundanya."
Tala saat ini sedang sibuk-sibuknya ayah Davka dan ibu Dhara sedang pergi ke luar negeri karena mereka ada urusan.
Memang banyak pelayan di mansion ini namun mereka sama sekali tidak bisa mendekati Tuan muda mereka walaupun Tuan muda mereka menangis dengan keras karena Eve melarangnya Eve bilang cukup berada di dekatnya saja saat dia memerlukan sesuatu.
Menjadi ibu dua anak tidaklah mudah namun Eve menikmatinya walaupun menguras tenaga dan lelah.
"Kakak boleh didi duduk di sebelah paha bunda?" Tanya Eve dengan lembut, "lihat didi menangis juga pasti didi sedih melihat kakak menangis."
"Nggak mau bunda milik kakak." Rengek Orion, Orion saat ini sedang cemburu dan posesif sama Eve. Bahkan tidak ada yang boleh dekat dengan Eve hanya Orion saja.
Tentu saja itu juga membuat Tala merasa frustrasi sudah Eve mendiamkannya dan Orion yang hanya ingin dekat dengan Eve dan melarang Eve untuk jangan dekat dengannya.
Selama mereka mempunyai anak kedua mereka sering bertengkar dengan pola asuh masing-masing. Eve tidak ingin anak-anaknya lebih dekat dari yang lain daripada dirinya dan Tala yang tidak mau Eve kelelahan.
__ADS_1
Geya dan Axel jarang datang kemarin karena sudah hampir dua tahun pernikahan mereka, mereka masih belum mendapatkan keturunan. Geya yang pesimis dan Axel yang memberikan semangat untuk Geya dan jangan terlalu memikirkannya.
Namun, Geya adalah seorang wanita dan mendambakan seorang anak di pernikahan mereka. Melihat mama Axel yang kesehatannya menurun membuat Geya merasa sedih belum lagi kedua orangtua Geya yang membuat Geya tertekan untuk menceraikan Axel dan menikah dengan laki-laki lain saja karena Geya sama sekali belum pernah hamil.
Kedua orangtua Geya berpikir bahwa yang menjadi masalah adalah Axel bukan Geya. Namun, kenyataannya yang menjadi masalah adalah Geya. Tidak ada yang tau kecuali Axel dan Geya.
Apalagi melihat Yasmin, Wendy dan Daisy yang sedang mengandung membuat Geya merasa berkecil hati.
"Kenapa orang di sekitarku mudah sekali mengandung. Seharusnya aku tidak menikah saja dengan mu dan kamu bisa mencari wanita lain yang bisa memberikan mu keturunan." Ucap Geya dengan sedih dan beruraian air mata.
Axel yang sudah sering mendengar Geya berkata seperti itu akhirnya emosi juga. Dia tidak suka jika Geya berkata tentang perceraian. Axel tidak mau menceraikan Geya.
"Ibu sama ayah aku benar bahwa aku harus menceraikanmu." Lanjut Geya lagi.
Axel yang mendengarnya merasa sakit hati tidak taukah Geya bahwa Axel terluka dengan kata-kata Geya.
Axel sudah menjelaskan bahwa dia tidak akan pernah menceraikan Geya walaupun mereka tidak mempunyai keturunan lagipula usia pernikahan mereka baru berjalan kurang lebih dua tahun. Axel sudah menunggu dengan sabar untuk menikah dengan Geya bahkan belasan tahun lamanya dan tetap mencintai Geya selamanya. Apakah Geya tidak melihat pengorbanan dan penantiannya.
Geya dengan suasana hatinya tidak baik pergi ke mansion ayah Davka dan ibu Dhara wajah sembabnya sudah dia poles dengan make up.
Geya bisa mendengar suara tangis dari Orion dan Galaksi dengan cepat Geya berjalan menghampiri pasti Eve sangat kerepotan.
"Kakak, keponakan bibi." Panggil Geya membuat Eve merasa lega karena kesabaran Eve mulai menipis.
Geya mengambil Galaksi dan menenangkan Galaksi dalam gendongannya. "Kenapa Didi menangis hmmm. Pasti didi sedih ya melihat kakak Orion menangis."
Galaksi sudah mulai tenang karena mendapatkan pelukan dari bibinya itu.
Orion menatap ke arah Geya yang sedang menggendong Galaksi.
__ADS_1
"Pasti membuat kakak stres banget." Ujar Geya dengan prihatin.
"Tidak apa-apa ini sudah tugas aku menjadi seorang ibu. Aku sangat menikmatinya." Geya hanya tersenyum.
Para ibu muda akhir-akhir ini jarang berkumpul karena Yasmin, Daisy dan Wendy yang sedang mengandung mudah lelah serta Geya yang sepertinya menghindar karena tidak mau dia menjadi tambah berkecil hati sedangkan Eve sibuk mengurus Orion dan Galaksi apalagi Orion akhir-akhir ini sangat posesif dengannya. Airen pergi ke luar negeri menemani Joha yang ada bisnis di negeri tempat lahir sang suami dan mereka sementara waktu menetap di negara L tentunya dengan Jean dan Kalandra.
Ayanna sedang sibuk dengan syuting film terbaru dan juga dramanya. Baru selesai syuting film Ayanna langsung menerima tawaran drama serta kesibukannya sebagai brand ambassador terkenal dunia membuat Ayanna sering mengikuti event-event dari brand yang memakainya sebagai duta global besar dunia tersebut.
"Pasti karena mereka jarang bertemu sekarang Lily tidak bisa ikut ke sini dan Jean berada di luar negeri. Pasti hal ini membuatnya sedih kak." Ungkap Geya.
Karena biasanya teman bermain Orion adalah Lily dan Jean karena mereka satu sekolah namun beda kelas. Tak jarang juga ada Kafin dan Ryder namun mereka juga jarang.
"Mungkin nanti agak lebih besar mereka bisa meminta sopir untuk mengantar ke rumah siapa yang menjadi tempat bermain mereka." Ujar Geya dengan tertawa.
"Kak Tala pasti akhir-akhir ini sibuk banget, pasti kak Lizzy sangat lelah." Eve hanya diam dan tersenyum saja.
"Bagaimana kalau kita mengajak mereka membuat kue di taman." Usul Geya untuk membuat suasana hatinya menjadi lebih baik.
Eve menyetujuinya mungkin dengan ini Orion bisa lebih tenang dan sikap posesifnya mulai berkurang. Orion mungkin melihat sikap Tala yang juga posesif dengannya makanya Orion mengikutinya untuk menunjukkan kasih sayang dan merasa takut bahwa dia akan kehilangan kasih sayang dari Eve.
Tala hari ini pulang cepat dan dia mendengar suara tertawa yang membuat hatinya ikutan senang walaupun hanya mendengar saja. Tadi dia sempat bertanya kepada pelayan ke mana Eve dan kedua anaknya.
Tala melihat dari jauh bagaimana Eve dan kedua anaknya tertawa serta sepupunya itu.
Tala tidak mau mendekati mereka dia harus lebih dulu membersihkan diri baru nanti menyusul untuk bergabung.
Sepertinya dia harus mengajak Eve dan kedua anaknya untuk berlibur setelah kesibukannya cepat terselesaikan.
Eve sama sekali tidak akan keluar jika tidak pergi ke rumah sakit untuk melakukan kontrol kesehatan anak-anaknya. Dia tau alasan Eve tidak mau pergi keluar adalah karena Eve tidak suka dengan suasana kota yang ramai. Eve sangat menyukai berada di rumah dengan pemandangan taman yang memang sengaja Tala buat seapik mungkin dan menambah keluasannya agar Eve bisa menikmati sehari-harinya.
__ADS_1
Jika pun para ibu muda mau berkumpul mereka pasti akan lebih memilih berada di mansion ayah Davka dan ibu Dhara atau sesekali berada di salah satu mansion dengan bergiliran namun mereka para ibu muda lebih betah berada di mansion ayah Davka dan ibu Dhara karena sedari awal mereka sering berkumpul di sana dan merasa nyaman. Kalaupun pergi keluar mereka akan meninggalkan anak-anak mereka pada para pria untuk menjaga dan menikmati waktu mereka dengan pergi ke Mall sesekali atau ke kafe.
*Bersambung*