Berbagi Cinta: Complicated Love

Berbagi Cinta: Complicated Love
BAB 199. Kami Sayang Adik Bayi!


__ADS_3

Eve memakan makanan yang dibuatkan oleh Tala dengan lahap bahkan Eve tidak memedulikan sekitarnya lagi termasuk Tala yang menatapnya dengan takjub.


Tala suka saat Eve hamil makanan yang disediakan dan dimasak olehnya selalu habis apalagi selera makan Eve sangat meningkat.


"Orion dan Gala mereka sudah menerima kehadirannya. Waktu bunda pergi mendengarkan pembicaraan kita ayah memberikan pengertiannya. Kenapa bunda pergi dan hanya mendengar setengah saja?"


Saat ini mereka sedang berada di ruang santai sembari menonton TV.


"Aku takut menerima kenyataan bahwa kalian tidak menyukainya." Ujar Eve dengan mengusap perutnya.


"Mana mungkin seperti itu sayang. Kita melakukannya bersama dan menikmatinya ini adalah anugrah Tuhan. Lagipula Orion dan Gala senang bahwa mereka akan mempunyai adik."


"Tapi,..."


"Meraka hanya cemburu sayang sama seperti ayah dan mereka ingin merebutkan perhatianmu. Kamu adalah satu-satunya wanita jadi kami ingin merebut perhatianmu."


Eve memegang membenarkannya. "Jika mereka dewasa pasti mereka akan sama pencemburu dan protektifnya seperti aku apalagi jika ini adalah bayi perempuan nantinya. Mereka pasti akan sangat menjaganya dengan baik."


"Namun tidak masalah apa pun jenis kelaminnya mereka dan ayah sangat menerima dan menyayanginya."


"Kamu tau kan Orion dan Galaksi sering bertengkar bukan karena mainan tapi karena ingin mendapatkan perhatianmu sebagai bundanya mereka. Nyatanya mereka saling menyayangi satu sama lain."


"Jangan khawatirkan mereka, mereka sudah ayah jinakkan."


Eve mencebik dan mencubit perut Tala yang tidak memakai atasan untuk menutupi tubuh bagian atasnya itu.


"Sayang kamu suka selai mencubit kan sakitttt." Lihat pria yang sudah pertengahan kepala tiga itu merengek seperti anak kecil. "Kamu juga sangat mudah sensitif melebihi saat kamu mengandung Galaksi."


Tala merebahkan kepalanya di atas kedua paha Eve dan menghadap ke perut Eve.


"Ayah, kakak, didi sangat menantikan mu." Ucap Tala lalu mencium perut Eve.


Eve mengusap rambut hitam legam milik Tala. "Jangan meminta yang aneh-aneh ya sayang dan jangan membuat bunda kesusahan."


Tala mendapat cubitan lagi di dadanya hal itu membuat Tala tertawa kecil. "Bunda suka mencubit. Ayah rasa kamu perempuan, bagaimana jadinya jika kamu perempuan pasti kakak dan didi mu bertengkar ingin dekat denganmu seperti mereka yang bertengkar ingin dekat dengan bundamu."


......***......


Beberapa bulan kemudian...

__ADS_1


"Sayang kamu harus kuat, bertahanlah kamu bisa aku di sini." Ucap Tala sembari menggenggam tangan Eve yang sedang mengatur nafasnya karena bayi perempuan mereka mau lahir.


Ya anak ketiga mereka akan lahir hari ini dan itu berjenis kelamin perempuan. Waktu mereka mendengar hal itu mereka sangat senang terutama Orion dan Galaksi.


Eve mengatur nafasnya yang tersendat-sendat Eve melahirkan normal. Hingga beberapa saat akhirnya terdengar suara tangisan bayi.


"Ooeeekk...Oeeekkk...Oeeekkk." Tala mencium kening Eve dan menyatukannya keningnya dengan kening Eve setelah itu.


Kata-kata cinta selalu Tala ungkapkan.


"Selamat Tuan Nabastala dan Nyonya bayinya sehat dan tidak ada kecacatan. Dia persis cantik seperti ibunya." Tala tersenyum hangat mendengarnya.


"Galaksi mau melihat mei-mei." Ya Galaksi dan Orion memanggil nama adik mereka dengan mei-mei yang artinya adik perempuan. Itu adalah panggilan yang melekat sejak bayi perempuan bernama Itzel Raqeesha Werawan itu masih di dalam kandungan.


"Hati-hati boy mei-mei sedang tidur nanti dia nangis." Ujar Tala dengan lembut karena saat ini dia sedang menggendong Itzel agar memudahkan Galaksi dan Orion melihatnya.


"Mei-mei sangat cantik sepelti bunda." Dan diangguki setuju oleh Orion.


"Sekarang didi punya tiga adik bayi perempuan Yeay. Nanti didi akan ajakin meleka belmain mobil-mobilan bial tidak sama sepelti kakak Jean dan jeje Lily." Tala tertawa kecil mendengarnya.


"Mereka perempuan sayang tentunya mereka akan sama seperti jeje Lily dan juga kakak Jean."


"Didi akan ajarin Itzel, Kimmy, dan Kitty ayah dari awal mereka akan didi ajak main mobil-mobilan dan pelang-pelangan."


Kimmy dan Kitty adalah anak kembar dari Geya dan Axel. Mereka mendapatkan anak kembar perempuan.


Raniesha Kathrine Barata dan Ranielle Kimberly Barata. Nama panggilan kedua bayi kembar itu adalah Kitty dan Kimmy itu yang membuatnya adalah Galaksi karena ia merasa susah menyebut nama bayi kembar itu karena ada huruf R nya sedangkan dia masih cadel. Alhasil itu adalah nama panggilan kedua bayi perempuan itu.


"Iya sayang." Tala melihat Orion yang berbicara dengan Eve di tempat tidur mereka.


Eve baru saja pulang hari ini ke mansion setelah selesai melahirkan.


"Bunda masih sakit?" Tanya Gala yang menghampiri dan duduk di samping Eve di seberangnya ada Orion yang sedang memeluk Eve.


Lihat dia dan Itzel ditinggalkan oleh kedua bocah laki-laki itu. "Kamu akan menjadi anak ayah sayang. Lihat kakak dan didi mu menjadi anak bunda." Ucap Tala berbicara kepada Itzel yang sedang nyenyak tidurnya.


Maksud dari Tala kedua putranya itu lebih dekat suka mencari perhatian kepada Eve dibandingkan dirinya jika sudah ada Eve maka mereka akan mengabaikan Tala. Sama halnya dengan Itzel jika dia menangis maka dia tidak akan tenang jika tidak berada di pelukan ayahnya Tala hal itu sudah membuat Tala sangat senang dan bahagia. Bukan berarti tidak dekat hanya saja sepertinya Itzel cenderung dekat dengannya.


"Kamu harus banyak sabar dan jangan marah-marah ya baby girl karena akan sangat dilindungi oleh ayah, kakak dan didi mu serta abang Kala." Tala Lula bahwa si hitam malika yang seperti Geya bilang itu tidak kalah protektifnya walaupun dia masih kecil namun bisa menjaga kakaknya Jean yah walaupun terkadang kesal dengan kakaknya Jean yang suka mendandaninya.

__ADS_1


Mengingat si hitam malika itu Tala merasa heran dia sangat suka sekali tebar pesona sehingga membuat anak-anak kecil perempuan seumuran dengannya menempel padanya. Mungkin karena si hitam malika itu sangat dekat dengan Axel yang tengil itu tapikan Galaksi juga dekat.


Kalau diingat Galaksi cenderung lebih diam dan lebih pura-pura tidak mau seperti bersikap cool. Malu-malu tapi mau.


Jika Orion akan sangat ramah bertemu dengan Orang dan anak pertamanya itu sangat membanggakan tentunya dengan prestasinya itu. Bukan Galaksi tidak hanya saja Galaksi masih kecil dan baru umur 4 tahun lebih jadi belum banyak ditunjukkannya.


Kalau Orion sudah 6 tahun lebih bahkan sudah mau 7 tahun sebentar lagi.


Orion sangat aktif dan sangat suka sekali menggambar seperti...


Adya Parabawa


Tala tersenyum mengingat istri pertamanya itu yang sudah meninggal. Bahkan baik dirinya dan Eve tidak mempunyai bakat di bidang seni seperti itu.


"Kak sekarang aku sudah punya anak tiga. Mereka sangat menggemaskan dan sangat menyayangimu. Jika kamu masih hidup pasti kakak akan senang karena mereka akan terus memanggil kakak dengan mama tanpa sebab lalu bilang kalau i love you karena kakak akan kesal mereka hanya memanggil mama saja." Ucap Tala yang sedang menatap bingkai potret Adya Parabawa di dalam kamarnya Adya tentunya.


Kamar ini akan menjadi kamar milik Orion nantinya Orion sudah mendeklarasikan hal itu. Dia sangat suka sekali dengan kamar Adya Parabawa itu tidak menjadi masalah.


Kalau Galaksi dia mau kamarnya kamar yang ditempati oleh kakek Werawan yang berada di lantai dua.


Lalu kamar mereka nantinya akan diberikan ke Itzel putri mereka.


Tentunya nanti akan direnovasi sesuai keinginan anak-anak mereka.


Tala dan Eve akan pindah ke lantai bawah karena usia mereka sudah tidak terlalu kuat untuk berjalan.


Tala bukan tidak mau membuat mansion hanya saja menurut Eve istrinya ini sudah lebih dari cukup dan dia ingin menghabiskan waktu bersama dengan ibu Dhara dan ayah Davka.


Orang tua pasti akan sangat kesepian tanpa anak mereka dan pastinya mereka akan sangat merindukan anak-anaknya.


Tala memikirkannya tertawa kecil mengingat nanti dia akan melihat tumbuh kembang anak-anaknya dan dia akan menua bersama Eve.


"Kami merindukanmu. Kami bahagia di sini dan jangan khawatirkan kami di atas sana."


*Bersambung*


Cerita ini sudah tamat guys terimakasih semoga kalian suka.


Lunar akan Hiatus untuk sementara waktu dalam update. Setelah ini tidak akan ada update lagi ini SUDAH TAMAT kecuali ada cerita baru.

__ADS_1


Semoga kembalinya Lunar nanti akan mendapatkan hadiah yang lebih wah berupa like, komen, vote, ataupun hadiah yang banyak serta ada harapan-harapan lainnya yang diinginkan Lunar.


Sampai ketemu di cerita LUNAR SELANJUTNYA.


__ADS_2