
" Maafkan Albi sayang, Albi tidak tega melihat Abah Dahlan yang memohon seperti itu."
" Tapi kenapa Albi gak bilang sama Adek Bi, apa gak penting lagi Adek dalam hidup Albi ?" Tanya Bul² dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
Hari ini, ia kembali dibuat kecewa oleh suaminya. Entah apa yang harus Bul² lakukan, sudah berpa banyak luka yang Farhan rajamkan kedalam hatinya.
Memaafkan, bahkan kata itu berulang kali ia berikan dan berulang kali juga sebuah kecewa yang ia dapat.
Mata indah itu kembali mengeluarkan buliran bening. Ada rasa sakit tersendiri bagi Farhan saat melihat istrinya menangis. Ternyata berbuat baik tak selamanya berbuah manis, kadang kebaikan yang kita ciptakan tak lain membuat orang terdekatnya terluka.
" Albi salah sayang, hukum Albi sesuka hati Adek. Tapi Albi mohon jangan nangis ya !" Pinta Farhan seraya mengusap air mata istrinya.
" Apa yang Albi lakuin saat bersama Ning Aisyah ?"
" Albi hanya mengobrol dan memberinya saran sayang. Supaya dia tidak terlalu berharap pada sesuatu hal yang sangat tidak pasti..."
" Apa Ning Aisyah menerimanya begitu saja, Adek tidak yakin Bi. Ya mengingat dia sangat menyukaimu sedari dulu .." Ucap Bul² kembali tenang.
Farhan tersenyum seraya menatap manik mata istrinya.
" Albi hanya cinta sama Adek, bahkan dulu sepulang Albi dari kairo, cuma Adek yang berani Albi deketin..."
__ADS_1
" Ahhhh masaaaaa....."
" Dih gak percaya...." Ucap Farhan tersenyum.
" Lain kali harus izin dulu sama Adek ya Bi. Aku gak mau sampai dimadu....tolong jangan ciptakan kesalahpahaman yang membuat hubungan kita jadi renggang..!"
" Iya sayangku iya...."
Cup......
Bul² tidak ingin membesarkan masalah yang ada. Toh suaminya pun sudah menjelaskan kronologisnya, yang ia hanya tidak suka kalau harus menutupi dari sang istri.
Malam yang sangat indah itu, Bul² dan Farhan menikmati dengan santainya dibalkon kamar mereka. Bul² menatap jauh pandanganya kedepan, begitu juga dengan pikirannya.
" Amin, iya sayang. Albi berharap kehidupan kita jauh lebih harmonis dari sebelumnya. Maafkan Albi yang selalu membuat Adek kecewa. Namun rasa dan raga ini, hanya bisa Albi berikan pada bidadari sang gus seorang."
" Anna Uhibbuka Fillah Zauji....."
" Anna Uhibbuka Fillah Zaujati..." Balas Farhan seraya mengecup kening istrinya penuh cinta.
' *Terimakasih ya Allah, puji syukur aku panjatkan padamu yang telah memberi kenikmatan tiada duanya, bidadari cantik yang selalu mengerti diriku yang penuh kekurangan ini. Terima kasih telah menganugrahi 2 malaikat kecil pelengkap hidup kami.
__ADS_1
Kamu adalah wanita yang pernah hadir dalam mimpiku, Bulan Audya. Yang hanya menunjukan mata indahmu saja, namun saat ini aku bisa melihat seluruh cantik dan indahnya dirimu wahai BIDADARI SANG GUS.
Hanya akulah takdirmu dan hanya kamulah takdir hidupku, takdir yang sudah Allah tetapkan dalam bukunya*.
*Aku menutup kisahku, dibab 108....
Kini akan kubuka lembaran baru untuk menyaksikan kisah dan takdir anak-anakku.
Anna uhibbuka fillah Zaujati*.....
Tamat
Maafkan Author yang harus menamatkan cerita Farhan dan juga Bul².
Tapi tenang saja, novel ini masih berlanjut dengan cerita yang berbeda.
Author akan menceritakan tentang perjalanan sikembar dengan penuh lika likunya sampai ia menemukan jodohnya masing-masing.
Diextra part pertama, akan Author jelaskan siapa saja tokoh pemain yang akan membuat ketawa, mewek, juga baper pastinya.
Terima kasih untuk para readers yang sudah mengikuti perjalanan Author sejauh ini, semoga kalian tetep setia membaca, like dan komen serta menyumbangkan poin yang kelebihan he he he.
__ADS_1
Babayyyy........