Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Kekecewaan Sahabat


__ADS_3

Masih ditempat yang sama, Adam mencoba untuk mengungkapkan keputusan yang telah Bul² tunggu. Sakitttttttt, ya memang sakit Adam akan mengorbankan perasaan nya lagi demi sang kakak. Ana harap kau bisa menerima keputusan ku ini Ukhty. Yakinlah, sedih dan sakitmu saat ini hanya sementara. Ana yakin, kak Farhan akan memberikan sejuta cinta untukmu,dan kini tugasmu adalah mencintainya dan melepaskanku. Tuhannnn tugas ku kini telah selesai, terima kasih pernah menitipkan rasa yang indah ini. Kukembalikan jodohmu kak Farhan, Allah menitipkan padaku hingga sampai kau kembali. Semoga kalian bahagia. Gumam Adam dalam hati.


" Ana sudah putuskan Ukhty, semoga kau bisa menerima keputusan Ana ini." Ucap Adam, sementara Bul² sudah semakin was was mendengar perkataan Adam.


" Huuuuuuffffffffffff. Beliau lelaki baik, shaleh dan bertanggung jawab, Ana yakin Ukhty akan bahagia bersamanya. Keputusan Ana, terimalah lelaki itu dan belajarlah mulai mencintainya. Dia lelaki tulus, bahkan Ana minder jika harus dibandingan dengan nya." Jelas Adam.


Deg....


Deg....


Hati Bul² bagai dihantam batu, terlalu sakit ia menerima pukulan itu. Orang yang dicintainya malah lebih memilih pergi dan menggantikan dengan orangnya tidak dicintai sama sekali. Sakitttttt, sungguh luka ini terlalu perih Bul² rasakan. Berlinang air mata Bul² mendengar jawaban Adam, yang sangat diharapkan bisa menikahi dirinya ternyata malah menyuruhnya untuk hidup bersama orang lain.


" Ana tidak mencintai Gus Farhan Akhi, hanya Akhi yang Ana cintai. Tidak bisakah kau pikir ulang keputusanmu Akhi hiks hiks hiks ?" Ucap Bul² sambil terisak. Tanpa sadar ia telah menyebutkan orang yang mengajaknya berta'aruf selain Adam.


" Apaaaaaaaaaaaaa......G-gus F-farhan Bul, apa maksudnya Bul² tolong jelaskan, apa maksudnya ?" Teriak Rima.


" Maafkan aku Rim Saf hiks hiks hiks, aku tidak mau kau sakit hati kalau tau Gus Farhan yang meminang ku. Maafkan aku hiks hiks." Bul² semakin terisak, Rima sangat kecewa dengan sahabatnya itu. Setiap hari ia selalu bercerita sering memperhatikan Farhan, ia mengangguminya dan berharap kelak Gus Farhanlah yang menjadi imamnya. Namun kenyataan pahit kini telah diketahui Rima dan Safa, seseorang yang mereka kagumi dalam diamnya telah meminang orang yang sangat ia kenal dan itu adalah sahabatnya sendiri.


" Kamu tau Bul, aku sangat sangat menganggumi Gus Farhan. Kenapa kau tidak mengatakan jika ia yang mengajakmu berta'aruf, kenapa Bul kenapaaaa?" Ucap Rima melampiaskan kekecewaan nya.


" Maafkan aku Rim, aku mintak maaf hiks hiks. Tolong jangan benci aku Rim !" Ucap Bul² sesenggukan.

__ADS_1


Tentu saja Adam dan kedua sahabatnya terkejut, terutama Adam. Ternyata inilah alasan Bul² merahasiakan kepada dua sahabatnya itu, Rima menyukai Farhan. Lalu Safa.....,entalah dia terlalu memendam nya sendiri sehingga kini ia pun merasakan patah hati, bahkan sebelum memulainya. Namun lagi lagi Safa hanya diam tak berbicara apapun.


Ya allah...aku belum memulainya, bahkan perasaan ini baru saja tumbuh. Belum sempat ku memupuknya namun telah terkena hama. Beginikah namanya patah hati. Kenapa kau orang yang selalu beruntung Bul, aku iri padamu. Setiap lelaki yang ku suka, ternyata mereka malah menyukai sahabatku. Ha ha ha aku begitu menyedihkan. Gumam Safa dalam hati.


" Aku kecewa padamu Bul², sangat sangat kecewa. Kau merebut orang yang aku sukai, aku benci kamu, aku benci kamu Bul²...." Teriak Rima menangis meninggalkan mereka.


" Aku kecewa denganmu Bul, yang tak pernah menganggap kami ada sebagai sahabat.


Benar kata Rima, semenjak kau masuk dipesantren ini, Semua Akhi yang ku kagumi malah menyukaimu. Aku sangat kecewa...." Sambung Safa lembut namun kata katanya begitu menusuk hati Bul².


" Aku mohon Saf, dengerin penjelasan ku dulu. Jangan jauhi aku hiks hiks, aku tidak punya siapa siapa disini selain kalian hiks hiks ." Ucap Bul² memegang tangan Safa.


Safa menepis tangan Bul² dan pergi meninggalkan mereka yang masih disana.


" Ukhty.....kumohon jangan menangis. Biarkan mereka untuk sendiri lebih dulu, baru Ukhty jelaskan alasanya !" Tutur Adam.


" Hiks hiks...apa aku salah Akhi menyembunyikan demi menjaga perasaan sahabatku."


" Tidak, berbohong demi kebaikan tidaklah salah. Biarkan mereka berpikir jernih dulu Ukhty, mungkin mereka butuh waktu." Ucap Adam.


" Akhiiiiiiiiiii, bisa kah kau berfikir ulang ? " Tanya Bul².

__ADS_1


" Keputusan Ana sudah bulat Ukhty, maaf jika Ana menyakiti hati Ukhty kembali. Ana percayakan kebahagianmu dengan Kak Farhan. Apa lagi dengan janji Abah dimasalalu dengan kakek Ukhty, Abah harus menepati janji itu. Bukan Ana tak mencintaimu, Ana sangat sangat mencintamu Ukhty. Tapi janji Abah harus terpenuhi, cinta tak harus memiliki Ukhty Ana harus berkorban demi melihatmu bahagia." Jelas Adam.


" Tapi aku tidak bahagia bersama Gus Farhan Akhiiii Hiks hiks ."


" Mungkin sekarang tidak. Tapi itu pasti akan terjadi setelah kalian menikah nanti,"


" Semoga bahagia selalu Ukhty, doaku menyertaimu khumairahku. Ana awalan, tidak bisa lama lama. Assalamualaikum."


" Waalaikumsalam..." Jawab Bul² lirih.


Setelah kepergian Adam, Bul² tidak beranjak dari sana. Ia bahkan terus menangis memikirkan perasaan juga sahabatnya.


Rima dan Safa yang terlanjur kecewa seakan tak mau lagi berteman dengan Bul². Disisi lain, jika Bul² tidak menerima Farhan, lalu bagaimana dengan janji Abah juga janjinya pada Adam. Bumerang bagi Bul², ia ditinggalkan orang yang dicintainya bahkan sama sama saling cinta. Sahabatnya kini menjauhinya, dan ia harus hidup berdampingan dengan orang yang sama sekali tidak dicintainya. Itu sekarangggg. Tapi entah nanti, karna cinta bisa datang karna terbiasa.


💞💞💞**Tinggalkan


Vote


Like


Komen ya !!!

__ADS_1


Happy Reading guys**


Bersambung💞💞💞


__ADS_2