Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Terkejut...


__ADS_3

Hari hari telah berlalu, hingga tak terasa pernikahan Farhan dan Bul² memasuki minggu kedua. Bul² pun sudah ikhlas dengan kehadiran sosok Farhan dalam hidupnya, pikiran nya tentang orang yang dulu mengisi hatinya perlahan lahan telah mengikis seiring berjalan nya waktu. Apa Bul² sudah mulai mencintai Farhan ? entahlah...dan semoga saja kedua nya sama sama saling mencintai dalam mengarungi bahtera rumah tangga.


Adam.....entah mengapa ia melupakan tentang perjodohan nya dengan Aisyah. Kesibukan nya kini hanyalah mengajar anak anak ngaji dimasjid luar pesantren. Menurutnya sekarang, kebahagaiannya tidak lah penting, tak mau mengulang yang kedua kalinya, Adam tidak bisa lagi masukan wanita dalam hatinya itu setelah Audy. Trauma....? bisa jadi, kebahagian yang semestinya ia rasakan bersama dengan khumairahnya kini telah direnggut oleh takdir.


Sayup sayup terdengar orang mengaji, Bul² menggeliat dan membuka matanya perlahan. Dengan kesadaran yang ada setelah membuka mata dari tidurnya, ia begitu memperhatikan sosok yang kini menjadi suaminya. Suara yang merdu, bacaan yang fasih , Bul² terus memperhatikan seraya tersenyum. Entah mengapa akhir akhir ini, ia sangat mengagumi sosok Farhan.


" Shodaqallahhuladzim.." Farhan mengakhiri bacaan Al-Quran nya. Membereskan sajadah dan melipatnya, kemudian ia menoleh kearah ranjang. Sungguh Farhan disuguhkan pemandangan indah diatas ranjang. Bagaimana tidak, pagi buta begini ada bidadari yang tersenyum kearahnya.


" Sayang...sudah bangun hem..?" Farhan menghampiri istrinya yang sudah duduk dan menyender. Bul² pun hanya mengangguk.


Jujur saja, meskipun Bul² sudah berani melepas hijab dan niqab nya saat bersama sang suami didalam kamar, namun hingga kini ia belum memberikan hak bathin pada suaminya. Rasa takut tiba tiba saja menyeruak dalam hati nya, takut jika ia akan ditinggalkan suaminya setelah memberinya hak. Dalam hati yang terdalam setelah beberapa hari mengarungi rumah tangga dengan seorang Gus atau Ustadz muda, ketakutan akan dipoligami tiba tiba saja melintas dipikiran Bul². Namun Farhan tidak akan memaksa nya hingga ia telah siap dan mengizinkan nya untuk disentuh.


" Mandi gih tahajud dulu !, baru tidur lagi .." Ucap Farhan sambil mengelus rambut indah istrinya.


" Iya Bii, kenapa Albii gak bangunin aku ..." Bul² menyebikan bibirnya. Farhan hanya terkekeh melihat ekspresi gemas istrinya. " Albii gak tega bangunin kamu sayang. Kayaknya cape banget, tidur sampe mendengkur gitu.."


" Ihh apaan sih Bii, aku tidur tuh anteng ya..."


" Kamu kan tidur sayang jadi mana tau , ya gak " Farhan mengedip kan sebelah matanya menggoda sang istri.


" Ahhh udah lah, aku mau kekamar mandi " Ucap Bul² beranjak dari ranjang menuju kamar mandi.


" Sayang...awas jangan ngorok dalam kamar mandi ya he he " Ucap Farhan sedikit berteriak sambil terkekeh.


" Albiiiiiiiiiiiii......." Geram Bul² kesal dengan suaminya itu. Mendengar geraman Bul² Farhan hanya geleng geleng kepala.


Terima kasih ya Allah telah menghadirkan bidadari yang cantik , sholehah , baik untukku.


Aku sangat mencintainya, kuharap kau pun begitu dek . Gumam Farhan dalam hati .

__ADS_1


Setelah tahajud, Bul² dan Farhan tak melanjutkan tidurnya. Waktunya hanya dihabiskan dengan bercerita kehidupan sebelum mereka saling mengenal. Hingga tak terasa adzan subuh mulai berkumandang. Beberapa hari ini Bul² meminta diimami langsung oleh suaminya, sehingga Farhan meliburkan diri untuk menjadi imam dimasjid ketika shalat subuh. Menurut Farhan, keinginan istrinya adalah perintah bagi nya yang harus dilakukan.


Pagi hari, Bul² membantu Umi membuat sarapan nasi goreng untuk para suami suaminya. Tak selang beberapa lama, sarapan telah siap tersaji dimeja makan.


" Neng, panggil Farhan ya..sebelum mengajar harus dibiasain sarapan dulu !" Ucap Umi.


" Baik Umi..." Bul² pun melangkah kan kakinya menuju kamar.


Ceklek...


" Bii...sarapan yuk !" Ajak Bul² yang melihat suaminya tengah berganti baju.


" Iya sayang, sebentar lagi ya.." Bul² pun mengangguk. Setelah siap dengan pakaian nya, Farhan menyusul istrinya ke meja makan.


" Abi mana Mi...?" Tanya Farhan yang tidak melihat Abah Zaki.


" Abi ada tausiah di desa sebelah.." Jawab Umi.


" Kan memang acaranya pagi Han.." Farhan pun mengangguk.


Setelah sarapan selesai, Farhan pergi mengajar begitu juga dengan Bul² harus mengikuti pelajaran seperti hari hari biasanya. Karna dipesantren tidak ada kampus, Bul² memilih mengulang masa SMA nya kembali dengan seragam yang berbeda dan pelajaran yang berbeda. Sesungguhnya ia ingin sekali melanjutkan kuliah nya, namun karna permintaan terakhir kakek yang ingin cucu perempuan nya menjadi seorang hafidzoh kini ia lebih memilih untuk mengikuti wasiat Alm kakeknya itu. Kuliah bisa disusulnya kapan kapan, pikir nya.


Hari pun semakin siang, jarum jam sudah berada diangka 12. Bul² memilih untuk shalat dzuhur berjamaah dimasjid dengan kedua sahabatnya.


" Bul.., gimana selama 2 pekan ini ? Apa kamu sudah mulai bucin hem..." Tanya Rima menoel lengan Bul² .


" Apaan sih kalian. Kepo ya...?" Jawab Bul² terkekeh. Sementara Safa dan Rima hanya memelotot jengah.


" Pengen tau aja...bukan kepooo" Ucap Safa.

__ADS_1


" Lah apa beda nya pengan tau sama kepoo?" Jawab Bul².


" Bedalah , Kepo itu mau tau nya banyak kalau pengan tau itu cuma sedikit. " Jawab Safa asal.


" Ahhh pada somplak kalian. Udah yuk ah kemasjid, nanti buru iqomah loh !" Ucap Bul² dan kedua sahabatnya pun hanya mengangguk.


Setelah shalat berjamaah selesai, Bul² memilih untuk kekantor suaminya. Mengingat hari sudah semakin siang, ia pun ingin mengajak suaminya untuk pulang dan makan siang bersama.


Namun langkahnya terhenti ketika ia sudah berada didepan pintu kantor. Ia mendengar suara orang tertawa ria dari dalam sana.


Karna penasaran, Bul² pun masuk kedalam kantor dan betapa terkejut nya Bul² saat mengetahui siapa yang tengah tertawa ria bersama suami nya itu.


Deg....


Deg.....


" K- kalian.........sedang apa ...?"


💞💞💞💞Hayooo siapa tuh...?


**Tinggalkan


Vote


Like


Komen kalian ya !!!


Happy Reading Guys**...

__ADS_1


Bersambung💞💞💞


__ADS_2