
Bul² pun pergi meninggalkan Zafran dikantin, eiiiitssss lebih tepatnya ia menitipkan Abang nya dikantin Bik Lili ha ha ha.
Tak beberapa lama, Bul² pun kembali dengan sejuta kejutan untuk Zafran.
" Abang......" Panggil Bul². Zafran pun yang merasa terpanggil langsung menoleh kearah sumber suara.
Deg....
Deg.....
' Bul² ngapain sih kok ngajak kekantin Bik Lili ketemu ketek kingkong lagi. Apa ini kejutannya, ck sungguh ya...kejutan yang buruk' Gerutu Rima dalam hati.
Tatapannya Zafran terpaku pada sosok yang belakangan ini selalu ia rindukan,si mbak aneh.
" Ehemmmm...." Deheman Bul² membuyarkan lamunan Zafran.
" Gimana bang, suka kan ?" Ucapnya seraya terkekeh.
Zafran masih tak bergeming dengan pertanyaan dari adiknya itu. Ia terus saja melirik kearah Rima yang membuatnya semakin pangling karna sudah lama tak bertemu. Sementara Rima hanya tertunduk risih dengan tatapan dari Zafran.
Flasback On
Bul² berjalan kearah kamar asramanya tempat ia tidur sewaktu belum menikah.
Ceklek....
" Assalam mualaikum...."
" Waalaikumsalam...." Jawab Safa dan Rima kompak. " Tumben...." Ucap mereka lagi kembali bersamaan.
" He he aku mau ngajak kalian kesuatu tempat, tentunya punya kejutan dong untukmu Rim...."
" Aku...?" Rima menunjukan kearah dirinya sendiri. Bul² pun hanya mengangguk.
Sementara Safa hanya bingung dan menjadi pendengar setia mereka.
" Apaan....?" Tanya Rima lagi.
" Kalau dikasih tau ya gak kejutan dong. Ikut aku yok !" Titahnya.
" Aku gak perlu kan ?" Tanya Safa.
__ADS_1
" Ikut dong, biar tau juga he he..." Jawab Bul² terkekeh. Safa pun hanya mengangguk.
Mereka pun mengikuti Bul² yang akan membawa Rima pada kejutannya.
Flasback Off
" Ini kejutannya Bul ?" Tanya Rima. Bul² hanya mengangguk seraya cengengesan,sementara Zafran sudah mengeryitkan dahinya mendengar kata kejutan yang ia tidak mengerti apa maksudnya.
" Nah, Abang kan janji mau ngikutin apa yang Adek mau kan ?" Zafran melirik kearah sang Adik seraya mengangguk pelan.
" Rim...apa kamu juga mau menuruti kemauan sahabatmu ini ?" Tanya Bul² seraya memperlihatkan pupy eyesnya .
' Perasaanku tiba tiba gak enak...,pertanda buruk nih...'. Gumam Rima dalam hati.
" Rim......" Panggil Bul² lagi.
" Eh, iya...tentu dong. Apa sih yang gak untuk sahabatku ini..." Jawabnya.
Bul² pun seketika tersenyum." Kamu kamu kalian menyatakan perasaan masing masing didepan kita !" Ucap Bul².
" Apaaaaa......" Teriak Zafran dan Rima kompak.
Seketika Rima sudah menatap sahabatnya itu dengan tajam. Matanya terbelalak membulat sempurna. Namun kali ini berbeda dengan Zafran yang menyunggingkan sedikit senyum.
" Mau ya...pliss ! terserah kalian mau menganggap ini beneran murni dari dalam hati kalian atau hanya ingin menuruti kemauan ku !"
Zafran dan Rima pun saling lirik, kemudian keduanya memalingkan wajahnya masing masing.
" Turutin aja Rim....bang Zan juga kayak nya gak keberatan, iyakan bang ?" Ujar Safa.
Zafran pun langsung mengangguk, hal itu membuat Rima semakin dongkol dengan Zafran. Ia menatap tajam kearahnya, namun Zafran hanya membalasnya dengan kedipan sebelah mata seraya tersenyum.
' Enak banget si ketek kingkong maen setuju aja... aaaaaa privasi ku terbongkar dong....kalau gak hamil aja, males banget nurutin maunya kamu Bul. Oke terpaksa ya ketek kingkong....aku terpaksa....awas aja mikir macem macem' Gerutunya dalam hati.
Rima dan Zafran sudah duduk berhadapan dengan meja yang menjadi jarak untuk keduanya. Namun dengan sengaja, Rima menjauhkan sedikit kursinya dari meja.
Perasaan dag dig dug yang keduanya rasakan kian membuncah, gemetar, grogi aaaaaa entah apa lagi yang keduanya rasakan hingga berdiam membisu hampir setengah jam.
" Buruan dong Bang....Adek capek tau, kalian udah setengah jam duduk berhadapan. Tapi gak ada yang mau ngomong, gimana sih ?" Gerutu Bul² menyilangkan kedua tangannya didada.
Zafran menghela nafasnya berkali kali, berusaha tenang dan membuang groginya. Meskipun ini kemauan sang Adik, namun baginya ini adalah ungkapan yang sebenernya dari dalam hati yang selama ini ia pendam.
__ADS_1
Diumurnya yang sudah hampir kepala tiga itu, Zafran memang belum pernah mengenal kata cinta seperti apa. Dicintai, dikagumi adalah hal yang biasa baginya, namun tidak dengan mencintai. Baru pertama kali ini ia merasakan hal aneh dalam hatinya semenjak pertemuannya dengan Rima, ya walaupun setiap kali mereka bertemu hanya cekcok yang terjadi.
Tak kalah groginya dengan Zafran, Rima pun sama merasakan hal canggung untuk pertama kalinya. Mencintai dan mengagumi sosok rejal ia sudah tau bagaimana rasanya, namun jika harus mengungkapkan perasaan nya langsung ia belum pernah melakukannya apa lagi dengan orang yang sama sekali gak ia suka atau hanya sebatas musuh bebuyutan saat bertemu, seperti Zafran contohnya.
" Ehemmm..." Zafran berdehem mencoba untuk tidak canggung saat berbicara dengan Rima.
" Ukhty...aku bukan tipe lelaki romantis seperti yang Ukhty bayangkan. Aku tidak punya apa apa yang mewah untuk kuberikan padamu, tapi aku punya cinta dan hati yang tulus untukmu yang insya allah membuatmu betah karna nyaman, cinta dan kasihmu karna bukti tulus ku. Will u marry me Ukhty Rima ?"
Deg.......
Jantung Rima terasa seperti gemuruh yang mau perang. Kata-kata Zafran berhasil membuatnya baper tingkat kabupaten bahkan provinsi hi hi hi. Ia kini terpaku dengan sosok yang ada dihadapannya, sosok yang selalu membuatnya kesal, yang selalu membuatnya emosi atau yang lainnya saat bertemu. Tapi kali ini, semua itu ia tepis dengan cepat. Entah mengapa, kali ini Rima seperti melihat sosok asli dari seorang Zafran.
' Andai semua ini adalah murni dari hatimu...aku akan menerimanya dengan tangan terbuka dan hati yang lapang. Aaaaaaaa adek baper bang.....' Ucap Rima bermonolog dalam hati.
" Rima....jawab dong !" Ucap Bul² membuyarkan lamunannya.
" Eh..i-iya...A-aku.....aku mau...." Rima melirihkan ucapannya dikalimat terakhir.
" Alhamdulilah......" Ucap semuanya kompak.
Rima tersipu malu hanya menundukan pandangannya, ia tak berani lagi menatap Zafran. Sedangkan Zafran terus memandang wanita yang didepannya, tidak peduli ini adalah bohongan atau nyata. Ia hanya berharap jawaban Rima adalah murni dari hatinya.
' Ku pastikan seminggu kedepan akan menikahimu. Terima kasih Dek, ngidammu sangat menguntungkan untuk Abangmu ini....
Tunggu aku satu pekan lagi mbak aneh, akan kumiliki dirimu dengan ikatan yang suci dan halal...' Gumam Zafran dalam hati seraya melirik Rima dan Bul² bergantian.
**Cihuyyyyyy..... halalin babang Zan......
Biar ketek kingkong berubah jadi ketekku sayang 🤣🤣🤣🤣.
💞💞💞 Alhamdulilah
Balik up lagi nih
Tinggalkan
Vote
Like
Komen kalian ya !!!
__ADS_1
Happy Reading Guys**...
Bersambung 💞💞💞💞