
Melihat sikap suami nya yang sedikit berubah, Bul² kini lebih banyak menghabiskan waktu nya diasrama bersama dengan kedua sahabat nya.
Namun Bul² tidak akan menceritakan masalah ini dengan siapapun, bagi nya aib suami hanya cukup diri nya dan keluarga yang tau.
Pagi yang cukup menenangkan, angin sejuk semilir dengan ditemani sinar nya mentari yang baru muncul membuat suasana sangatlah damai dan nyaman. Tapi sayang nya, suasana hati Bul² tidak lah seperti suasana nyaman nya pagi ini. Ia pun masih banyak melamun ketika harus dihadapkan dengan masa lalu suami nya, bahkan Farhan pun seperti nya sangat mendambakan masa lalu itu untuk hadir kedalam hati nya lagi. Tanpa sadar Bul² menitikan air mata nya saat berada didalam kamar asrama mereka.
Ceklek.....
Suara pintu terbuka, Bul² pun buru buru mengusap pipi nya yang basah itu.
" Bul, ayok buruan nanti telat !" Panggil Safa.
" Tau nih anak, mau bertelor dalam kamar kali." Sambung Rima.
" Sttttttttt......." Safa yang mengerti keadaan sahabatnya itu sedang tidak baik baik saja menyuruh Rima untuk diam dan tak banyak bicara.
" Kamu kenapa Bul ? ada masalah sama Gus Farhan ?" Tanya Safa.
" Gak kok. Aku hanya rindu dengan Bunda, Ayah, dan Abang...." Jawab nya dengan tatapan tertunduk.
Safa dan Rima pun percaya. Akhir nya mereka segera melakukan aktifitas seperti biasa nya.
Sungguh sangat tidak semangat, Bul² melakukan apapun dihari ini. Namun tetap saja ia jalani hingga selesai. Saat sedang berjalan pulang, tiba tiba saja.....
" Bul mobil siapa tuh didepan rumah Abah?" Tanya Rima.
" Gak tau. Mungkin kerabat Abi berkunjung..." Jawab Bul² malas. " Aku pulang dulu ya.....Asalammualaikum..."
" Waalaikumsalam, sering sering keasrama ya ! kita kesepian tau..." Ucap Safa
" Betul tuh, mentang mentang udah nikah kita dilupain...." Sambung Rima dengan tatapan pura pura sedih.
" Utututu.....sayang. Aku gak akan bisa buat lupa sama kalian, kalian adalah sahabat terbaik ku..." jawab Bul² memeluk sahabat nya bergantian.
" Janji.....?" Seru Rima dan Safa kompak.
" Janji.......Aku pulang ya, Asalamualaikum.."
" Waalaikumsalam..."
Bul² pun berjalan kembali kerumah untuk menyiapkan makan siang suami nya. Sementara Safa dan Rima ia kembali keasrama mereka.
" Niat tujuan kami kemari, ingin menanyakan perihal perjodohan yang dulu sempat tertunda Kyai Zaki..." Ucap seseorang itu.
Deg.....
Langkah Bul² terhenti saat mendengar seseorang membicarakan tentang perjodohan.
__ADS_1
Dada nya sesak seketika, pikiran nya langsung tertuju pada suaminya.
'Perjodohan siapa?' Tanya nya dalam hati.
Bul² memilih untuk tidak langsung masuk kedalam rumah. Ia ingin mendengarkan terlebih dulu apa yang mereka bicarakan.
" Tapi Kyai........"
" Kita rencanakan ulang saja Kyai Zaki perjodohan Nak Farhan dengan Naya..."
*Deg......
'Naya*.....'
" Assalamualaikum..." Sapa Bul² buru buru masuk kedalam rumah saat mendengar nama Naya disebut.
" Waalaikumsalam wr wb...."
Bul² mencium tangan kedua mertua nya dan juga sang suami, serta menyapa tamu Abah Zaki yang tengah berkunjung. Namun tatapan nya tertuju pada gadis yang ia lihat tempo lalu, Naya Khadijah.
" Siapa Zak...." Tanya seseorang itu.
" Ini lah yang mau Ana sampaikan Mud. Beliaulah menantu Ana, istri Farhan."
" Jadi Farhan sudah menikah ?" Tanya nya.
" Na'am Farhan sudah menikah 5 bulan lalu. Afwan ana tak sempet mengundangmu karna acaranya juga sangat sederhana."
" Afwan Kyai Mahmud kalau saya lancang bicara. Tempo lalu Naya sudah sempat bertemu dengan saya juga suami saya saat menghadiri pernikahan Akhi Adam dan Ning Hawa. Dan beliau pun sudah tau, kalau Gus Farhan telah menikah. Bukan begitu Ning Naya Khadijah ?" Tanya Bul² dengan penuh penekanan dikalimat terakhir.
Naya tentu gelagapan saat Bul² bertanya padanya. Awal nya ia mencoba melupakan cinta pertama nya saat tau kalau Farhan telah menikah, namun ia ingin sedikit berjuang kembali memperjuangkan cinta yang sempat ia tunda di bangku SMA dulu. Menjadi istri kedua pun tidak masalah, pikir Naya. Karna ia yakin dari tatapan Farhan pada nya masih memiliki sedikit rasa.
" Ta-tapi Ana tidak tau jelas Ukhty. Afwan Ana pikir Ukhty hanya saudara nya saja." Ucap Naya berbohong.
' Cih pelakor nekat.....' Gumam Bul².
" Oh benarkah. Sekarang Ning Naya sudah tau kan, kalau saya adalah istri dari Farhan Adzriel Maulana."
" Sayang......gak boleh gitu.." Tegur Farhan pada istrinya.
" Albii diem ! bukan nya Albii juga tau kita sudah bertemu dengan nya saat dipernikahan Akhi Adam, lalu kenapa Albii diem saja. Jawab Bii.......? Aku sangat sangat kecewa padamu..." Bul² berlari dengan tangisan nya kedalam kamar. Ia kunci kamar itu, ia hanya ingin sendiri meratapi masalah yang kini dihadapi nya.
' Hiks hiks.....kita baru saja menikah 5 bulan lalu Bi. Apakah ketulusan cinta yang kau punya hanya sebatas ini, aku sangat marah padamu Akhi Adam. Kau bilang ketulusan Gus Farhan melebihimu, tapi nyatanya kau jauh lebih baik dari nya hiks hiks.....aku benci kamu Bi ...kamu jahatttt hiks hiks....' Gumam Bul² ditengah tengah tangisan nya.
Sementara diruang tamu, suasana begitu tegang dan sunyi. " Maafkan Ana Kyai Zaki, nak Farhan. Ana sungguh tidak tau kalau Nak Farhan sudah menikah." Ucap Kyai Mahmud merasa bersalah.
" Tidak apa apa Kyai Mahmud, salah kami juga yang tidak memberitahu lebih dulu pada kalian."
__ADS_1
" Bi...tapi apa boleh Naya mengabdi dipesantren milik Abah Zaki ?" Tanya Naya.
Rupa nya dia belum nyerah juga hi hi hi.
" Bagaimana Kyai, apa boleh Naya mengabdi dipesantren ini?" Tanya Kyai Mahmud.
" Tentu boleh Kyai....pesantren kami sangat terbuka untuk siapa pun ." Jawab Abah Zaki.
" Syukron Abah, besok Naya kesini lagi ."
Abah Zaki pun mengangguk.
" Kami pamit Kyai, Ustadzah Imah. Asalamualaikum..."
" Waalaikumsalam wr wb...."
Selepas kepulangan Kyai Mahmud. Umi Imah nampak kurang setuju dengan suami nya yang menerima Naya dipesantren mereka.
" Farhan, Umi mau bicara sama kamu. "
" Kenapa Umi...?" Tanya Farhan.
" Kamu itu harus tegas Han, kamu sendiri yang salah sudah menolak dulu perjodohan dengan anak Kyai Mahmud. Lantas sekarang apa kamu menyesal...." Emosi Umi Imah seketika meledak melihat anak nya yang tidak memiliki ketegasan.
" Umiiii sudah...." Lerai Abah Zaki.
" Abiii juga. Kenapa harus menerima Naya mengabdi dipesantren kita Bi, Umi punya firasat kalau kehadiran nya hanya akan jadi masalah nanti nya."
" Umiii gak boleh seudzhon gitu. Lagi pula Naya anak Kyai Mahmud Mi, sabahat Abi juga."
" Dengar kan Umi baik baik Farhan. Selama kamu tidak bisa mengendalikan hati dan ketegasan membentengi hati hanya untuk istri mu. Jangan salah kan siapapun jika suatu nanti Neng Bul² pergi meninggalkan mu, kalau itu sampai terjadi, Umi hanya bisa tertawa melihat kebodohanmu..." Cecar Umi lalu pergi meninggalkan anak dan suami nya yang masih diam mematung.
💞💞💞💞💞**Wahhhhhh hati Farhan mulai goyah nih ?
Gimana ya kalau Naya sudah mengabdi dipesantren Abah Zaki ? ........
Baca juga ya...!!!
Tinggalkan
Vote
Like
Komen kalian ya !!!
__ADS_1
Happy Reading guys**
Bersambung💞💞💞💞