Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Maafkan aku ...


__ADS_3

" Bismillah....Hufffff. Adam bersedia menerima perjodohan ini ." Ucap Adam . Dan tiba tiba...


Prangggggggggggg


Sebuah piring terlepas dari genggaman.


Ia berlari menjauh sambil terus menitikan air mata. Hati yang terluka , hancur , cemburu , tidak ikhlas semua bercampur menjadi satu .


Ukhty Audy......Gumam Adam lirih , beserta kedua sahabat nya secara kompak.


Semua orang yang tidak tau hubungan antara Adam dengan wanita yang menjatuhkan piring, hanya terdiam menatap Adam penuh kebingungan. Dalama hati mereka bertanya tanya . Siapakah wanita tadi ?.


Abah Zaki yang mengerti kondisi Adam ,


memberi kode untuk ia mengejar dan menjelaskan pada nya.


" Semuanya, Ana permisi ....Asalammualaikum " Ucap Adam berjalan keluar dan disusul oleh Adam dan Riki .


" Waalaikumsalam ..." Jawab semuanya dengan lirih .


Aisyah yang sudah bisa menebak , bahwa wanita itulah yang Adam maksud . Saat ia mengatakan telah mengajak seseorang ber ta'aruf. Namun ia hanya bisa diam tak bisa berkata apapun. Dilubuk hati yang paling dalam , ia sangat ingin membatalkan perjodohan yang tak diinginkan oleh keduanya .


Bul² yang menangis , terus berlari menjauhi rumah Abah Zaki. Hingga sampailah ia didekat sungai yang tak jauh dari pesantren .


Aaaaaàaaaaaaaaaaaaaaaaa


Aaaaaaaaaaaaaaa hiks hiks hiks.....


Bul² berteriak sekuat tenaga melampiaskan kehancuran hati nya .


" Adaaaaaaaammmmmmmmmm


aku benci kamuuuuuuuuuuuu hiks hiks hiks." Ucap nya yang terus berteriak .


Hingga ia terduduk lemas diatas hamparan rumput .


"😢😢😢 Jika kau mau dijodohkan , kenapa kau harus mengajak ku ber ta'aruf ?, apa kau tak pernah memikirkan perasaan ku saat kau bohongi , saat kau lukai ?. Apa kau tak pernah berfikir Adam hiks hiks ." Ucap nya lirih dengan air mata yang terus mengalir membasahi pipi dan hijab nya .


" Hiks hiks ....Tuhannnnnnnnnn kenapa kau begitu tak adil dengan diri ku . Kenapaaaaaaaa ?." Teriak nya lagi .


" Apa aku ini tak pantas bahagia ?, hingga kau mengambil kebahagian hatiku untuk orang lain.


Aaaaaaaaaaaaaaaaa Aku BENCIIIII KAMU ADAAMMM . Aku benciii hiks hiks aku benci kamu." Bul² yang terus menangis dihadapan sungai yang jernih dengan bunga teratai yang bermekaran. Tapi sayangnya , keindahan bunga itu tak bisa ia rasakan dengan hati yang sakit , hancur dan terluka .

__ADS_1


Sahabat Bul² yang telah didatangi Adam pun ikut panik mencari keberadaan nya .


" Bul² kemana Rim ...?, kita harus cari kemana ?." Tanya Safa sangat khawatir .


Sementara Adam , sudah berlari keluar ponpes untuk mencari keberadaan Bul².


" Aku inget sesuatu Saf. Bul² pernah cerita , kalau dia pernah sekali mendatangi sungai di sekitar ponpes untuk sekedar menghilangkan penat. Itu artinya...?."


" Sungai....ya kita harus kesungai sekarang. Ayok Rim , buruan !. Aku gak mau sampe terjadi sesuatu sama Bul² ." Sahut Safa memangkas kalimat Rima dan menarik tangan Rima dengan berlari kecil , ia mendatangi sungai .


Sesampai nya disungai, terlihat seseorang tengah duduk menunduk dengan melipat kedua kaki nya .


Bul Bul....Ucap Rima dan Safa kompak .


Dengan segera mereka berlari menghampiri seseorang itu .


" Bul²....." Panggil Safa yang memegang pundak Bul². Bul² pun mengangkat kepalanya. Dengan mata yang merah dan sembab, ia langsung berhambur memeluk sahabat nya itu .


" Hiks hiks...Safa, apa salah ku Saf. Kenapa Adam begitu tega menghianatiku , kenapa dia tega membohongiku hiks hiks." Rima dan Safa yang tidak tega melihat Bul² pun ikut menitikan air mata. Mereka tau Bul² sangat mencintai Adam, namun semua ini juga bukan salahnya . Adam juga bingung menghadapi takdir ini. Disatu sisi Bul², pujaan hati nya disisi lain Abah Zaki penyelamat hidupnya.


" Kamu gak salah Bul, dan Adam juga gak salah . Dia hanya bingung untuk memilih antara kamu dan Abah. Ikhlaskan Bul....jangan begini ." Ucap Rima mengelus punggung Bul² yang masih dalam dekapan Safa.


" Jika ia akan dijodohkan , lalu kenapa ia mengajakku ber ta'aruf Rim ?." Tanya Bul² disela sela tangisan nya .


" Apa kalian tau semua ini ?. Jawabbbbbbbb !!." Tanya Bul² sedikit berteriak .


Dan dijawab dengan anggukan kepala oleh kedua nya .


" Maafkan aku Bul.....Hiks hiks." Tangis Safa pecah.


" Maafkan aku...., jika saja waktu itu aku langsung memberitahumu , mungkin kejadian nya gak akan kayak gini ." Ucap Safa lagi .


" Kalian kenapa tegaaaaaaaaaa , apa salahkuuuuuuu . Kenapa semua orang yang aku sayang membohongiku. Kenapaaaaa? hiks hiks."


Kedua sahabatnya yang masih menangis pun merasa bersalah. Ia merasa ikut bertanggung jawab atas apa yang Bul² alami.


Adam yang mendengar teriakan seseorang dari arah sungai , ia pun segera menghampirinya.


Audyyyyyy....Gumamnya lirih , saat mengetahui siapa yang berada didekat sungai itu .


Dengan langkah berat ia menghampiri nya .


" Ukhty......." Panggil Adam yang sudah berdiri dibelakangnya .

__ADS_1


Rima dan Safa menoleh kebelakang , namun tidak dengan Bul² yang terus menatap lurus ke sungai. Ia pun tau siapa orang yang memanggilnya itu.


Adam pun duduk dengan jarak satu meter dengan Bul².


" Ukhty...maafkan Ana. Ana salah tidak mengatakan nya sedari bebrapa hari lalu, semua nya terjadi begitu saja Ukhty. Bahkan Ana pun tidak tau jika Abah akan menjodohkan Ana." Jelas Adam . Seketika Bul² pun langsung menatap Adam.


" Lalu Akhi menerimanya , iya kan ?.


Apa Akhi tau perasaan Ana?." Tanya Bul² dengan bibir yang gemetar dan air mata yang terus mengalir.


Adam diam. Ia tak mampu berkata apapun lagi selain kata maaf. Baginya , semua ini sulit dijelaskan . Jika ditanya siapa yang wanita yang dicintai nya , tentu jawaban nya adalah Bul². Namun jika di tanya siapa yang menjadi perantara pelindung dan penyelamat hidupnya yang sebatang kara , jawaban nya adalah Abah Zaki. Jika Adam disuruh memilih salah satu dari keduanya , tentu itu akan menjadi pilihan yang sulit.


" Maafkan Ana Ukhty....


Sungguh Ana mencintaimu , tapi Ana dihadapkan dengan pilihan yang sulit oleh Abah , orang yang menjadi pelindung Ana selama 4 tahun ini. Katakan pada ku Ukhty , Ana harus bagaimana." Ucap Adam yang tanpa sadar menitikan air mata nya.


Bul² tak mengetahuinya , tapi kedua sahabatnya yang menjadi saksi. Kalau Adam pun kini tengah rapuh dan terluka.


Kebingungan akan pilihan , menjadi penghalang bagi Adam. Menurutnya Abah dan Bul² adalah orang terpenting dalam hidup nya setelah kedua orangtuanya.


💞💞💞💞💞💞💞


**Hu hu hu gimana readers menurut kalian untuk part ini ?


Masih ada rahasia yang belum terbongkar lagi guys.... Janji di 25 tahun lalu.


Nanti Author pikirin , enaknya dipart sebelum si Gus pulang atau sesudah pulang ?


List komen kalian yang sangat penasaran , janji apa sih sebenernya !.


Jangan lupa bagi para pembaca setiaku , yang permanen , sekedar lewat atau apalah apalah itu he hehe


Untuk tinggalkan jejak.


Vote


Like


Komen nya oke Readers !!!!


Happy Reading** ....


Bersambung 💞💞💞💞

__ADS_1


__ADS_2