
Setelah mendapat izin dari pihak keluarga, Iqbal memutuskan menyusul Aqila yang sedari tadi naik kekamarnya.
Tok
Tok
Tok....
" Dek ini ini Mas, Kila. Tolong bukakan pintunya sebentar, Mas bisa jelasin semuanya !" pinta Iqbal.
" Tidak perlu menjelaskan apapun padaku Mas. Aku turut bahagia untukmu juga sepupuku, Jihan. Semoga kalian selalu bahagia." Ucap Kila dari dalam kamarnya.
" Mas mohon Kila, sebentar sajaaaa ! Mas mau bicara sama kamu Dek !" Ucap Iqbal lagi yang masih mengetuk pintu.
" Pergilah Mas, biarkan aku sendiri !"
" Mas akan dobrak pintu ini, kalau Kila tidak mau membukakan pintu !" Ancam Iqbal.
... Tidak ada pilihan lain selain ia menuruti kemauan Iqbal. Kila beranjak dari ranjangnya dengan mata yang sudah sangat sembab. Ia pun berjalan menedekati pintu dan...
Ceklek...
Iqbal menatap dengan penuh kerinduan pada gadis yang kini ada dihadapannya. Gadis itu terus menunduk dengan suara isak tangis yang masih terdengar ditelinga Iqbal.
" Dek, mas bisa jelasin semuanya."
" Apa lagi Mas, 4 hari lagi kalian mau nikah. Lalu akuuuuuu......aku hanya masa lalumu Mas."
__ADS_1
" Dek, Mas sangat mencintaimu. Namun ada hal lain yang Mas pikirkan hingga menerima Jihan Dek."
" Hiks hiks...apa mas tau, Yahbi sangat menyesal tidak memberikan kita restu Mas. Namun saat ini sepertinya aku terlambat."
" Gak Dek, jangan katakan itu. Ikut Mas sekarang !"
" Tidak ada lagi yang harus dijelaskan Mas. Kila akan berusaha ikhlas demi kebahagian kalian."
Seketika Kila pun berlalu masuk kembali kedalam kamar dan hendak menutup pintu. Namun dengan cepatnya, Iqbal mencekal tangan Kila dan membawanya untuk ikut bersamanya.
" Mas lepasin, mau bawa Kila kemana ?" Ucap Kila seraya memberontak.
Namun tetap saja, tenaga Kila tak sebanding dengan Iqbal yang sangat menggenggamnya dengan erat.
" Iqbal, mau dibawa kemana anakku ?" Teriak Farhan saat mengetahui Aqila yang terus ditarik tangannya oleh Iqbal.
Semua orang pun terlihat mengikutinya seraya berlari mengejar mereka.
" Mas, kenapa kita kesini sih ?" Tanya Aqila.
Iqbal pun melepaskan pegangan tangannya dan terlihat menghampiri seseorang.
" Ikut Mas Dek, dan tolong sekalii ini sajaaaa, jangan menolak dan banyak bicara sebelum semuanya selesai !" Pinta Iqbal pada Aqila. Aqila pun pasrah dan hanya mengangguk setuju.
Keluarga Aqila pun merasa bingung dengan tindakan Iqbal yang sangat tiba-tiba meresahkan semuanya.
" Nak Iqbal, ada apa sebenernya ? Kenapa membawa Akila kemari ?" Tanya Bul².
__ADS_1
Iqbal hanya tersenyum menanggapi pertanyaan - pertanyaan dari keluarga Aqila. Entah apa yang ia niatkan dengan caranya yang seperti memaksa.
Iqbal hanya terkekeh dalam hati melihat raut wajah pujaan hatinya yang terlihat sangat kesal dan menahan amarah.
...' Jika dengan cara baik-baik aku tidak bisa memilikimu....Maka dengan cara memaksa pun akan kulakukan ' Tekad Iqbal sangat bulat....
Aqila serta keluarganya yang masih tidak mengerti dengan tindakan Iqbal hanya bisa bertanya-tanya dalam hati. Percuma saja ia bertanya sebanyak apapun pada Iqbal juga Akila, karna keduanya hanya bisa diam dan senyumannya sebagai jawaban.
' Apa yang akan kau lakukan padaku Mas, kenapa kau membawa ku kemasjid ini ? Kenapa juga aku harus nurut, diem dan gak banyak bicara. Siapa dirimu untukku, hingga mengaturku sesuka hati ' Gerutu Aqila dalam hati.
" Baiklah saya akan jelaskan kenapa saya membawa Aqila kemari. Jika dengan cara baik-baik saya meminta tidak terkabul, maka dengan cara memaksa akan saya lakukan.
Ustazah Audya, Ustadz Farhan.....Saya akan menikahi Aqila disini dan hari ini juga. Jika diantara kalian ada yang menentangku, aku pun tidak perduli."
" Apaaaaaaaaaaaaaaaaa" Teriak semua terkejut.
🤣🤣🤣🤣 Iqbal gak sabar lagi tuh, maen tarik aja anak orang hi hi hi...
💕💕Tinggalkan
Vote
Like
Komen kalian ya !!!
Happy reading
__ADS_1
Bersambung💕💕💕