Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Rencana Abah


__ADS_3

Bul² yang bersungut sungut kesal, setelah perdebatannya dengan Farhan dipasar. Namun akhirnya tetaplah laki laki yang harus mengalah, apa lagi sipenjual terus memojokan untuk menuruti kemauan istrinya. Katanya.


Sementara dirumah ndalem, Abah dan Umi tengah berbincang didalam kamarnya.


" Mi...Farhan sudah 26 tahun, Abi pengen rasanya segera menimang cucu." Ucap Abah.


" Umi pun sama Bi..., bahkan Umi rasa Farhan menyukai salah satu santri Abi." Jawab Umi.


" Siapa Mi?. Farhan saja baru 4 hari pulang kerumah. Secepat itukah dia mengenal santriwati disini?." Kata Abah penasaran.


" Ada Bi...,dia anak sahabat Abi sendiri lohh." Jelas Umi.


" M-maksudnya, neng Bul² Umi?." Tebak Abah dan langsung diangguki oleh Umi.


Abah Zaki terlihat bahagia jika memang Bul²lah orang yang dicintai anaknya itu. Namun rasa khawatir kian menyeruak dalam hati nya. Ada seseorang yang sedari dulu mencintai anaknya. Namun Abah menolak nya karna sebuah janji. Dialah Aisyah, anak sahabat nya sedari kecil. Aisyah berulang ulang mengatakan kalau dia tidak akan menikah jika bukan dengan Bibil sahabat kecilnya.


" Mi, menurut Umi apakah kita harus menjodohkan Bibil dengan neng Bul² segera?."


" Jangan terlalu cepat Bi, biar Farhan menyadari perasaan nya dulu. Setelah itu kita pikirkan selanjutnya." Jawab Umi.


" Betul juga kata Umi...Abi sudah tidak ingin memaksa kan anak anak untuk menikah dengan pilihan Abi."


" Lalu dengan Adam...?." Tanya Umi.


" Abi sudah tidak memaksa nya mi. Dia bersikeras menerima perjodohan itu, mungkin sudah petunjuk yang maha kuasa." Jawab Abah Zaki dan Umi pun mengangguk.


*****Kali ini Abi tidak akan memaksa kamu Bil, namun Abi sangat berharap kamu bisa bersama neng Bul² demi menepati janji Abi dulu dengan seseorang.


Semoga bener kata Umi, kalau anak ku tengah menyukainya. Tidak akan sulit untuk membuatnya ta'aruf*****. Gumam Abah dalam hati .


" Mi Abi punya sedikit rencana, supaya Bibil dan neng Bul² semakin deket." Ucap Abah.


" Apa itu Bi?. Jangan aneh aneh." Jawab Umi melihat senyum diwajah suaminya dengan curiga.


" Tidak mi, Umi turuti saja apa kata Abi ." Ucapnya. Abah Zaki mendekatkan bibirnya pada telinga sang istri.


"###""""""#####." Bisiknya.


" Baiklah, kita rahasiakan dulu. Jangan sampe Farhan dan readers tau." Ucap Umi dan dibalas anggukan oleh Abah.

__ADS_1


Sementara Farhan yang tengah bershalawat didalam masjid, menjadi pusat perhatian seluruh santri. Terkhususnya para kaum hawa.


" Masya allah suaranya merdu sekali."


" Ya allah tampan nya, siapa itu?."


" Duh, manis banget Akhi satu itu."


" Ya ampun calon imam..."


Begitulah kira kira seruan santriwati yang mendengar shalawatan Gus Farhan.


Semuanya belum ada yang tau, terkecuali para Asatidz dan orang kantor lain nya.


Berbeda dengan Bul², ia menjadi sangar jika harus berurusan dengan Farhan.


" Ngapain lagi pada muji tu makhluk,


bagusan juga suara Akhi Adam.


Ihhhh nyebeliin bangett sih, tu orang memang sengaja kayaknya caper sama santriwati." Gerutu Bul².


" Hah...calon imam kamu Rim? gak salah.


Asal kamu tau ya, dia itu orangnya nyebelin pake banget. Dipanggung dia bikin ulah, kemaren dipasar dia bikin ulah juga, mau nya apaan coba. Hufffffffffffffff." Ucap Bul² panjang lebar hingga menghela nafas panjangnya.


Ternyata Rima juga suka sama Akhi itu...


Bukan hanya kamu Rim, tapi aku pun sama.


Aku selalu memperhatikan dia, kamu salah kalau menyebutnya ngeselin tukang bikin ulah Bul, Karna kamu belum melihat sisi yang sebenernya. Jujur , dia jauh lebih baik dari Akhi Adam. Ya allah ya rabb...aku berharap bisa menjadikannya Imamku kelak, Aku mengagumimu dalam diamku Akhi. Gumam Safa dalam hati.


" Saf...Safa....," Panggil Bul² padanya yang terlihat bengong memperhatikan Farhan.


" Eh...I-iya. Astagfirullahaladzim, maaf ." Ucap Safa.


" Kok bengong?. Pake ngeliatin Akhi Farhan lagi, jangan bilang kamu juga suka?." Tanya Bul² penuh selidik.


" Eh , e-nggak kok. Siapa yang suka sama dia, cuma kagum aja suaranya masya allah, merdu sekaliii." Jawab Safa. Sementara Rima menatap Safa penuh curiga, ia merasa kalau Safa pun menyukai Farhan.

__ADS_1


Ada yang aneh sama Safa. Gumam Rima dalam hati.


" Yakiiinnnn?." Tanya Bul² sekali lagi . Namun dengan cepat Safa pun mengangguk. Ia tak mau sahabatnya tau, kalau ia juga menyukai Farhan bahkan sangat berharap lebih kepadanya. Apa lagi ia pun tau, kalau Rima juga menyukai orang yang sama.


Biarlah Aku dan Rima bersaing dengan cara ku sendiri, yang tidak ingin siapa pun tau tentang perasaan ku. Karna inilah kali pertama aku jatuh cinta. Hanya mampu dalam diam, aku bisa tunjukan rasa cintaku ini, sungguh aku menganggumimu Akhi Farhan. Gumam Safa dalam hatinya.


Selesai shalawatan, Farhan tidak sengaja melihat Bul² dan kedua sahabatnya berada didepan masjid.


Kamu juga disini Ukhty...


Sungguh, rencana allah memanglah indah.


Dimana Ana berada , disitulah Ukhty pun ada


Hah....ada apa dengan ku ini...


Apa Ana memang menyukaimu Ukhty, mata indahmu mengingatkan Ana pada mimpi itu.


Semoga sajaaaaaa. Gumam Farhan seraya tersenyum sambil memperhatikan gadis pemilik mata indah.


" Ahhhh, Ana bisa dikira gila senyum senyum disini. Ck .... Ukhty itu memang benar membuatku hilang akal." Ucap Farhan kemudian pergi meninggalkan masjid lewat pintu samping. Ia merasa tak siap jika harus bertatap muka lagi dengan Bul². Setelah kejadian nya dipasar kemarin, Bul² begitu marah padanya, karna Farhan telah berani mengakui nya sebagai istri yang tengah mengandung didepan penjual ikan.


💞💞💞💞 Alhamdulilah


**Balik Up lagi nih...


Jangan pernah bosen ya..


Tetap tinggalkan


Vote


Like


Komen kalian !!!!


Happy Reading Guys**


Bersambung💞💞💞💞💞

__ADS_1


__ADS_2