
Pesantren Nurul huda begitu ramai orang, bukan hanya para santri saja yang berkumpul disana, tetapi para calon santri serta walinya pun telah berkumpul rapi di Aula ponpes.
Sambutan demi sambutan telah diberikan untuk menyambut para santri yang mondok dipesantren Nurul Huda. Tak ketinggalan pula sambutan dari pemimpin pondok sekaligus pemiliknya KH. Zaki Hasannudin dan beberapa Asatidz lain nya. Seperti biasa Ustadz Hasan yang menjadi Mc membacakan serangkaian acara hingga hiburan untuk penyambutan para santri baru.
Suasana riuh ramai, Bul² ditemani kedua sahabatnya itu hanya menatapnya dengan gugup. Bahkan bukan ratusan orang lagi yang akan mendengar tapi sudah hampir ribu.
Mampukah aku....?, Pikirnya.
Ia mencari cari keberadaan Adam namun tak kunjung menemuinya.
Gak mungkin dong Akhi Adam gak dateng.
Secara ini sudah keputusan Abah, kalau kita akan koloborasi dan kita juga sudah pernah latihan beberapa kali. Gumam Bul² dalam hati.
Rangkaian demi rangkaian acara telah terbacakan oleh Ustadz Hasan. Kini giliran penghibur untuk menunjukan bakatnya kepada semua orang yang ada di Aula.
" Selanjutnya marilah kita sambut santriwan dan santriwati berbakat kita untuk naik keatas panggung. Bulan Audya serta Muhamad Adam.....waktu dan tempat kami persilahkan." Ucap Mc dengan suara menggema keseluruh penjuru pesantren.
Dengan dukungan dari kedua sahabatnya, Bul² pun berjalan melangkah kearah panggung.
Sampainya diatas panggung, ia diam berdiri sambil menunggu pasangannya datang.
Abah Zaki yang lupa memberitahu Ustadz Hasan, segera menghampirinya.
" San...Adam gak bisa datang, biarkan Audy sendiri saja ." Bisik Abah pada Ustadz Hasan. Namun bisikan nya itu terdengar telinga Bul². Ia lemes seketika, harapan nya bertemu seseorang yang ia rindu selama 2 bulan ini telah sirna.
Ustadz Hasan pun menghampiri Bul² dan berbisik. " Adam tidak datang Audy, sendiri saja bisa kan ?." Dan langsung diangguki oleh Bul².
" Ustadz Ana mintak ditemani anggota hadroh!." Pinta nya dan disetujui oleh Ustadz hasan.
" Baiklah mohon maaf para hadirin, saudara Muhamad Adam berhalangan hadir. Sebagai ganti nya Ana panggil anggota hadroh mohon segera naik keatas panggung!." Ucap Ustadz Hasan.
Satu persatu Anggota hadroh putri menaiki panggung. Bul² yang telah siap pun duduk dikursi beserta microffon ditangan nya.
" Assalamualaikum wr wb...." Sapa Bul².
" Waalaikumsalam wr wb...." Jawab semuanya serempak.
Suara hadroh pun mulai terdengar , disambung dengan suara emas milik Bul².
*Oh Abang berbaju rapi...
bukan santri maka akan rugi...
jangan pernah merasa bangga
jika tak mondok di Nurul Huda..
Oh Abang yang duduk dibelakang..
kenapa melihat Ana bimbang..
__ADS_1
kalau sayang segera dipinang
bawalah Ana kepelaminan*...
" Swiwit..."
" Ana mau dong Ukhty..."
" Audy I love u...."
" Tunggu Ana Ukhty..."
Seruan para kaum Adam yang mendengar lirik lagu Bul². Bul² dan teman teman hadroh terus tertawa mendengar seruan kaum Adam dibawah sana .
Maula ya sholli wasallim daiman abadan
A'la habibika khoiril kholqi kullihimi....
*Santriwati cantik dan sopan...
carilah suami beriman....
sarung putih sungguh menawan
sarung coklat juga idaman...
Maula ya sholli wasallim daiman abadan
A'la habibika khoiril kholqi kullihimi....
Rasa ini begitu indah, begitu sempurna
Mungkin aku bukanlah cinta yang sempurna
Hanya sebatas hati yang ingin mencurah rasa padamu.
Saat kudengar nyanyian dari surga mengalun indah
Jiwa terbuat karena nya....
Memberikan kehangatan dalam dinginnya malam dan Hati yang hampa seakan terisi kembali*.....
" Wasalammualaikum wr wb ...."
Prok prok prok.....tepukan tanggan menggema.
" Waalaiakumsalam wr wb..." Jawabnya serempak.
Semua orang begitu terkagum dengan suara merdu Bul², bagaimana bisa menyanyi dengan sambungan puisi dijadikan satu?
Semua nya karna cintaaaaaaaaa. Bul² dan anggota hadroh turun dari panggung, kedua sabahatnya itu telah menyambutnya.
__ADS_1
" Uhhhhh Bul² kerennnn abissss
subhanallah banget pokoknya....." Ucap Rima begitu antusias memberikan pujian kepada Bul².
" Masya allah, dari seluruh penjuru kaum Adam berada ....gak da yang diem selain nyorakin kamu Bul². Ada satu yang diem tapi terus memperhatikan kamu Bul." Ucap Safa .
" Siapa......?." Tanya Bul² penasaran.
" Akhi yang kemren masang banner sama kamu. Kebetulan dia pake sarungnya coklat loh Bul, lagu mu tadi ngenaaa banget pokoknya." Ucap Safa lagi.
Siapa sih sebenernya Akhi itu..
kelihatannya dia juga sudah berumur..
Kenapa dia ada dipesantren ini?
Apa punya saudara disini , tapi siapa ?. Bul² bertanya tanya dalam hatinya. Sebenernya ia sangat penasaran dengan orang yang baru ditemuinya kemaren. Safa dan Rima yang sudah 2 tahun mondok, ia pun tidak tau siapa orang itu.
Ahhhh mungkin tamu Abah, Pikirnya.
Memang benar, seseorang itu terus memperhatikan Bul² . Dengan berpakaian koko putih dan sarung coklat serta peci hitam, ia duduk dipaling belakang ikut menyaksikan Bul² bersholawat versi lagu. Namun sayangnya saat Bul² turun, seseorang itu telah pergi meninggalkan Aula.
Banyak yang memuji Bul² karna suaranya yang merdu, tak memungkiri juga kalau ada beberapa yang iri. Terutama Amel .
" Bagus ya suara Bul² Mel." Ucap Lia .
" Kamu kalau mau muji dia jangan didepan aku yak. Sumpah enekkk banget, aku juga bisa kayak gitu mah kecillllll. Malah suaraku lebih bagus dari dia." Jawab Amel dengan sombongnya.
" Astagfirullah Mel, masih gak berubah?." Tanya Lia.
" Ah sudahlah, kamu sahabat aku atau bukan sih? Kamu berubah yakkkk." Ucapnya lalu pergi meninggalkan Lia. Lia yang melihatnya hanya geleng geleng kepala.
Sampai kapan kamu akan iri sama Bul² Mel...
Aku sayang sama kamu, kita sahabat dari kecil, tapi jutru kamu yang berubah sekarang. Kamu yang dulu sudah gak ada.
Semoga kau cepet sadar Mel, kalau sifatmu yang sekarang adalah SALAH.
*💞💞💞💞 Alhmdulilah balik Up lagi nih
Tinggalkan
Vote
Like
komen kalian ya !!!!
Happy Reading guys*...
Bersambung💞💞💞💞💞
__ADS_1