
" Afwan , saya izin pergi ." Ucap seseorang itu.
" Tunggu......, apa kamu tidak ingat siapa Ana ?" Tanya Farhan.
" Ana ingat, kau Farhan kek___"
Deg....
" Albiiiiiiiiii......."
" Sayang....." Farhan dan seseorang itu seketika menoleh.
" Albii ngapain disini, berdua duaan dengan Akhwat ?" Tanya Bul².
" Sayang ini gak seperti yang kamu pikirkan. Albii habis dari toilet tadi dan bertemu dengan nya, Albi hanya menyapa nya gak lebih ."
" Benar kah. Lalu siapa wanita ini ?" Tanya Bul² melirik ke arah nya.
" Afwan Ukhty saya Naya, temen Farhan sewaktu SMA dulu." Jawab Naya.
Farhan memandangi Naya tak percaya. Seseorang yang pertama kali hadir dalam hati nya kini tiba tiba muncul saat ia sudah memiliki kehidupan baru.
Bul² yang mengerti lirikan Farhan pun hanya diam. Ia sudah bisa menebak seseorang yang kini bersama suami nya adalah masa lalu nya.
Mencoba berfikir positif, Bul² menghela nafas nya berulang ulang.
" Afwan Ukhty Naya. Kami permisi dulu, Asalamualaikum ." Bul² menarik tangan Farhan. Entah mengapa langkah nya begitu berat ia mengikuti sang istri pergi meninggalkan Naya seorang diri.
Flasback On
" Aku tidak bisa Han, orangtua ku mengirimkan kepesantren di turki. Tolong mengertilah !" Ucap Naya.
" Tapi Nay. Aku serius sama kamu, aku akan bilang ke Abi untuk berta'aruf dengan mu."
" Han, aku dipesantren bukan hanya 1 tahun 2 tahun. Bisa jadi 10 tahun kemudian aku baru kembali. Aku tidak bisa menggantungkan perasaanmu yang hanya menunggu ku Han." Jawab Naya.
" Apa kau juga menyukai ku Nay ."
" Ya kau benar, aku menyukaimu....Tapi saat ini aku lebih memilih mengubur dalam dalam perasaan ku ini Han. Kita masih SMA waktu kita masih panjang, jika berjodoh suatu saat pasti aku kembali padamu ."
" Baiklah, aku akan menunggu mu sampai kapan pun itu. Sampai kau dan aku dipertemukan kembali suatu saat nanti."
" Terserah kau saja. Jaga diri baik baik Han..."
" Tentu kau juga jaga diri baik baik Nay, Ana Antazrik Naya khadijah ."
" Na'am. Aku pergi Han, Asalamualaikum ."
" Waalaikumsalam...."
__ADS_1
Flasback Off
Bul² terus menarik tangan Farhan menjauh dari sana. Dan memilih untuk berkumpul kembali dengan keluarga nya. Farhan yang masih tak percaya ia dipertemukan kembali dengan sosok Naya Khadijah, seseorang yang mampu membuat nya merasakan cinta untuk pertama kali nya saat dibangku SMA dulu.
Bul² yang merasakan perubahan raut wajah suami nya, mencoba membujuk Umi untuk segera pulang.
" Adam, kami pulang dulu. Jadilah Imam yang baik untuk istri mu nak, sering sering menyunjungi kami !" Ucap Abah Zaki.
" Na'am Abah pasti. Syukron telah merawat Adam selama hampir 5 tahun ini." Ucap Adam menitikan air mata nya memeluk Abah Zaki.
" Kau anak Abah Dam, sampai kapan pun tetap Anak kami. Tidak akan ada yang berubah."
" Syukron Abah, Umi....kalian hati hati ya "
" Iya nak. Kami pulang dulu, Asalamualaikum ."
" Waalaikumsalam...."
Setelah berpamitan pada kedua mempelai dan tentu nya keluarga besar Kyai Dahlan. Keluarga Abah Zaki pun memutuskan untuk pulang.
Kali ini Farhan yang menyetir, namun tiba tiba saja...
Citttttt
" Astagfirullah....." Ucap semua nya kompak.
" Hati hati Han, kenapa nyetir sambil ngelamun sih." Tegur Umi Imah.
' Segitu berartikah kehadiran nya dalam hidupmu Bi. Kenapa aku merasa hingga saat ini kau masih menyukai nya' Gumam Bul² dalam hati nya.
1 jam lebih akhirnya mereka telah sampai dipesantren Nurul Huda.
Bul² pun segera turun dari mobil kemudian membuka pintu dengan kunci yang ia bawa.
Mereka semua menuju kamar masing masing untuk membersihkan diri.
" Albi tidak mandi ?" Tanya Bul² saat sedang mengeringkan rambut nya.
" Nanti aja, masih gerah..." Jawab Farhan.
Tentu pikiran Farhan tengah kalut dengan hadir nya cinta pertama. Membuat ia tak sadar jika sikap nya pada sang istri tidak lah seperti biasanya. Namun Bul² menanggapi nya dengan sabar, ia tetap berfikir positif. Semua orang punya masa lalu masing masing, sangat mustahil jika kehadiran masa lalu yang tiba tiba tidak membuat nya mengingat kenangan masa dulu. Bul² memikirkan hal positif, selama itu wajar dan gak kelewatan bagi nya tidak masalah, pikir Bul².
Farhan berdiri menatap bintang dilangit yang terlihat dari jendela kamar nya.
' Kenapa kau baru hadir sekarang Nay, disaat aku telah memiliki kehidupan baru. Jujur saja disaat aku melihatmu lagi, aku merasakan kembali saat perpisahan kita dulu. Naya Khadijah, kaulah yang pertama masuk dalam hati ku sebelum Akhwat mana pun selain Umi. Tapi kini aku melihat hadir mu kembali saat aku telah dimiliki orang lain' Gumam Farhan dalam hati seraya menatap langit indah yang penuh dengan bintang itu.
Bul² melihat hal itu hati nya sedikit miris, suami yang kini telah ia cintai sepenuh nya tengah mengingat cinta pertama nya. Cemburu, tentu saja. Apa kah seperti ini rasa nya Bi, ketika dulu aku masih memiliki rasa pada Akhi Adam. Apa seperti ini kah rasa cemburu dan sakit hati mu ? pikir Bul².
Ia justru menyalahkan diri sendiri. Bul² menyesal saat menikah namun hati nya masih terpaut pada rejal lain. Bul² tidak menyalahkan perubahan Farhan saat pulang dari pernikahan Adam dan Hawa. Karna ia sendiri pun merasa, saat awal pernikahannya dengan Farhan ia masih mencintai laki laki lain.
__ADS_1
Namun cemburu nya wanita dan laki laki tentu sangat beda. Hati wanita yang lembut, ketika tergores sedikit saja, ia pasti mengeluarkan darah. Bul² pun merasakan cemburu nya saat Farhan berubah sikap setelah bertemu dengan Naya.
" Bi....boleh Adek tanya sesuatu?" Ucap Bul² menghampiri suami nya.
" Tanya apa sayang ?" Jawab Farhan berusaha menyembunyikan semua dari istri nya.
" Siapa Naya Bi....." Tanya Bul² dengan hati hati.
" Temen Albii waktu SMA sayang..."
" Cuma temen ?" Tanya Bul² sekali lagi.
" Iya sayang cuma temen ." Jawab Farhan.
" Apa Albii pernah menyukai nya ?"
" T-tidak sayang. Untuk apa Albi menyukai nya." Jawab Farhan berbohong.
' Maafkan Albii sayang. Albii tak ingin membuat mu kecewa kalau Albii tengah memikirkan masa lalu yang sangat sulit Albii lupakan, dialah Naya' Gumam nya dalam hati.
' Kenapa Albi gak jujur sama Adek Bi. Adek justru malah semakin kecewa jika Albii tak mengatakan nya dengan jujur. Adek ingin kita sama sama terbuka Bi, meskipun tentang masa lalu sekalipun. Apa saat ini Albii masih menyimpan perasaan untuk nya?' Gumam Bul² dalam hati.
Hati Bul² semakin terluka saat suami nya tidak berkata jujur. Bahkan tanpa diberitau pun Bul² sudah mengetahui nya hanya dari sorot mata dan perubahan sikap.
Ia hanya ingin mendengar jawaban itu langsung dari mulut suami nya. Namun kenyataan tidak lah berpihak pada Bul², yang diharapkan untuk berbagi cerita, malah mengatakan kebohongan yang ia sendiri sudah tau jawaban nya.
Bulan Audya saat belum berniqab
***Kita kasih penyedap sedikit buat Bul² dan Farhan ya ..........
💞💞💞💞***
Tinggalkan
Votee
Likee
Komen kalian ya !!!
Happy Reading Guys...
Bersambung💞💞💞
Baca juga !!!!
Masih tahap revisi bab 5 - 8
__ADS_1