Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Sayangggggg


__ADS_3

" Masya Allah i..ini...ya Allah benarkah ? Aku pernah melihat ini. Dan kamar ini........"


Ceklek...Tiba tiba saja pintu kamar mandi terbuka. Farhan yang baru saja mencuci wajahnya, lalu menghampiri lemari untuk berganti baju. Namun langkahnya terhenti saat mendapati istrinya yang tengah menatap kaligrafi yang dulu ia buat.


" Dek......" Panggilnya.


" Emmmmm, iya ...." Jawab nya sedikit terkejut.


" Kenapa ngeliatin nya gitu banget, kayak gak pernah lihat kaligrafi aja ." Tutur Farhan kembali menghampiri lemari bajunya.


" Gak , hanya saja aku pernah lihat kamar dan kaligrafi ini...Gus..." Ucapnya.


" Manggil nya apa tadi ?"


" G-gus .." Jawab Bul² gugup.


" Ganti dong ! kita udah suami istri lhoo dek ."


" Terus apa ...?" Tanya Bul².


Farhan tampak berfikir sejenak. " Emmmm, gimana panggilnya Albii aja..? mau ya !"


" Hufffff...baiklah Bii ." Ucap Bul² sedikit kaku.


" Uhhhh manisss sekaliiiii...." Jawab Farhan mengacak acak kepala Bul² yang masih terbungkus jilbab itu.


" Iihhhh rusakk tau..." Bul² menyebikan bibirnya dibalik niqab. Tanpa menjawab Farhan hanya terkekeh.


" Tadi adek bilang apa , pernah lihat kamar dan kaligrafi ini ?" Tanya Farhan.


" Iya Bii...tapi aku lupa dimana aku pernah lihat "


" Mungkin dalam mimpi adek.." Jawab Farhan asal.


" Mimpi..........?" Bul² mengingat sesuatu tentang mimpi.


" Iya ...mungkin. Saking nyenyak nya tidur sampe kebawa mimpi."


" Tapi bukan loo Bii, aku bener bener pernah lihat ini. Tunggu tunggu...kayaknya aku inget sesuatu ." Ucap nya.


" Sini duduk....!" Farhan menepuk nepuk sisi yang kosong disebelahnya itu. Dengan malu dan pandangan tertunduk, Bul² menuruti orang yang kini jadi suami nya. Kemudian ia mendudukan dirinya disisi ranjang.


" Ayo...kalau adek mau cerita !"


" Ihhh apaan sih, udah gak mood ahh." Jawabnya memalingkan wajah.

__ADS_1


Dia tidak buruk.....


Semoga saja aku bisa mencintai nya. Gumam Bul² dalam hati.


Farhan hanya terus menatap seseorang yang tengah duduk disampingnya itu.


Apa tidak gerah...ya


Mungkin dia malu hi hi hi. Bathin Farhan menahan senyum.


" Kenapa...?" Tanya Bul² yang melihat aneh suaminya.


" Apa adek gak gerah, pake kebaya gitu?"


" Gak..." Jawabnya cepat.


" Yakiinnnnn...?"


" Iya yakin...."


" Albii mau lhooo kalau dimintak in tolong buat bantu adek...." Goda Farhan.


Seketika Bul² menatap tajam suaminya." Jangan macem macem ya, aku bisa sendiri.." Jawab Bul² dan langsung berlari kekamar mandi. Farhan menanggapinya dengan kekehan dan gelengan kepala.


Sesenang inikah menggoda nya...?


*******""""""*************


Sementara Rima dan Safa tengah berkumpul dengan teman teman nya. Namun kedatangan seseorang berhasil membuatnya sedikit kesal.


" Heiiii denger ya ketek kingkong, kantin itu arahnya kesana bukan kemari..." Ketus Rima.


" Saya kan cuma nanya mbak, kok jadi marah marah..."


" Ck...bilang aja mau caper sama Ukhty Ukhty kan, ya kan...?"


" Dihhh grr amat mbak. Dijakarta cewek cantik lebih modis banyak, dari pada bergelar Ukhty tapi sifatnya gak mencerminkan sebagai santri ." Sindir Zafran.


Dialah Zafran, yang ingin membeli cemilan dikantin Bik Lili. Namun salah arah hingga ke asrama putri dan bertemu dengan musuh bebuyutan nya.


" Kauu........." Rima menatap tajam ke arah Zafran. Namun Zafran seketika malah pergi. Sungguh malas rasanya harus bertemu dengan nya, pikir Zafran.


Dikamar Pengantin, Bul² yang tengah dikamar mandi sungguh kesulitan membuka resleting kebayanya.


" Aduhhh ini gimana sih...masa harus mintak bantuan dia." Gerutunya sambil terus berusaha membuka resleting.

__ADS_1


Sementara Farhan sudah sangat gelisah. Istrinya berada didalam kamar mandi sudah hampir setengah jam namun tak kunjung keluar juga. Ia segera beranjak dari duduknya dan mengetok pintu kamar mandi.


Tok..tok...tok..


" Dek...adek baik baik aja kan? " Panggil Farhan dari luar pintu.


" Iya Bii....." Teriak Bul².


" Kok lama, adek ngapain?"


Ceklek...pintu kamar mandi pun terbuka. Wajah lesu tertunduk, Bul² keluar dari kamar mandi.


Ia menyerah akan resleting yang masih rapat sempurna dibelakang tubuhnya.


" Kok belum ganti baju dek..."


" Gimana mau ganti baju coba, buka resleting aja susah.." Gerutu Bul².


Farhan yang terlihat sedang menahan tawa hanya geleng geleng kepala.


" Sini...biar Albii bantu !"


" Tapi...Bii...."


" Albii tidak akan memintak hak itu sekarang sayang ..." Bisik Farhan yang sudah berada dibelakang Bul². Ada desiran dalam tubuhnya mendengar suara bisikan serta hembusan nafas suaminya itu.


Perlahan tapi pasti, Farhan sudah memegang resleting kebaya Bul². Diturunkannya perlahan resleting itu, namun baru setengah jalan...


" Bii......"


" Kenapa sayang...hem..?" Bisiknya lagi. Uhhhh bisikan itu membuat bulu kuduk merinding. Sang empunya hanya bergidik geli dengan hembusan nafas suaminya yang sudah sangat menempel pada lehernya itu.


💞💞💞💞 Alhamdulilah


Balik Up lagi nih


Tinggalkan


Vote


Like


Komen kalian ya !!!


Happy Reading Guys...

__ADS_1


Bersambung💞💞💞💞


__ADS_2