
Tak dapat diungkapkan dengan kata-kata kesempurnaan hidup yang tengah Farhan dan Bul² jalani setelah cobaan bertubi-tubi menghalaunya.
Sakit sakit dahulu bersenang senang kemudian, seperti itulah kira kira kehidupannya.
Semua orang nampak tersenyum memancarkan keceriaannya. Bul² dan Farhan dipercaya untuk memiliki seorang anak kembar, dan itu tidak ia sia sia kan dalam menjaga kehamilannya selama 9 bulan.
Kedua keluarga sangat bahagia seraya berpelukan, kini para ibu dan ayah mereka telah memiliki gelar yang sama yaitu seorang Nenek dan Kakek.
" Han...apa kamu sudah memiliki nama untuk twins ?" Tanya Ayah Herman yang baru beberapa menit lalu sampai kerumah sakit.
" Belum Yah, apa kalian ada saran ?"
Semua orang pun nampak berfikir sejenak.
" Bagaimana kalau baby boy, nama belakangnya kita ambil dari namamu Han dan baby girl nama belakangnya diambil dari Bul² !" Usul Bunda Wati.
" Setuju........" Jawab semuanya kompak dan antusias.
" Aku punya usul, bagaimana kalau nama twins, Aqiel Maulana dan Aqiela Audya !" Ucap Bul².
" Masya Allah...nama yang bagus sayang..." Jawab Farhan.
" Iya bagus kok, cocok ." Jawab mereka.
" Albi suka dengan namanya ?" Tanya Bul² meminta pendapat suaminya. Farhan hanya mengangguk tanda meng-iyakan.
" Hallo baby Aqiel dan Aqiela....." Seru semuanya memanggil baby twins dengan nama barunya.
Tidak ada lagi yang kuharapkan selain kebahagiaan dua keluarga yang lengkap.
Ucap syukur dan sujudku padamu ya Allah, engkau telah memberikan rasa sempurna ini yang amat penuh berkah.
Terima kasih suamiku, kamu telah berjuang untuk bangun dari komamu demi diriku dan anak anak kita. Semoga Allah selalu menjadikanmu panutan teladan bagi keluarga kecil kita, Amiin.
Keesokan harinya setelah Bul² menginap 1 malam lagi dirumah sakit, hari ini ia dan twins bahkan Farhan pun sudah diperbolehkan untuk pulang. Sementara Umi dan Abah Zaki memilih pulang lebih dulu, karna ia pun harus menyiapkan sambutan kecil untuk kepulangan anak menantu dan cucu kembarnya itu.
Paginya mereka pun telah bersiap, baby boy sudah dipangku sang Bunda sementara baby girl dipangku oleh Rima, biar cepet nular katanya he he.
" Kapan nyusul Bang, semoga Allah cepet kasih kepercayaan pada kalian ya !" Ucap Bul².
" Amiin...doakan saja dek, lagi usaha nih. Ya gak Yang..." Goda Zafran pada istrinya.
Seketika Rima pun langasung mencubit pinggang suaminya.
" Aw...aw...aw...sakit tau yang, kdrt nih."
" Abisssnya gajeee bangettt..."
" Wah udah jadi anak jakarta ya sekarang he he he. Tetep jiwa santrinya jangan dilupain ya !" Sahut Bul².
" Pasti dong," Jawab Rima seraya tersenyum.
Kali ini ia pun sudah mulai mencintai suaminya.
__ADS_1
Tidak buruk, pikirnya setelah menikah dengan Zafran.
Beberapa jam kemudian, sampelah mobil mereka diarea gerbang besar pondok pesantren.
Ternyata benar, semua santri dan asatidz pun sudah berbaris menyambut kepulangan mereka yang selama 3 bulan ini tidak berada dipesantren.
Lebih menjadi kejutan, Adam dan Hawa berkunjung dengan membawa bayi yang kira kira sudah berumur 2 bulanan itu.
Apa ini, benarkah Adam dan Hawa sudah memiliki seorang anak ? Alhamdulilah doa yang selama ini Hawa panjatkan, baru terkabul saat ia menikah dengan Adam. Keduanya sudah saling mencintai, terlihat dari pancaran mata mereka yang terlihat bahagia saat ini. Bahkan buah manis dari cinta keduanya sudah hadir ditengah tengah mereka.
" Selamat datang kembali kepesantren Gus Farhan, Ukhty Audy...." Ucap Ustadz Hasan. Bul² dan Farhan hanya menjawab anggukan seraya tersenyum.
Safa yang sudah sangat rindu dengan Bul² juga Rima seraya berlari dan berhambur memeluknya dengan isak dan tangis.
" Kenapa kalian tidak memberitauku, hiks..hiks..aku marah ..." Ucap Safa disela sela isak tangisnya.
" Maafkan aku Saf, kejadian itu begitu mendadak membuatku sesak dan sulit bernafas. Hingga aku melupakan semuanya." Jawab Bul² mengingat kejadian 3 bulan lalu yang teramat sangat pedih ia rasakan.
" Udah dong cengengnya. Saf kamu gak mau menggendong keponakan kita ini ?" Ucap Rima mengalihkan pembicaraan.
" Oh iya sampe lupa. Masya Allah...imut sekali, yang ini boy atau girl ?" Tanya Safa.
" Girl..." Jawabnya.
" Apa sudah dikasih nama Bul ?" Bul² pun langsung mengangguk.
" Aqiel Maulana dan Aqiela Audya..." Jawab Bul².
" Masya Allah tabarakallah. Ih imutttt gemesss deh " Ucap Safa seraya mengelus pipi bayi mungil itu.
" Hah.....?"
" Akan kuhalalkan dirimu segera...Ukhty " Goda Rafi seraya mengedipkan sebelah matanya.
" Assalam mualaikum...." Sapa Disna.
" Waalaikumsalam wr wb...."
" Disna juga pengen dong lihat babynya. Ih kok gak mirip Disna sih, sayang sekali...." Ucapnya setelah melihat baby Kila.
" Iya lah melehoy, kalau mirip kamu mah bisa gawat ..." Ucap Rima.
" Gawat kenapa teh ?"
" Otak seperempatnya bisa nular...." Jawab Rima. Disna pun hanya mengerucutkan bibirnya.
" Teteh Rima mah kebiasaan, selalu aja sensi kalau ada Disna..."
" Bukan sensi, tapi waspada."
" Teteh Rima pikir Disna Hama pake waspada segala..."
" Iya, hama virus otak seperempat 🤣🤣🤣.* Jawab Rima tertawa.
__ADS_1
Setelah saling sapa dengan para asatidz dan beberapa santri, Bul² dan Farhan pun beristirahat dikamarnya.
Ada banyak hal yang ingin Bul² tanya kan pada suaminya mengenai kejadian 3 bulan lalu.
Tanpa sungkan, Farhan pun menceritakan kronologis kecelakaan yang menimpanya.
" Albi janji ya, gak boleh pergi jauh lagi, kalau Adek gak mengizinkan tolong jangan pergi !" Ucap Bul² mewanti wanti suaminya.
" Iya sayang Albi janji, Albi baru sadar kalau ridho istri juga perlu suami dapatkan saat ingin berpergian. Maafkan Albi ya sayang..." Ucap Farhan seraya mengusap air mata istrinya.
Bul² pun mengangguk, hari ini ia menghabiskan waktu untuk melepas rindu dengan suami tercinta. Meskipun Farhan harus berpuasa selama Bul² nifas, tapi belaian kasih dan sayang tidak pernah Farhan hentikan sehari pun. Cerita, keluhan, tangis dan bahagia selalu Bul² ceritakan selama 3 bulan ia menjalani kehidupan tanpa Farhan disisinya.
" Uluhhh kasihan istri Albi Ini....Albi juga denger kok sayang, waktu adek cerita tentang usg dan banyak lagi cerita lainnya. Albi selalu berusaha untuk bangun, namun tidak bisa"
" Albi juga mau cerita sama Adek." Ucap Farhan lagi.
" Apa itu....?" Tanya Bul² penasaran.
" Albi bertemu dengan kakek Lutfi sayang,"
Flasback On
Farhan duduk disebuah pohon yang rindang seraya membaca buku kitabnya. Tiba tiba saja, cahaya putih menghampirinya dan berhenti tepat dihadapannya.
Cahaya itu perhalan mewujudkan sosok sesorang yang sangat ia kenal saat dulu kecil.
" Bibil......." Panggilnya.
" I-ya kek....." Jawab Farhan gugup.
" Masih inget dengan kakek nak ?"
Farhan pun seketika langsung mengangguk.
" Kakek titip cucu perempuan kakek padamu Bil, ucapkan terima kasih pada Abimu karna telah mewujudkan janjinya dulu, kembalilah nak.....disini bukan tempatmu. Selesaikanlah tugasmu untuk membahagiakan cucu perempuanku......pergilah Bil, kembalilah...banyak yang menunggumu !" Ucap kakek Lutfi seraya menghilang perlahan.
Flasback Off
Sontak cerita suaminya itu membuat Bul² menangis. Ia sangat merindukan sosok kakeknya yang telah lama pergi itu.
' *Bul² sudah bahagia Kek...
terima kasih kakek sudah membantu Bul² memilih calon pendamping hidup seperti A' Farhan....keinginan kakek telah terwujud, tenanglah disana, dan tunggu kami kelak kita akan berkumpul kembali di syurganya Allah '
💕💕💕💕* **Tinggalkan
Vote
Like
Komen kalian ya !!!
Happy Reading guys**..
__ADS_1
Bersambung💕💕💕