
Tepat jarum jam diangka 10 pagi, Bul² baru kembuka mata kembali dari tidur nya. Dilihat nya sang suami sudah tidak ada disamping nya. Karna memang saat Bul² tertidur pulas, Farhan buru buru bersiap untuk mengajar.
" Astagfirullah, kenapa aku bangun sesiang ini ." Gumam nya seraya beranjak dari ranjang.
Bul² pun segera membersihkan diri nya lalu keluar kamar mencari cari orang dirumah yang sudah terlihat sepi.
" Pada kemana sih, Albi sama Abah pasti ngajar . Lalu Umi.....?" Bul² pun memilih untuk keluar rumah dan berjalan jalan dikordinor asrama. Ia berfikir kedua sahabat nya pun tengah belajar. Tanpa sengaja ia berpapasan dengan ustadzah Nining.
" Asalam mualaikum Ukhty..." Sapa nya.
Bul² lebih suka dipanggil nama atau Ukhty saja. Ia tidak mau hanya karna menjadi istri dari Gus pesantren dan menantu pemilik pondok harus dipanggil nama yang bergelar.
" Waalaikumsalam Ustadzah..." Jawab Bul² seraya tersenyum dibalik niqab nya.
" Nyari Gus Farhan ya ?"
" Na'am ustadzah, pasti sedang mengajar ya ?"
" Tidak Ukhty, hanya tadi ada rapat anggota saja. Beliau ada dikantor !"
" Na'am Ustadzah...."
" Apa mau kesana, mari bareng saya !" Ajak nya. Dan Bul² pun hanya mengangguk, ia berjalan beriringan dengan ustadzah Nining seraya mengobrol hingga membuat kedua nya terkadang tertawa.
" Asalam mualaikum...." Salam Bul² dan Ustz Nining.
" Waalaikumsalam...wr wb..." Jawab mereka kompak.
" Wah ada Ukhty, mau ketemu Gus Farhan ya ?" Tanya Ustadzah Yasmin berbasa basi.
" Na'am Ustadzah, apa beliau ada ?"
" Ada Ukhty diruangan nya, masuk saja !" Jawab nya seraya tersenyum.
" Na'am. Syukron ustadzah, saya permisi." Mereka pun mengangguk.
Bul² pun segera menuju keruangan khusus tempat suami nya bekerja.
" Assalam mualaikuum..." Bul² membuka pintu.
" Waalaikumsalam, sayang kok kesini ?" Farhan buru buru menghampiri istri nya dan mencium lembut kening sang istri.
" Adek tadi bangun tidur dirumah gak ada orang Bi, makanya Adek langsung kesini ."
" Oh iya, Abi lagi ngajar sayang dan Umi sama Bik Lili kepasar."
" Wah, Umi kepasar Bi...?" Tanya nya semangat dan dijawab anggukan kepala oleh suami nya.
" Telfon Umi dong Bi, Adek pengen buah kedondong !" Ucap nya manja.
" Iya sayang iya....tapi bukan nya Adek gak suka masam ya...?"
" Entahlah, tapi sekarang Adek mau Bi Ayolah !" Farhan sangat tidak bisa menolak keinginan istri nya. Apa lagi saat Bul² memelas, mata nya itu lohhh masya allah. Bagaikan kacang Almod yang dikasih mayones hi hi hi. Akhir nya pun Farhan menuruti keinginan istri nya, ia segera menelfon sang Umi untuk membelikan Bul² kedondong.
Tentu saja Umi Imah semakin yakin dengan sikap aneh menantu nya.
Bul² masih bermanja manja dengan suami nya didalam kantor, rasanya sangat tidak mau lepas dari pelukan Farhan. Mengingat belakangan ini Bul² sangat suka bau tubuh suami nya itu, yang membuat ia selalu menempel pada tubuh Farhan.
" Adek kenapa sih....?" Farhan tentu saja tidak mengerti dengan sikap istri nya yang tak biasa.
" Kalau adek terus meluk Albi kayak gini, pulang aja yuk....!" Ajak Farhan.
__ADS_1
" Loh kenapa Bi, Adek ganggu ya ?" Jawab nya dengan wajah yang sudah sedikit cemberut.
" Bukan ganggu sayang, Albi susah kerja nya kalau lengan Albi terus Adek peluk, kita tuntasin aja dirumah biar Adek puas !" Ucap nya seraya tersenyum mesum pada istrinya.
" Ah Albi, Adek cuma mau peluk aja kok. Gak mau yang itu...."
" Itu apa ?" Tanya nya pura pura tidak tau.
" Itu loh Bi,....."
" Apa sayang....cium juga nih."
" Kalau berani !" Jawab Bul² menantang.
" Nantangin nih, Albi ganas loh sayang. Bukan nya Adek tau sendiri kalau kita diat.....mpppppt" Bul² langsung membekap mulut suami nya dengan tangan.
" Jangan dijelasin juga kali Bi, Adek malu..." Seketika Farhan pun langsung terkekeh.
" Pulang yuk...!" Ajak Farhan.
" Kenapa harus pulang sih Bi..." Gerutu nya kesal.
" Ada yang harus Adek tidurin..." Bisik nya. Bul² pun langsung menatap tajam sang suami, ia tidak percaya dengan suami nya yang mendadak mesum seperti ini.
" Ayolah, ini juga karna Adek loh..."
" Adek gak ngapa ngapain juga " Jawab Bul².
" Neraka apa surga...." Farhan tau jika sudah dihadapkan dengan pilihan dua itu, istrinya tentu akan memilih surga.
" Iya iya surga...." Jawab nya.
" Iya iya Bi, ikhlas nih..." Ucap nya tersenyum.
Tidak ada pilihan lain selain Bul² mengikuti kemauan suami nya. Dan benar saja, setelah sampai dirumah mereka menuntaskan apa yang Farhan inginkan.
Setelah itu, Bul² terkulai lemas karna ulah suami nya. Namun tiba tiba perut Bul² pun merasakan sakit yang luar biasa.
" Astagfirullah Bi...."
" Kenapa sayang, Ya Allah...."
" Perut Adek sakit Bi, hiks hiks..."
" Kita keklinik ya....! " Bul² pun mengangguk lemah.
Farhan segera menggendong tubuh istrinya itu dan tergesa gesa menuju klinik yang ada dipondok pesantren.
" Asalam mualaikum..."
" Waalaikumsalam....loh kenapa ini ?" Tanya Dokter Anggi.
" Mendadak perut istri saya sakit dok " Jawab Farhan. Bul² pun semakin lemah menahan rasa sakit dalam perutnya.
" Silahkan dibaringkan dibrankar !" Titah nya. Farhan pun langsung membaringkan tubuh istri nya diranjang pemeriksaan.
" Tolong tunggu diluar sebentar ya Gus...!" Ucap Dokter Anggi dan Farhan pun langsung menganguk lalu berjalan keluar.
Farhan mondar mandir saat menunggu istri nya yang tengah diperiksa dokter Anggi. Pikiran nya kalang kabut, takut terjadi sesuatu pada istri nya. Tak luput ia memanjatkan doa pada yang maha kuasa demi kesembuhan sang istri.
Tak lama kemudian, keluarlah dokter Anggi.
__ADS_1
" Mari silahkan masuk Gus, biar saya jelaskan !" Titah nya. Farhan pun mengangguk dan segera masuk kedalam. Dilihat nya sang istri yang tengah terbaring lemah diatas brankar, membuat Farhan sangat tidak tega melihat keadaan Bidadari nya itu.
" Gimana dok, istri saya kenapa ?" Tanya Farhan sangat khawatir.
Dokter Anggi seketika mengulas senyum nya melihat Farhan yang terlihat cemas dengan keadaan istrinya.
" Maaf Gus, apa sebelum ini kalian melakukan hubungan intim ?" Tanya dokter Anggi dan langsung dijawab anggukan kepala oleh Farhan.
" Begini Gus, mungkin Gus Farhan melakukan nya sedikit berlebihan mengakibat kan perut Ukhty Bul² terasa kram dan nyeri. Terlebih lagi Ukhty Bul² tengah hamil muda, namun alhamdulilah kandungan nya tidak terjadi apa apa janin nya pun sehat."
" A-pa dok, ha-hamil ?" Farhan terkejut mendengar penjelasan dokter Anggi bahwa istrinya tengah mengandung buah hati nya.
" Iya Gus, Ukhty Bul² tengah mengandung. Saran saya jangan melakukan hubungan yang berlebihan dan terlalu sering. Itu bisa menyebabkan akibat yang fatal jika terjadi pendarahan. Saya akan kasih Vitamin tolong nanti diminum secara teratur, dan kalau bisa Ukhty Bul² harus meminum susu khusus ibu hamil.." Jelas dokter Anggi lagi.
" Na'am dok, terima kasih ." Dokter Anggi pun mengangguk tersenyum.
Setelah itu, Farhan menggendong Bul² kembali untuk sampai rumah. Awal nya Bul² menolak karna banyak yang memperhatikan nya saat ia digendong sang suami, namun lagi lagi Farhan memaksa untuk menggendong istri nya.
Sesampai nya dirumah, ia baringkan tubuh Bul² diatas ranjang kamar mereka.
" Assalamualiakum...." Salama Umi dan Abah kompak.
" Waalaikumsalam..." Ucap Farhan membuka kan pintu.
" Han, banyak yang bilang kamu membawa neng Bul² keklinik. Apa dia sakit ?" Tanya Abah.
" Iya dimana menantu Umi..." Sambung Umi.
Farhan hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari orang tua nya yang beruntun.
" Mi Bi...Alhamdulilah Farhan punya buntut..." Jawab nya tersenyum bahagia.
" Astagfirullah Umi, anak kita mendadak jadi monyet ada buntut nya." Celetuk Abah Zaki. Umi dan Farhan pun seketika langsung mengeryitkan dahi nya.
" Bi bukan.....
" Han, kamu dikutuk siapa sampe punya buntut gitu?" Tanya Abah Zaki memangkas kalimat Farhan.
Umi Imah yang paham maksud dari ucapan Farhan pun ikut tersenyum bahagia.
" Tanda tanda Bi...." Sambung Umi.
" Alhamdulilah, tanda tanda nya sudah jadi." Umi Imah cekikikan mendengar perkataan suami nya, sementara Farhan hanya menggaruk garuk tengkuk leher nya yang tidak gatal.
🤣🤣🤣🤣🤣
💞💞💞Alhamdulilah
Balik Up lagi nih
Tinggalkan
Vote
Like
Komen kalian ya !!!
Happy Reading guys
Bersambung💞💞💞💞
__ADS_1