Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Istri vs mantan


__ADS_3

" Apa kau bilang......" Tiba tiba seseorang masuk dan....


Plaaakkkkkk


" Sa-yang....." Ucap Farhan lirih.


" Aku adalah istri nya, dan kau tidak akan bisa menikah dengan suami ku tanpa izin dari ku....Ah ya aku lupa, siapa dirimu ?" Bul² menjeda kalimat nya " Oh baru inget, bukan kah kau perempuan lulusan pesantren ternama diturki bergelar Ning dan Ustadzah bukan begitu saudara Naya Khadijah, tapi sayang nya.......gelar mu sangat tidak berguna. Perempuan macam apa dirimu yang mau merusak rumah tangga orang lain." Cecar Bul² lagi.


Ya, orang itu adalah Bul². Sebelum Umi memberitahukan pada Kyai Mahmud untuk datang kepesantren, Ia lebih dulu menghubungi menantu nya itu untuk segera datang kepesantren. Awal nya Bul² menolak, tapi setelah Umi menjelaskan maksud nya ia pun langsung setuju.


" Lalu apa salah nya, kami saling mencintai ..." Sahut Naya.


" Wah benarkah, apa benar begitu suami ku ?" Tanya Bul² pada Farhan.


" Tidak sayang...cinta Albi pada mu lebih dari segala nya. Takdir telah mempertemukan kita untuk melengkapi satu sama lain..." Jawab Farhan.


" Kau dengar Ning Naya....?"


" Tidak Han...pokoknya kita harus menikah. Kalau tidak aku bakal nyakitin diri ku sendiri."


" Ayo lakukan...! Aku mau lihat, seberapa berani nya dirimu mengancam ." Tantang Bul² pada Naya.


" Kurang ajar...apa mau mu hah...." Teriak Naya.


" Ck...bagus kalau kau tanya apa mau ku. Aku mau kau pergi jauh jauh dari kehidupan kami, sungguh kau bagai benalu yang merusak sebuah tanaman yang indah Ning." Jawab Bul² dengan santai nya.


" Tidak akan. Sebelum aku bisa memiliki cinta pertama ku, aku tidak akan pernah mundur..."


" Baiklah jika itu mau mu, Bi apa Albi akan tetep menerima nya ?"


" Tidak dek, Albii tidak akan pernah menghianatimu sampai kapan pun itu ." Jawab Farhan penuh yakin.


Naya yang mendengar itu hati nya semakin sesak. Akal sehat nya sudah tak bisa bekerja mengalahkan rasa obsesi nya yang begitu besar.


Awal nya pun Bul² berfikir akan menghindar dari suami nya untuk sementara waktu, namun setelah Umi menjelaskan, ia pun tertekad untuk melawan Naya. Aku istri sah nya dan dia hanya masa lalu. Kalau aku terus menghindar, keenakan pelakor itu leluasa mendekati suami ku, pikir Bul². Karna hal ini juga telah direncanakan Umi Imah sebelum nya.


" Kau dengar kan Ning Naya, apa yang suami ku katakan,"

__ADS_1


" Dan mohon Maaf Kyai Mahmud , Ustadzah Kulsum. Bukan saya mau memperlakukan anak Kyai tidak sopan, tapi saya sebagai istri tentu tidak terima jika suami saya terus didekati Ning Naya...."


" Tidak apa apa Nak, wajar saja kamu marah karna memang sikap Naya sudah melewati batasan nya. Justru kami yang sebagai orang tua meminta maaf pada kalian atas sikap anak kami ini ."


" Saya maaf kan Kyai, tapi saya mohon tolong bawa Ning Naya untuk pulang. Saya rasa sudah cukup selama hampir 2 pekan ini Ning Naya mencari suasana baru dipesantren ini.."


" Siapa kamu hah, berani berani nya mengusir ku dari pesantren ini...." Bentak Naya pada Bul².


" Saya.....?" Bul² menunjukan diri nya sendiri.


" Ha ha ha apa masih mau diperjelas Ning siapa saya?. Tapi baiklah, kita kenalan lagi. Saya Bulan Audya istri dari Farhan Adzriel Maulana menantu Abi Zaki dan Umi Imah, sekarang sudah tau siapa saya kan Ning...." Ucap Bul² seraya tersenyum.


Sungguh yang dirasa para orang tua sangatlah malu, bagaimana mungkin keluarga seorang Kyai besar anak nya menyerong dari gelarnya.


Kyai Mahmud tak bisa berkata kata, dalam hati yang terdalam ia tidak terima anak nya dimaki maki orang lain. Namun ia juga tak dapat membela nya karna Naya memang bersalah. Sementara Umi Kulsum, tak henti henti nya menangisi sikap anak nya yang sangat tidak tau malu itu. Tidakkah sedikit pun Naya merasa bersalah ? kenapa setiap orang yang menentang nya ia tentang kembali tidak perduli siapa pun orang itu, pikir Umi Kulsum.


" Abah Zaki....Abah tidak akan mengusir Naya kan ?" Naya menghampiri Abah Zaki seolah meminta pembelaan.


" Maaf Nak, tapi jika kelakuan mu tetep seperti ini, Abah tidak bisa mengizinkan mu untuk tetep berada dipesantren ini.." Ucap Abah Zaki tegas.


" Maaf Nak, Umi juga tidak bisa...." Jawab Umi singkat seraya memalingkan wajah nya.


" Kalian egoissssss.....aku hanya ingin bahagia bersama dengan orang yang ku cintai. Kenapa kalian sangat tidak ingin aku bahagia hah...kenapa ?" Teriak nya sambil menunjuk satu persatu orang disana.


Plaakkkk....


" Orang yang kamu maksud adalah suami ku, apa kau sadar Ning Naya apa kau sadar......" Teriak Bul² tak mau kalah.


" Sayang sudah Istigfar...." Farhan melerai kedua nya.


" Bi...hiks hiks...kenapa dia sangat ingin memilikimu..."


" Stttt sayang, yang terpenting Albi gak mau memiliki nya. Albii hanya milik Adek saja ." Ucap Farhan seraya memeluk sang istri.


" Naya, Ana mohon pulanglah bersama orang tua mu. Ana sudah jelaskan berkali kali, Ana tidak akan mempoligami Bul² Naya...kau hanya masa lalu ku bukan masa depan ku ." Jelas Farhan pada Naya.


" Ta-pi Han......

__ADS_1


" Pulang Naya, ayooooo !" Umi Kulsum menarik tangan Naya.


" Tidak mau Umi , Naya mau disini..." Teriak nya terus memberontak.


" Pulang Naya....." Bentak Umi Kulsum.


" Apa kamu sudah puas mempermalukan kami Nay. Umi malu Nay, hiks hiks Umi malu atas sikap mu yang tidak beradab ini...tidak kah kamu sadar bagaimana perasaan kami sebagai orang tua Naya, Jawab......." Bentak nya lagi.


" U-umi........." Ucap Naya lirih dan memegang tangan sang ibu. Namun apa yang dilakukan Umi Kulsum, ia menghempaskan dengan kasar tangan Naya sampai membuat nya jatuh terduduk.


Umi Imah pergi meninggalkan Naya dan lebih dulu masuk kedalam mobil. Sungguh saat ini tidak ada lagi wajah yang harus diperlihatkan setelah kelakukan anak nya yang sangat membuat orang tua merasa malu.


" Saya izin pamit Kyai Zaki , Ustadzah Imah. Saya mohon maaf yang sebesar besar nya atas sikap Naya yang sudah sangat keterlaluan..." Ucap Kyai Mahmud menangkup kan kedua tangan nya seraya memohon.


" Saya bisa pahami Kyai Mahmud, tapi tolong bawa Naya untuk pulang !" Titah Abah Zaki.


" Na'am.....Nak Farhan beserta sang istri, tolong maafkan saya, saya merasa sangat gagal mendidik Naya hingga ia melakukan hal kotor seperti ini. Maafkan Saya !"


" Sudah tidak apa apa Kyai, tolong nasehati Ning Naya pelan pelan. Dan mohon maaf juga tadi saya sudah menampar nya beberapa kali.." Tutur Bul² pun meminta maaf.


" Saya memaklumi Nak, kalau gitu semua nya saya permisi. Asalam mualaikum..."


" Waalaikumsalam wr wb..."


Kyai Mahmud pun berhasil membawa Naya pulang setelah beberapa perdebatan antara anak dan orang tua ini. Ada pertanyaan besar dalam benak Abah Zaki, mengapa bisa keluarga Kyai Mahmud datang tiba tiba dan juga kedatangan menantu nya, bukan kah Farhan tidak boleh bertemu dengan istrinya sebelum mendapat izin dari nya. Siapa yang ada dibalik rencana semua ini ?, pikir Abah Zaki.


💞💞💞💞**Tinggalkan


Vote


Like


Komen kalian ya !!!!


Happy Reading guys**...


Bersambung💞💞💞

__ADS_1


__ADS_2