Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Keegoisan Naya


__ADS_3

" Kemana rasa malu mu Naya, kemanaaaaaaa." Bentak Kyai Mahmud lagi.


Badan gemetar dan mata yang sudah berkaca kaca, Naya bingung kenapa Abi nya terlihat begitu sangat marah.


" Ma-maksud Abi A-pa. Apa salah Naya..."


" Masih bertanya salahmu apa Naya ? tidak sadarkah sikap dan kelakuan mu ini sudah membuat Abi dan Umi malu Naya....." Jelas Abi.


" Naya tidak mengerti Bi......"


" Sekarang jawab pertanyaan Abi dengan jujur. Apa tujuan mu ingin mengabdi dipesantren ini ? " Tanya Kyai Mahmud dengan sorot mata yang tajam.


Dengan gugup ia mencoba menyembunyikan tujuan yang sebenernya.


" Naya pengen mencari suasana baru dipesantren lain Abi...."


" Lalu apa maksud mu mengatakan jika Farhan akan menikahimu ...?" Tanya nya lagi dengan emosi yang perlahan sedikit mereda.


" Ka-kami memang mau menikah Abi. Naya gak papa kok menjadi istri kedua..." Jawab Naya percaya diri.


" Atas dasar apa ?"


" Kami masih saling mencintai Bi, dari pada kami sering berdua duaan malah jadi fitnah lebih baik kami menikah, iyakan Farhan ?" Naya melirik kearah Farhan. Namun yang dilirik nya hanya terus menunduk.


Naya semakin percaya diri dengan Farhan yang akan menjadikan nya istri kedua. Ia berfikir, cinta Farhan pada nya akan lebih besar dari pada cinta istri pertama nya.


Kyai Mahmud hanya geleng geleng kepala tak habis pikir apa yang ada diotak anak nya sekarang. Kenapa seorang lulusan pesantren ternama diturki ilmu nya malah digunakan untuk merusak rumah tangga orang. Ada lintasan dihati kyai Mahmud ia sangat tidak ikhlas telah mengeluarkan banyak uang demi menyantrenkan anak gadis nya diturki namun sikap anak nya kini berkembalikan.


" Jawab Farhan..." Sambung Abah Zaki.


" Farhan akan jelaskan semua kejadian nya. Kemarin, kami sempet mengobrol ditaman. Naya mengutarakan semua perasaan nya pada Farhan, dan jujur saja saat melihat Naya kembali, perasaan masa lalu Farhan muncul lagi walaupun hanya sedikit. Tapi tidak ada niatan Farhan untuk menjadikan Naya istri kedua, bahkan Farhan ingin mengubur dalam dalam perasaan masa lalu yang tiba tiba muncul ini..." Jelas Farhan.


" Farhan kamu apa apaan sih, aku sudah bilang perasaan itu gak boleh dikubur. Kita harus memupuk nya supaya tumbuh subur.." Sahut Naya.

__ADS_1


" Afwan Naya, tapi Ana tidak bisa. Meskipun rasa masa lalu itu muncul, tapi rasa itu tidaklah lebih besar pada cinta istri Ana Nay. Mohon mengertilah....."


" Kamu ingkar janji Farhan, bukankah kemaren kamu bilang mau menuruti semua kemauan ku. Aku tidak mau apapun selain menjadikanku istri keduamu Han....Aku mencintai mu plissss" Ucap Naya memohon.


Dengan geram, Umi Kulsum beranjak dari duduk nya dan berdiri tepat dihadapan anak nya. Kemudian....


Plaakkkkkkkkk


" Seumur umur Umi tidak pernah menamparmu Naya. Tapi kali ini sikap mu telah kelewat batas. Jika umi mengatakan menyesal telah melahirkanmu....bagaimana ?" Teriak Umi Kulsum


Deg........


Jantung Naya seketika berhenti berdetak. Bagaimana mungkin seorang ibu tega mengatakan telah menyesal melahirkan seorang anak.


" U-umi......" Panggil nya lirih.


" Belum sadar juga atas keegoisan mu ini Naya. Kamu tidak memikirkan bagaimana perasaan istri Farhan ? Kamu hanya bisa mengatakan kalian saling mencintai dan harus menikah, lalu seorang wanita yang kini sudah menjadi istri Sah dari orang yang kau cintai itu apa kamu memikirkan bagaimana perasaan nya Naya?. Umi saja yang sebagai perempuan ikut merasakan sakittt Naya. Apalagi beliau yang kini tengah mengalami, dan itu gara gara kamu Nay...." Bentak Umi Kulsum penuh emosi.


Naya hanya terdiam tak bergeming.


" Farhan kenapa semua jadi kayak gini sih. Umi Imah...Umi setuju kan kalau Naya jadi istri kedua Farhan, setujukan Umi ?" Ucap nya seraya menitikan air mata nya.


" Maaf Naya. Sampai kapan pun Umi tidak akan mengizin kan Farhan menikah lagi. Tapi jika kalian tetep memaksa, Umi sebagai seorang ibu bersumpah tidak akan pernah menganggap kalian sebagai anak." Jelas Umi dengan kata kata yang sangat menusuk hati.


Farhan segera beranjak dari duduk nya dan bersimpuh dikaki sang ibu.


" Umi Farhan mohon, jangan seperti ini. Farhan pun sudah berjanji pada kalian untuk tidak menyakiti hati istri Farhan lagi. Kali ini percayalah pada Farhan Umi...Abi..."


" Bangun Nak, jangan seperti ini ..." Umi Imah membantu Farhan untuk berdiri.


" Gak Farhan, pokok nya kita harus tetep nikah. Kalau tidak aku bakal bunuh diri...., jika kalian masih ingin melihat ku hidup didunia ini maka nikahkan aku secepat nya dengan Farhan ." Teriak Naya penuh ancaman.


" Astagfirullah Bi....anak kita kenapa seperti ini hiks hiks...." Umi Kulsum menangis dalam pelukan suami nya.

__ADS_1


" Istigfar Naya.....Farhan sudah menikah !" Bentak Kyai Mahmud.


" Naya tidak perduli Bi, Naya cinta sama Farhan. Dan Naya harus menikah dengan orang yang Naya cintai....."


Naya hilang akal demi memiliki Farhan, emosi nya sangat tidak terkendali. Ia pun mengancam akan melukai diri nya jika semua orang tidak mengizinkan nya menikah dengan Farhan.


Umi Kulsum yang terus menangis pun ditenangkan Umi Imah. Ia merasa bersalah, didikan nya selama ini tidak berbuah manis. Bahkan ia rela menyantren kan anak nya keluar negeri demi bisa menjadi wanita yang jauh lebih baik. Namun saat dihadapkan masalah hati, ternyata iman nya tidak sekuat itu. Ia memutuskan untuk memiliki sesuatu yang dulu tertunda dengan cara kotor sekalipun.


" Abi juga tidak perduli, jika kau tidak pulang sore nanti, maka jangan salahkan Abi kalau kami tidak akan menganggap mu sebagai seorang anak...."


" Apa yang kalian katakan, Naya anak kalian Abi Umi...." Ucap nya lirih seraya sesenggukan.


" Maka pulang lah !!!!" Sambung Umi Kulsum.


" Tidak Umi, sebelum Naya mendapatkan Farhan, Naya tidak akan pergi kemana pun...." Teriak nya lagi.


" Apa kau bilang......" Tiba tiba seseorang masuk dan....


Plaakkkkkkkkk


Waaaahhhhh siapa tuh....?


Kayak nya hari ini Naya dapet banyak tamparan ya hi hi hi.........


Dan mohon maaf ya, Naya hanya akan dihakimi oleh pihak keluarga saja tentu nya keluarga Abah Zaki dan Kyai Mahmud.....karna menyangkup lingkungan pesantren, jadi tidak mungkin seorang Kyai akan mengumbar aib keluarga nya didepan banyak orang.


💞💞💞💞**Tinggalkan


Vote


Komen


Like kalian ya !!!

__ADS_1


Happy Reading guys**


Bersambung💞💞💞💞


__ADS_2