Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Season 3


__ADS_3

Zahra menangis tersedu seraya membenahkan pakaiannya yang terlihat acak-acakan.


Setelah merampas kehormatan yang selama ini Zahra jaga, Roy meninggalkannya begitu saja di jalanan tanpa memperdulikannya.


Mona melajukan mobilnya kembali menghampiri Zahra yang terus terisak.


Tin...


Tin...


"Masuklah Za !" Titah Mona pada Zahra yang masih menangis itu.


Zahra menurutinya tanpa menghentikan buliran demi buliran air matanya.


"Mo-mona ak-aku...."


"Gue udah tau semuanya," jawab Mona seketika memangkas kalimat Zahra.


Zahra terkejut, ia menatap Mona dengan tatapan memohon untuk tidak memberitahu siapapun termasuk orang tuanya.


"Aku mohon Mon, tolong jangan beritahu siapapun tentang hal yang baru saja terjadi, apa lagi orang tuaku. Mau ditaruh dimana muka mereka, aku malu Mon. Tolong jangan beritahu siapapun, plisss aku mohon !!" Ucap Zahra seraya memohon pada Mona.


Mona terdiam, terlihat ia tengah fokus mengemudi dengan memikirkan sesuatu. Kemudian ia tersenyum menyeringai mengingat seseorang yang memanglah ia suka.


Mungkin dulu gue selalu ngalah demi Lo Is, tapi sekarang gak lagi. Gue bakal perjuangin seseorang yang gue suka apapun caranya, termasuk mengkhianati sahabat gue sendiri, gue gak perduli itu ! Bathin Mona menyeringai.


Mona begitu memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan sususan rencana yang sangat matang. Begitu ada Zahra yang memohon padanya untuk tidak memberitahu siapapun kejadian tadi, Mona meminta imbalan dengan menjadikan Zahra sebagai umpan untuk kepentingannya sendiri.


"Gue bakal bantu lo, tapi dengan satu syarat !"


"Apa ? Aku bakal lakuin apapun itu asalkan kejadian tadi tertutup aman," jawab Zahra mantap.

__ADS_1


"Gue suka gaya lo. Gue cuma minta lo deketin anak baru yang bernama Kia, terus lo curhat sama dia kalau lo itu sebenarnya suka sama kak Rasya," jelas Mona menyeringai.


"Hanya itu ?" Tanya Zahra memastikan. Ia tidak mau jika sampai rahasianya itu terbongkar apa lagi sampai ke telinga orang tuanya.


"Bukan cuma itu, untuk rencana selanjutnya gue bakal kasih tau lo," jawab Mona.


Semenjak saat itulah, keduanya bekerja sama demi kepentingan masing-masing. Zahra yang tidak ingin berita itu sampai ketelinga orang tuanya, terlebih lagi Mona berhasil memvideo kejadian itu dengan sangat jelas. Sementara Mona, ia juga menyukai Rasya dalam diamnya. Saat tau Aisya yang sebagai sahabatnya juga menyukai orang yang sama, Mona tidak ingin mengalah kali ini. Namun ia punya rencana tersendiri untuk bisa bersanding dengan Rasya, walau rencananya itu terbilang sangat kotor.


Flashback Off


***


Kia, Aisya, dan Icha sangat terkejut setelah Zahra menceritakan semua kejadian awal mula ia bisa menuruti semua perkataan Mona. Hal itu ia lakukan supaya video itu tidak sampai ke telinga orang tuanya mengingat ustadz Imam saat ini memiliki riwayat jantung.


"Aku mohon sama kalian, aku sudah menceritakan semuanya dengan jujur. Aku cuma meminta satu hal, tolong cerita ini jangan sampai orang tuaku tau. Hiks hiks, aku tidak mau penyakit abi kumat kalau mendengarnya," ucap Zahra bersimpuh seraya menangis di hadapan Aisya.


Aisya merasa sangat iba dengan Zahra yang memohon seraya berlutut di kakinya."Bangunlah Za, jangan kayak gini !" Pinta Aisya.


"Maafkan aku Aisya, aku tidak bermaksud merebut kak Rasya darimu. Aku terpaksa melakukannya," ucap Zahra lagi.


Kini tatapan Aisya beralih pada Mona.


"Apa lo puas sekarang Mon, lo puas udah menekan seseorang demi kepentingan lo sendiri ? Seharusnya begitu tau Zahra dalam bahaya lo bantu ! Bukannya malah diam dan memvideonya. Sumpah, gue gak kenal dengan seseorang yang sekarang ada di depan gue. Lo bukan Mona sahabat gue, Mona yang gue kenal gak picik kayak lo," ucap Aisya yang kali ini berbicara dengan bahasa ala sahabat mereka.


"Ck, apapun demi cinta gue bakal lakuin, termasuk merebut kak Rasya dari lo !" Ancam Mona tanpa merasa bersalah sedikit pun.


"Lakuin kalau lo bisa ! Gue bakal suruh kak Rasya nikahin lo saat itu juga kalau lo bisa ngebuat suami gue benci sama istrinya !" Tantang Aisya yang merasa tidak akan takut dengan tantangan itu.


"Deal, gue bakal buat kak Rasya benci sama lo dalam waktu sekejap. Ingat itu !" Ucap Mona berlalu pergi meninggalkan mereka.


Rasya dan Arkan menghampiri ke empat wanita itu. Ia menatap istrinya penuh tanya dengan tantangan konyol yang baru saja ia dengar.

__ADS_1


"Aisya mohon mas, biarkan Aisya menantang Mona dengan cara Aisya sendiri. Aisya yakin dan sangat percaya, mas gak akan mungkin benci dengan Ais apapun yang terjadi. Mas cukup bantu doa dan percaya dengan setiap perkataan Aisya. Jangan mudah percaya dengan apa yang kita lihat dan kita dengar sebelum tau fakta yang sebenarnya !" Ucap Aisya memohon pada Rasya untuk menyetujui rencananya kali ini.


Rasya mengangguk."Berjanjilah untuk berhati-hati sayang, karna orang seperti Mona akan berbuat nekat jika rencananya tidak berhasil," ucap Rasya yang begitu sangat khawatir dengan istri juga calon buah hatinya.


"Aisya berjanji mas !" Jawabnya dengan tersenyum kemudian memeluk suaminya begitu erat.


***


1 Bulan telah berlalu, dan saat ini bukan hanya pasangan Aisya dan Rasya yang selalu menunjukan keromantisannya di depan umum. Tetapi pengantin baru yang satu ini juga tengah menikmati masa-masa romantisnya. Arkan dan Kia yang baru saja halal 3 hari yang lalu itu selalu menempel layaknya prangko yang tidak mudah lepas.


"Sayang, mau dong di suapin !" Pinta Arkan pada istrinya.


Kia mengangguk malu, karna bukan hanya mereka yang ada di meja makan itu melainkan juga ada ayah Iqbal dan bunda Qila yang tengah menikmati sarapan mereka.


Orang tua yang melihat sikap manja Arkan pada Kia itu hanya menunjukkan senyumanannya, sementara Kia sendiri merasa sangat malu. Ah, rasanya aku ingin tenggelam saja dari muka bumi ini.


***


Di sisi lain, Mona kembali merencanakan sesuatu yang bisa membuat Rasya membenci istrinya.


"Lakukan sekarang !" Pintanya pada seseorang melalui telfon.


Kali ini rencana gue di jamin gak bakal gagal. Dan lo liat aja Aisya, setelah semua ini berhasil, gue bakal buat kak Rasya cerain lo secepatnya. Karna gue, gak rela berbagi suami dengan siapapun, termasuk Lo ! Bathin Mona begitu yakin dengan rencananya kali ini.


**Tinggalkan


Vote


Like


Komen kalian yakk

__ADS_1


Happy Reading guys**


Bersambung


__ADS_2